Pemenang Giveaway SERUNI

blogtour seruni

Halo semua…

Tidak terasa putaran pertama Blogtour-Giveaway  #Seruni telah berakhir dan saatnya saya menentukan pemenangnya.

Sebelumnya terima kasih buat Penerbit Republika dan Penulis Almas Sufeeya atas kesempatannya menjadi host blogtour, dan mendukung berjalannya blogtour ini. Mohon maaf apabila banyak kekurangan. Semoga buku Seruni Best Seller dan ditunggu kerjasama berikutnya ūüôā

Untuk temen-temen host blogtour terimakasih kerjasamanya semoga saya dapat menjadi host bareng kalian lagi

Dan yang pasti untuk semua teman-teman yang sudah berpartisipasi dalam blogtour ini, terimakasih semuanya. Jawaban kalian keren-keren, tetapi hanya ada satu pemenang.

Bismillah..

Dan inilah pemenang giveaway #Seruni  yang mendapatkan 1 eks Buku Seruni

Pemenang Giveaway #Seruni

Nama : Insan Gumelar Ciptaning Gusti

Twitter : @san_fairydevil

Selamat untuk pemenang …….

kirimkan biodata ; Nama, Alamat lengkap dan No HP ke email:sitinuryanti@yahoo.com paling lambat 2 hari sejak pengumuman

Bagi Pemenang, setelah buku diterima, mohon untuk segera diposting di sosmed dan tag/mention host, dan penerbit yaa. Jangan lupa untuk mereview buku ini di akun sosmedmu

Dan bagi¬† yang belum beruntung …jangan khawatir kalian masih bisa mengikuti di putaran selanjutnya di blog :¬†@Hapudin¬†@Asri Rahayu¬†dan¬†Nisa Rahma

Sampai jumpa di blogtour-giveaway selanjutnya.

Oiya…Jangan lupa bulan April ada 2 giveaway di Blogku ini..

Jangan sampe terlewat….:)

Tinggalkan komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Republika

(Book Review) Kabut di Bulan Madu

Judul Buku :Kabut di Bulan Madu
Penulis : Zainul DK
Penyunting: Nisaul Lauziah Safitri
Penerbit : Ellunar Publisher
Cetakan I : Agustus 2016
ISBN :978-602-0805-73-3
Halaman : 249 hal

Blurb

Tersangka kasus penembakan di sebuah kafe yang menewaskan seorang preman adalah Roby. Ia melakukan penembakan itu karena tak terima kekasihnya, Linda, diganggu. Ia pun berhasil ditangkap oleh Inspektur Ariel untuk menjalani hukuman penjara. Tidak sanggup melihat sang kekasih bersedih mengetahui dirinya dijebloskan ke penjara, Roby menyuruh Linda untuk berlibur menaiki kapal pesiar mewah.
Di sisi lain, ada pasangan yang baru menikah hendak berbulan madu : seorang penyiar berita bahasa Jepang, Helena Lizzana, dan pria keturunan Jepang-Timur Tengah, Ihdina Shirota. Mereka berencana menikmati momen indah itu dengan naik kapal pesiar.
Pasangan muda tersebut berada dalam satu kapal pesiar yang sama dengan Linda. Tak disangka terjadi musibah : kapal pesiar itu menabrak karang dan karam. Dari hasil evakuasi, dinyatakan bahwa hanya ada satu korban jiwa meninggal, yaitu LINDA!
Memperoleh berita nahas ini, Roby tentu saja tidak terima. Menurutnya, ada keanehan yang menyebabkan kekasihnya saja yang menjadi korban. Ia percaya seseorang sengaja membunuh Linda. Ia pun menyusun rencana untuk kabur dari penjara, dan mencari tahu siapa pembunuh sang kekasih. Inspektur Ariel mesti mati-matian mencegahnya

Cinta memang kadang membutakan dengan kilaunya

Novel ini menceritakan Roby tersangka penembakan yang menewaskan preman di sebuah kafe. Hal tersebut dilakukan Roby karena tidak terima kekasihnya Linda yang diganggu oleh preman tersebut.Dengan mudah aparat kepolisian menangkap Roby,meski dengan sedikit luka tembakan di kaki Roby saat akan melarikan diri. Linda,  merasa sedih melihat Roby di penjara, untuk menghibur hatinya Roby menyuruhnya berlibur dengan Kapal Pesiar. Tetapi Kapal Pesiar itu menabrak karang dan karam. Hanya ada satu korban yang meninggal yaitu Linda. Mendangar peristiwa tersebut Roby tidak percaya kalau Linda meninggal karena kecelakaan, dia berfikir bahwa ada yang sengaja ingin mencelakaakan Linda. Apalagi di kemudian hari adiknya Linda memberikan sebuah kalung dengan inisial H yang ada di tangan Linda saat ditemukan mayatnya

Kisah lain menceritakan sepasang suami istri yang baru menikah. Sang istri yang bernama Hellena Lizanna berprofesi sebagai presenter berita berbahasa Jepang di sebuah televisi nasional, sedangkan suaminya Ihidina Shirota (blasteran Arab,Indonesia,Jepang) seorang pengusaha muda. Mereka menikmati bulan madu di Kapal Pesiar yang telah menewaskan Linda tersebut.

Apakah Roby berhasil mengungkap kisah dibalik tewasnya Linda ?

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ellunar Publisher, Novel Thriller, Review Buku

(Blogtour-Giveaway) SERUNI

Seruni

Judul Buku :Seruni
Penulis : Almas Sufeeya
Editor: Triana Rahmawati

Penerbit : Republika

Cetakan I : Februari 2017

ISBN :978-602-0822-39-6

Tebal buku : vi+239  hal

Blurb

Seruni tak menyesal meninggalkan segala hal yang menjadi tumpuan hidupnya selama bertahun-tahun di negeri sakura. Karena ia sudah berjanji pada dirinya sendiri, ia tidak akan menunda atau menunggu untuk bisa kembali ke Indonesia demi seseorang yang amat dirindukan. Meskipun harus menempuh jalan yang panjang, sukar, dan terjal. Ia siap menanggung segala konsekuensi asalkan bisa bertemu dengan orang itu.
***
Ada sebuah misi besar yang membuat Seruni jauh-jauh datang ke Indonesia. Ia tahu bahwa tindakannya ini bisa menghancurkan dirinya, tapi Seruni sudah siap menanggung segala risiko.
Tak ada jalan kembali. Rahasia, luka, dendam, dan kebohongan yang terkubur selama bertahun-tahun pelan-pelan akan terkuak.
Lalu, sebuah hal yang tak diduga terjadi dan meluruhkan seluruh tekad Seruni, memaksanya untuk mundur. Lalu, apa yang akan dilakukan Seruni? Menuntaskan misi
atau menundanya? Atau justru menghentikannya saat itu juga?

Segelap apapun hidup yang pernah dijalani, kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik selalu ada (hal :232)

Kisah ini diawali dengan kebingungan Seruni, yang baru tiba ke Indonesia dan belum tahu akan tinggal dimana.Setelah bertahun-tahun tinggal di Jepang, dan sekarang kembali ke Indonesia untuk suatu misi yang cukup besar. Di saat kebingungan, Seruni berkenalan dengan Ana, seorang gadis berjilbab yang menawarkan sebuah pekerjaan sebagai koki di Restoran miliknya (Restoran Ramsu) sekaligus tempat tinggal untuk Seruni. Tawaran tersebut diterima Seruni dengan  senang hati. Dengan demikian ia dapat mulai menjalankan misinya yaitu mencari seseorang yang amat di rindukan..

Ana memperkenalkan Seruni kepada Rifat patner bisnisnya, sekaligus koki di Restoran tersebut. Dengan kedatangan Seruni sebagai koki baru,  Restoran yang bernuansa Jepang itu kembali dibuka setelah beberapa lama tutup karena koki sebelumnya resign.

Ana mempunyai Kakak dan dua adik kembar. Kedua adiknya yang bernama Cantik dan Jelita tidak menyukai sikap Ana yang terlalu perhatian kepada Kakaknya, Aster. Ana memberikan perhatian lebih karena kondisi Aster yang depresi. Aster tidak pernah berbicara, wajahnya selalu dilanda kesedihan,tatapan matanya kosong. Dia kehilangan semangat hidup sejak kematian adiknya Krisan 7 tahun lalu yang bunuh diri. Dengan sabar dan telaten Ana selalu menemani Aster dan berusaha untuk memberi semangat, meski tidak pernah ada ekspresi dari Aster. Aster dilahirkan dari mama yang berbeda dengan ketiga adiknya. Mereka saudara tiri. Mama tiri Aster memperlakukan dirinya dan adiknya Krisan saat masih hidup dengan kurang baik

Suatu hari Aster diajak Ana ke restoran untuk bertemu dengan Seruni. Pertemuan yang sangat mengejutkan Seruni, ia tidak menyangka bahwa Aster adalah orang yang dicarinya. Seruni terpukul melihat kondisi Aster, ia belum sanggup mengungkap rahasia besar yang disimpannya selama 7 tahun ini.

Di sisi lain Taro, mencari Seruni yang pergi dari Jepang. Saat pencarian tersebut, ia bertemu Aster yang sangat mirip dengan Seruni. Pada akhirnya Taro mengetahui penyebab Aster depresi adalah kematian Krisan. Nama Krisan mengingatkan semua peristiwa yang selama bertahun-tahun dipendamnya.

Apakah Seruni akan mengungkapkan misinya?

Novel yang bertema keluarga selalu membuatku baper, saya terharu dengan kelembutan hati Ana, yang selalu melindungi dan menyayangi Aster meski Mamanya sendiri tidak menyukainya. Awalnya saya dibuat bingung dengan banyaknya tokoh yang diceritakan; Seruni, Ana, Rifat, Aster,Krisan, Cantik-Jelita, Mama Devi, Papa Dewangga, Taro, Papa Taro. Tetapi penulis meramu kisah ini dan menjadikan tokoh-tokoh tersebut saling terkait dengan kisahnya masing-masing. Misteri-misteri yang ada di novel ini membuat penasaran pembaca sehingga harus membacanya sampai selesai. Novel ini recomended bagi pencinta drama keluarga.

Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Republika, Review Buku

(Book Review) Reruntuhan Musim Dingin

wp-image-1664727900jpeg.jpeg

Memaknai Cinta Melalui Karya Sastra

Judul Buku : Reruntuhan Musim Dingin
Penulis : Sungging Raga
Penyunting: Ainini
Penerbit : DIVA Press
Cetakan I : Januari 2016
ISBN :978-602-391-079-3
Tebal Buku: 204 hal

Sastra adalah seni yang memangsa dan menjarah. Apa yang dijarahnya adalah kehidupan. Tak ada sastra yang ditulis dari ruang hampa, sastra  senantiasa ditulis di atas kanvas kenyataan (hal:11)

Kata Pengantar yang disampaikan Tia Setiadi (Penyair dan Kritikus Sastra) dalam buku Reruntuhan Musim Dingin menjelaskan bahwasanya karya sastra adalah lukisan kenyataan yang digelar di atas kanvas kertas dengan kalimat metafor dan simbol yang diberaikannya sehingga terkadang sulit dideteksi penjarahannya. Karya sastra adalah hasil perenungan atau refleksi dari kehidupan sehari-hari. Seperti halnya tentang Cinta yang disampaikan Sungging Raga melalui kumpulan cerita pilihan Reruntuhan Musim Dingin.

Kisah cinta dalam dunia cerpen adalah hal biasa tetapi melalui cerita-cerita yang disampaikan oleh Sungging Raga kisah cinta tidak membuatnya klise. Alur cerita yang berkelok-kelok, naik turun, terkadang pembaca juga dikejutkan dengan tikungan yang menukik tajam. Hingga di akhir cerita pembaca bisa tersenyum,terdiam,atau bahkan menangis. Tata bahasa yang indah dan absurd menjadi daya tarik pembaca, seperti terlihat dari judul-judul : Selebrasi Perpisahan, Dermaga Patah hati, Melankolia Laba-Laba, Abnormaphobia, Lovelornia 

Ada 22 cerita dalam kumcer ini, dan semuanya mempunyai tema sama yaitu cinta , tetapi Sungging Raga mengemas cerita dalam tokoh,setting dan kisah yang berbeda keabsurdannya. Seperti cerita Rayuan Sungai Serayu , dikisahkan tentang kehebohan Sungai Serayu yang tiba-tiba raib, jalur sungai bukan hanya mengering,tetapi juga tanahnya menjadi datar seperti tanah biasa. Hal tersebut dikarenakan Sungai Serayu telah berubah wujud menjadi seorang gadis cantik. Gadis itu sedang merayu seorang pemuda, yang tidak percaya, bagaimana mungkin sungai dapat berbicara seperti layaknya manusia.Kisah cinta yang absurd antara sebuah sungai dengan manusia. Kisah yang mirip pada cerita Melankolia Laba-Laba, kisah seekor Laba-laba yang mencintai seorang manusia yang selalu dilihatnya di kamarnya.Di akhir kisah ketika manusia itu mati, berubah menjadi laba-laba . Atau kisah bunga Edelweis dalam cerita Sihir Edelweis, seorang pemuda yang mencintai perempuan jelmaan dari bunga edelweis

Kisah lain yang kuanggap absurd yaitu  Biografi Sepasang Rangka; berkisah tentang kehidupan mayat di kuburan yang sudah menjadi rangka. Kisah cinta sepasang rangka hingga mereka menikah, kuburan menjadi ramai karena pesta pernikahan yang dilaksanakan seperti halnya pernikahan di dunia nyata ada musik,lampu,makanan.  Untuk cerita terakhir ini, jangankan berimajinasi perihal kisah cinta seperti sepasang rangka tersebut, membayangkan dunia kematian saja rasanya tidak sanggup. Padahal itu adalah satu-satunya hal yang pasti di kehidupan ini sesuai pesan yang terkandung  dalam cerita Tak ada Kematian di Alaska. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Diva Press, Review Buku

Pemenang Giveaway Habibie Ya Nour El Ain

btga-habibie

Assalamualaikum wr.wb.

Tidak terasa putaran pertama blogtour #HabibieYaNourElAin telah berakhir dan saatnya saya menentukan pemenangnya.

Sebelumnya terima kasih buat Penulis Maya Lestari GF dan Penerbit Dar Mizan, atas kesempatannya menjadi host blogtour, mohon maaf apabila banyak kekurangan. Semoga saya diajak kerjasama lagi he..he.. Untuk temen-temen host : Princess Asri, Rizky dan Dion semoga saya dapat menjadi host bareng kalian lagi

Teman-teman yang sudah berpartisipasi dalam blogtour ini, terimakasih semuanya. Jawaban kalian bagus-bagus, tetapi hanya ada satu pemenang.

Bismillah..

Dan inilah pemenang giveaway Habibie Ya Nour El Ain yang mendapatkan buku dari penerbit dan ebook dari penulisnya

The Winner is

 Fera Lestari @feralestari95

Dan ini jawabannya

Jika orangtua meminta saya melanjutkan sekolah ke pesantren, saya akan bersedia. Banyak hal yang hanya bisa didapatkan di pesantren. Pesantren masa sekarang tidak hanya berfokus pada kitab-kitab klasik, tetapi sekarang sudah dimasukkan kurikulum pendidikan pengetahuan umum, atau yang lebih dikenal dengan istilah boarding school. Santri-santrinya selain mendapat pengetahuan agama, mereka juga akan mendapatkan pengetahuan umum yang tidak berbeda dengan sekolah lain pada umumnya.
Selain pengetahuan, ekskul di pesantren juga tidak kalah menarik dengan sekolah umum. Ada ekskul pramuka, pencak silat, komputer, dll. Dan yang lebih istimewa adalah para santri menggunakan bahasa asing dalam percakapan sehari-hari. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Itulah alasan kenapa saya mau masuk pesantren, karena saya juga seorang alumni pesantren. Dan saya sangat beruntung orangtua saya dulu membuat keputusan yang bagus untuk saya.
Kalau kita melihat dari segi peraturan, memang peraturan di pesantren super ketat dan disiplin. Tapi itu semua demi mendidik kita agar bisa mandiri dan bisa mengurus diri kita sendiri. Lagipula persahabatan di pesantren lebih akrab dan bermakna. Karena kita bersama teman-teman 24 jam sehari. Melakukan berbagai kegiatan bersama-sama. Bahkan senang dan susah dijalani bersama-sama.
Tapi, hal yang sangat saya syukuri dengan masuk pesantren adalah saya belajar untuk menutup aurat dengan sempurna. Menjadi muslimah seutuhnya. Jauh dari pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan. Menjadi pribadi yang lebih anggun, mandiri, dan bisa menentukan pilihan saya sendiri karena orangtua sudah percaya dengan saya.

Selamat untuk pemenang …….

kirimkan biodata ; Nama ,Alamat lengkap dan No HP ke email:sitinuryanti@yahoo.com paling lambat 2 hari sejak pengumuman

Dan bagi  yang belum beruntung kalian masih bisa mengikuti di putaran selanjutnya di blog Kak Dion yulianto

Sampai jumpa di blogtour-giveaway selanjutnya

Wassalamualaikum wr.wb

 

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Mizan

Pemenang Giveaway Ya Allah Aku Rindu Ibu

yaallahakuarinduibu

Assalamualaikum teman-teman…

Saatnya yang ditunggu-tunggu..pengumuman pemenang giveaway #YaAllahAkuRinduIbu . Sebelumnya terima kasih buat Mba Irfa Hudaya Ekawati atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi salah satu host blogtour buku ini. Mohon maaf apabila banyak kekurangannya, semoga lain kali kita bisa bekerjasama, dan sukses untuk Buku Ya Allah Aku Rindu Ibu. Ditunggu karya terbarunya

Buat teman-teman host blogtour; Kak Ila Rizky, Dhila dan Luckty..terima kasih untuk kerjasamanya, semoga kita bisa menjadi host bareng lagi

Dan yang terakhir buat semua peserta giveaway ini, terimakasih untuk partisipasi kalian . Jawaban kalian keren-keren, saya membacanya ada yang membuatku senyum-senyum, ada juga yang membuatku berkaca-kaca.

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway

(BLOGTOUR-GIVEAWAY) Habibie Ya Nour El Ain

Judul Buku: Habibie Ya Nour El Ain
Penulis : Maya Lestari GF
Penerbit : DAR! Mizan
Tebal Buku : 240 halaman
Cetakan Pertama: Desember 2016
ISBN : 978-602-420-298-9
habibie-2

Blurb

Barra Sadewa, anak SMA yang mengaku tidak percaya Tuhan, dipaksa kepala sekolahnya untuk mondok dua minggu di Pesantren Nurul Ilmi. Ia datang dengan segudang kebencian. Mengira pesantren itu adalah penjara yang lain lagi dalam hidupnya. Tepat saat ia memasuki gerbang pesantren dan mengira telah melakukan kebodohan terbesar dalam hidupnya, ia bertemu Nilam, putri pemilik pesantren yang pendiam dan sangat menjaga etika pergaulan. Dalam beberapa detik segalanya berubah. Bukan hanya bagi Barra, tapi juga Nilam. Pertemuan mereka hanya sekejap, tapi jejaknya membekas sepanjang usia.

Dalam pertemuan-pertemuan yang sebentar, Barra dan Nilam menyaksikan sulur-sulur nasib mereka saling bertemu dan membelit. Mereka bercakap tanpa suara. Rahasia-rahasia hati mereka hanya disampaikan melalui pandangan mata.Bertahun-tahun Barra dan Nilam hanya menuangkan cinta itu dalam surat-surat yang tersimpan. Sampai akhirnya, ketika Barra memutuskan untuk menyatakan segalanya, semua sudah terlambat.

“Aku hanyalah meteor yang terbakar tanpa sisa di atmosfernya. Aku takkan pernah jatuh ke buminya, takkan mungkin menciptakan kawah di jantungnya.”

Novel ini berlatar belakang kehidupan pesantren dengan segala peraturan dan pergaulan antara santri putra dan putri yang terbatas, tetapi jika ada sepasang manusia yang saling memendam perasaan cinta, itu adalah takdir mereka

Adalah Barra Sadewa seorang anak SMA yang dikenal sebagai anak yang nakal di sekolahnya, dan ia juga tidak pernah sholat, karena mengaku tidak percaya kepada Tuhan. Kepala Sekolah memaksanya untuk mondok dua minggu di Pesantren Nurul Ilmu, berharap Barra Sadewa berubah menjadi lebih baik dan mengenal Tuhan.

Masuk di pesantren selama dua minggu, telah membuat Barra berubah. Ia yang tadinya menganggap bahwa dunia tidak adil, bahwa Tuhan kejam karena dari kecil selalu hidup dalam penderitaan. Tetapi di pesantren itu ia merasa dihargai, disayangi, diterima apa adanya, bahkan pesantren yang penuh dengan sederetan aturan dan larangan, Barra tidak dipaksa mengikutinya. Ustad dan santri disana sangat ramah dan bersahabat, terutama Pemimpin Pesantren tersebut, Buya. Dengan kasih sayang layaknya seorang ayah kepada anaknya, Buya memberikan nasihat tanpa terkesan menggurui tetapi menyejukkan dan menenangkan

Kadang orang tak memerlukan banyak nasihat. Mereka cuma butuh melihat, bahwa mereka diterima dan disayangi. Kasih sayang adalah nasihat yang paling baik ( hal :115)

Saya sangat terkesan dengan sosok Buya, beliau sangat menyayangi santri-santrinya. Setiap santri yang selesai di Pesantren dan lulus kuliah, maka Buya akan menanam satu bunga mawar,sebagai tanda kelulusan mereka. Sehingga kebun di Pesantren penuh dengan bunga mawar.Ini secara tidak langsung, penulis mengkampanyekan global warming yaa..:) kalau setiap orang merayakan sesuatu dengan menanam pohon atau tanaman, pasti dunia tidak akan sepanas sekarang ..:)

Dan di Pondok Pesantren ini Barra bertemu dengan Nilam, salah satu santri yang merupakan putri pemilik Pesantren tersebut. Pertemuan yang hanya terjadi beberapa kali tanpa ada pembicaraan panjang, telah membuat keduanya jatuh cinta sedemikian dalam tanpa pernah terungkap satu-sama lain. Bahkan setelah bertahun-tahun kemudian

Cinta adalah sesuatu yang berada di luar dimensi manusia. Ia tidak berada dalam rencana-rencana atau cita-cita. Tidak punya ruang dan waktu. Cinta diciptakan dengan dimensi dan logikanya sendiri dan diciptakan Tuhan untuk masuk ke alam manusia dengan cara yang tidak mampu kita pahami (hal:14)

habibie-qoute

Barra dan Nilam saling menulis surat untuk mengungkapkan isi hatinya, tanpa pernah surat tersebut terkirim.Hingga setelah delapan tahun kemudian, ketika akhirnya Nilam menjalani proses ta’aruf dengan Haris, teman dari Abangnya. Saat menyadari bahwa semua sudah terlambat.

Novel ini ditulis dengan sudut pandang Nilam, tetapi sesekali penulis akan bercerita dari sudut pandang Barra, melalui surat-surat yang ditulisnya untuk Nilam.

habibie-qoute-1
Novel yang ditulis begitu indahnya dengan tata bahasa yang menghipnotis pembacanya untuk selalu membaca tiap detail kalimat yang terangkai indah. Saya sungguh menikmati novel ini, syarat dengan nilai filosofis. Gambaran kehidupan pesantren yang diceritakan penulis, begitu berbeda dengan bayanganku selama ini. Ada musik dan lagu-lagu modern yang boleh dimainkan,buku-buku tidak terbatas pada kitab ihya ulumiddin atau buku islam saja,tetapi ada banyak buku umumnya.Menurut saya ada yang kurang pas tentang metode di pesantren tersebut.Ada suatu waktu santri putra dan putri dapat bertemu yaitu saat di perpustakaan dan pelajaran pilihan, dimana saat belajar santri putra-putri di campur. Sepengatahuan saya, tempat tinggal dan tempat belajar santri putra biasanya selalu terpisah dengan santri putri.

Bagaimana kisah Barra dan Nilam, apakah mereka tetap akan memendam perasaan tanpa pernah saling mengetahui ?? Apakah mereka dapat bersatu dalam pernikahan??

Aku mencintai dia, aku hanya tidak tahu bagaimana cara mengatakannya. Jadi , kubiarkan saja diriku terluka, tanpa tahu cara menyembuhkannya (Nilam : 163)

Baca lebih lanjut

23 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Dar Mizan, Novel Religi, Penerbit Mizan, Review Buku

(Blogtour-Giveaway) Ya Allah Aku Rindu Ibu


Judul : Ya Allah Aku Rindu Ibu

Penulis : Irfa Hudaya

Penerbit : Kana Books

Tebal Buku : 254 halaman

Cetakan Pertama: Desember 2016

ISBN : 978-602-394-391-3

Buk, meski aku mengatakan cintaku bermiliar-miliar untuk ibuk, tetap saja aku tak bisa mengalahkan cinta yang ibuk punya untukku (hal:188)

Sebuah buku yang ditulis berdasarkan true story  dari penulis Irfa Hudaya Ekawati atau biasa disapa Irfa. Bercerita tentang sosok ibunya dari saat Irfa masih kecil hingga berkeluarga,dimana saat itu Ibunya dipanggil menghadapNya. Ini adalah buku persembahan penulis buat Sang ibu tercinta, dan buku ini juga dapat mewakili perasaan semua anak yang rindu akan ibunya.

Dan ini kisah Irfa bersama Ibuk…

Irfa kecil, merupakan sosok anak yang kritis, berani dengan keingintahuan yang besar hingga terkadang membuat marah Ibuk. Sering sekali Irfa bersilang pendapat dan membantah perkataan ibuk. Seperti diceritakan saat Ibuk memberi pemahaman tentang religiusitas ; larangan mencuri. Kata Ibuk, kalau mencuri dosa, nanti dihukum sama Allah dipotong tangannya, Irfa bertanya; siapa yang motong tangannya? Malaikat, jawab Ibuk.  Irfa kecil tidak langsung menerima penjelasan Ibuk, ia akan membuktikan sendiri; yaitu dengan mengambil uang ibuk untuk jajan. Ketika ia telah mencuri, terbukti tangannya masih lengkap, dan ia yakin kalau ibuk berbohong. Meskipun suatu hari aksinya ketahuan sama Ibuk,beliau marah besar, tangan kanannya disentil beberapa kali , tetapi Irfa tidak kapok. Irfa kecil berhenti mencuri saat banyak ngobrol dengan Mbah Kakungnya tentang pemahaman bahwa Allah Maha Penyayang terhadap anak-anak, selalu memberi hadiah jika berbuat baik. Ini pembelajaran yang luar biasa

Sebagai orangtua, kita tak bisa meremehkan kemampuan anak-anak untuk berpikir. Harus ada jawaban yang logis untuk menjawab semua pertanyaan yang abstrak. Sesuatu yang abstrak, ketika disampaikan dengan bahasa positif akan lebih berpengaruh dalam pola berpikir mereka (hal:19)

Pada saat remaja Irfa merasa hubungan dengan Ibuk seperti Frenemy ; teman tapi musuh. Seringkali ibuk membuat Irfa kesal dengan larangan atau tugas yang banyak dari ibuk; ga boleh pacaran, harus momong adik-adiknya, ga boleh keseringan baca majalah dsb.Tetapi terkadang saat menghadapi masalah , orang yang pertama kali dicari adalah Ibuk. Irfa menyadari semua sikap ibu dahulu ketika sekarang sudah mempunyai anak yang menginjak remaja, betapa sulitnya menghadapi emosi mereka yang terkadang labil.

Terimakasih untuk sebuah pemahaman yang akhirnya aku temukan jawabannya ssetelah melewati banyak masa (hal:52)

Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Review Buku

(Book Review) JOURNEY TO ANDALUSIA

Menelusuri Jejak Cahaya Islam di Negeri Spanyol

Judul : Journey to Andalusia: Jelajah Tiga Daulah
Penulis : Marfuah Panji Astuti
Penerbit : Buana Ilmu Populer
Tebal Buku : 190 halaman
Cetakan Pertama: Januari 2017
ISBN : 978-602-394-391-3

Apa yang terjadi bila ayat-ayat Allah ditukar dengan dendang lagu dan tarian ? Saat itulah pendulum kehancuran mulai bergoyang. Semuanya tidak musnah seketika. Kemunduran Andalusia berlangsung selama 200 tahun, hingga jejaknya benar-benat sirna . innalilahi wa innailahi roji’un (hal : 157)

Andalusia….

Kalau kita mendengar nama ini, apa yang terlintas dalam pikiran kita? Pikiran kita mungkin langsung ke sebuah kota di negara timur tengah;seperti Turki atau Arab? Mungkin, belum banyak yang mengetahui kalau Wilayah Andalusia berada di Portugal,Spanyol dan sebagian Perancis. Penulis akan mengisahkan perjalanannya ke Andalusia melalui Maroko dengan menyeberangi Selat Gibraltar.

Mengapa Andalusia ??

Karena ini adalah negeri sejuta cahaya, islam pernah menyinari negeri itu selama 800 tahun (711-1492) dengan ilmu pengetahuan, peradaban dan kemanusiaan. Di saat Barat masih menganggap penyakit sebagai kutukan, dokter muslim di Andalusia telah berhasil melakukan pembedahan, mengklasifikasi penyakit, meracik obat bahkan mendirikan rumah sakit. Bukan hanya itu saja kalkulus, algoritma, trigonometri adalah hasil pemikiran ilmuwan muslim, yang tanpa itu semua tidak ada revolusi digital yang dapat kita nikmati semua seperti sekarang.

Apakah Cordoba masih berpendar cahaya? Seperti apa Mezquita? Semolek apa istana Alhambra?

Buku Journey To Andalusia adalah buku catatan perjalanan sang Penulis, yang biasa di panggil Mba Uttiek saat melakukan perjalanan selepas Umrah dari Maroko-Andalusia tahun 2014. Buku dengan cover seorang muslimah remaja yang sedang melintas di depan istana Alhambra sangat mewakili pesan yang ingin di sampaikan penulis. Melalui buku ini diharapkan remaja islam tidak hanya mengenal kota -kota di Spanyol seperti  Madrid atau Barcelona yang identik dengan sepak bola tetapi banyak kota-kota di Spanyol seperti Granada, Cordova yang masih menyimpan jejak sejarah islam yang dapat diambil hikmahnya

Rute yang diambil penulis untuk menuju Andalusia dimulai dari Cassablanca-Rabat-Fes-Tanger menyeberang Selat Gibraltar ke Tarifa lalu masuk Andalusia. Penulis sengaja memilih rute ini dengan maksud ingin menapaktilasi jejak perjuangan Musa bin Nushair dan panglimanya Thariq bin Ziyad saat menaklukkan semenanjung Iberia Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit BIP, Review Buku

(Book Review) Seaside

seaside.jpeg

Ketika Dendam Mengikis Hati Nurani

Judul Buku : Seaside ; dendam takkan pernah terhapus waktu
Penulis : Ziggy  Zezsyazeoviennaazabrizkie
Penyunting: Misni Parjiati
Penerbit : Senja
Cetakan I : 2016
ISBN :978-602-391-263-6
Halaman : 236 hal

Blurb

Awalnya, dia hanya gadis biasa. Juga mulai terbiasa menghadapi guncangan besar ketika ayahnya masuk penjara akibat ulah musuh-musuhnya. Tapi, begitu dibutakan oleh amarah, dia mulai mengumpulkan setiap informasi dan menyusun rencana balas dendam.

Gadis itu membuat kesepakatan dengan iblis. Langkah penuh risiko dia lalui, dibantu oleh seseorang yang masih misterius.

Satu demi satu targetnya berjatuhan. Dan dia menikmati setiap tetes darah yang mengalir di tangannya. Apakah masih ada tempat untuk nurani? Apakah dia masih mampu memaafkan

Ini adalah buku kedua karya Ziggy yang kubaca, sebelumnya saya pernah membaca¬† “Jakarta Sebelum Pagi”. Buku Seaside ini berbeda sekali dengan buku yang kubaca sebelumnya, genre thriller yang ditulis Ziggy kali ini lebih saya sukai.

Berbicara dendam, itu salah satu hal yang mengerikan. Karena dendam dapat membuat orang melakukan apa saja untuk membalas dendamnya, saat dendam kita pupuk laksana api yang disiram minyak, semakin membara.

Seperti tokoh Aku dalam buku Seaside ini, diceritakan awalnya hanya seorang gadis biasa yang kuliah jurusan hukum di Bandung. Dan semuanya berubah ketika ayahnya yang seorang pengacara difitnah hingga dipenjarakan saat sedang berusaha membongkar korupsi pejabat negara. Tokoh Aku sebelum kuliah di Bandung, tinggal bersama ayahnya di Lampung. Sejak ayahnya berada di rumah tahanan Jakarta, ia sering berkunjung seminggu sekali ke Jakarta. Gadis itu tidak terima ayahnya yang tidak bersalah dipenjarakan, oleh sekelompok pejabat yang tidak ingin praktik  korupsinya terbongkar. Secara diam-diam ia mencari orang-orang yang dapat diajak kerjasama untuk membalas dendam

Mata dibalas mata ? Why shoul i be satisfied with their eyes if i can make them pay with their blood?  (hal:45)

Orang pertama yang ditemui untuk mulai menjalankan aksinya adalah Iman (Information man). Iman memberikan link tentang orang-orang  yang dapat membantunya. Antara lain Anon, meski itu bukan nama sebenarnya. Selama menjalankan misinya gadis itu tidak memberikan nama aslinya kepada mitra bisnisnya demikian juga sebaliknya. Gadis itu telah membuat perjanjian dengan iblis.

Anon melatih gadis itu ilmu beladiri, cara menggunakan senjata tajam maupun pistol. Sebelumnya gadis itu telah melakukan latihan fisik di Gym dengan personal trainer yang bernama Alisha, ini menjadi dasar untuk pelatihan fisik yang lebih berat. Setelah gadis itu terlatih dengan baik, dia justru membunuh pelatihnya sendiri, ia khawatir rahasianya terbongkar. Dan ini adalah pembunuhan pertama yang dilakukan gadis itu. Sampai disini saya sudah mulai ngeri, bagaimana mungkin dengan mudahnya dia membunuh seseorang yang tidak bersalah, bahkan yang sudah membantunya, hanya karena kekhawatiran? Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Thriller, Penerbit Diva Press, Review Buku