Tag Archives: Resensi

Then & Now ; Dulu & Sekarang

Judul Buku        : Then & Now : Dulu & Sekarang
Penulis               : Arleen A
Desain Cover    : Martin Dima
Editor                 : Dini, Riska
Penerbit             : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-1     : 22 Mei 2017
ISBN                    : 978-602-03-5128-5
Halaman            : 344 hal

 

Blurb

Ruita
Gadis dari suku telinga pendek. Ia tidak menyukai suku telinga panjang, apalagi kalau harus bekerja pada mereka. Tapi lalu ia melihat mata itu, mata seorang lelaki suku telinga panjang yang sorotnya seolah dapat melihat kedalaman hati Ruita.

Atamu
Ia tidak pernah menyangka akan jatuh hati pada gadis dari suku lain yang lebih rendah derajatnya. Tapi apalah arti kekuatan lelaki berusia enam musim panas bila dihadapkan pada takdir yang lama tertulis sebelum dunia diciptakan?

Rosetta
Ia punya segalanya, termasuk kekasih yang sempurna. Tapi ketika dilamar, ia menolak tanpa tahu alasannya. Ia hanya tahu hatinya menantikan orang lain, seseorang yang belum dikenalnya.

Andrew
Ia hanya punya enam bulan untuk mencari calon istri, tapi ia tak tahu dari mana harus memulai sampai ia melihat seorang gadis berambut merah. Dan begitu saja, ia tahu ia akan melakukan apa pun untuk mendapatkan gadis itu.

Ini kisah cinta biasa: tentang dua pasang kekasih yang harus berjuang demi cinta. Namun, bukankah tidak pernah ada kisah cinta yang biasa?

Then & Now adalah novel pertama karya Arleen yang saya baca. Saat pertama kali muncul di timeline saya langsung tertarik untuk membacanya, sebagai tipe pembaca yang melihat cover buku dulu sebelum membaca isinya, tentu saja langsung tertarik dengan cover unik, yang mirip koran ini.

“Kata orang, cinta tidak mengenal apapun. Tidak tempat, tidak juga waktu”

Buku ini mengisahkan dua kisah cinta dari dua pasang kekasih yang berbeda masa, yang masing-masing mengisi cerita Then (Dulu) dan Now (Sekarang).

Pada bagian Then (Dulu) dikisahkan Ruita dan Atamu yang menjalin kisah cinta yang terlarang. Ruita adalah gadis dari suku telinga pendek yang dikenal dengan nama suku Momoki. Mereka hidup dibawah kekuasaan Suku telinga panjang atau Suku Eepe. . Kisah pertemuan Ruita dan Atamu berawal saat Ruita bekerja di keluarga Tangata Heteriki, Atamu adalah salah satu anak majikannya (petinggi dari Suku Eepe). Hanya melalui tatapan mata beberapa menit, mampu menggetarkan jiwa mereka. Cinta memang tidak mengenal waktu dan tempat, tidak mengenal suku dan derajat. Dalam kepercayaan mereka, suku Momoki harus menikah dengan sesama suku Momoki demikian juga dengan suku Eepe, mereka tidak boleh menikah, jangankan menikah bersentuhan dengan suku Momoki tidak diperbolehkan. Apabila melanggar akan di hukum, dicambuk dikucilkan dan dikeluarkan dari anggota suku Eepe. Ruita dan Atamu menjalani kisah cintanya secara sembunyi-sembunyi, setiap malam mereka bertemu di sebuah pantai yang tersembunyi. Hingga suatu hari hubungan mereka diketahui oleh tunangan Ruita, yang bernama Vai..yang merupakan anggota suku Momoki seperti Ruita

Apakah yang akan terjadi terhadap Ruita dan Atamu ?? Akankah Ruita tetap mempertahankan cintanya terhadap Atamu atau memilih mengikuti adat istiadat suku Momoki, yaitu menikah dengan sesama suku Momoki?

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Gramedia, Review Buku

My Imperfect Lover

Screenshot_2017-06-11-13-47-38

Judul Buku         : My Imperfect Lover
Penulis               : Lovya Diany
Desain Cover    : Mico & Helfi
Editor                 : Cecilia Prima
Penerbit             : Grasindo
Cetakan ke-1     : 15 Mei 2017
ISBN                    : 978-602-375-931-6
Halaman             : 232 hal

Blurb

Saat pertama kali bertemu Rangga Adicandra, Erina tahu bahwa pria itu menyimpan rahasia besar. Lelaki seperti apa yang menyekap seorang gadis tanpa alasan jelas? Itu pertanyaan yang selalu menghinggapi benak Erina. Namun, pertanyaan besar tentang pria itu mendadak terhapus saat Erina jatuh cinta padanya. Dia terjebak dalam permainan bodoh pria itu yang memaksa Erina untuk tetap berada di sampinya, sampai kapan pun.

Ketika waktu terus berlalu, Erina mulai menemukan jawaban dari pertanyaan yang menghantuinya selama ini. Rangga rupanya bukan pria sempurna seperti yang sempat dibayangkannya. Ada sekelumit masa lalu yang menghantui pria itu, membuat Erina yakin bahwa pria itu memiliki sisi gelap yang menakutkan. Saat rasa cinta Erina pada Rangga semakin dalam, akhirnya Erina dihadapkan pada dua pilihan-melarikan diri dari pria itu, atau terjebak dengan pria itu selamanya

“Bahkan seorang pangeran pun memiliki sisi gelap dalam dirinya….”

Buku ini diawali prolog tentang berita kematian seorang Model cantik yang bernama Delia Cantika. Model yang sedang naik daun, dikabarkan tewas bunuh diri di kamar mandi Apartemennya. Belum diketahui penyebab kematian gadis tersebut.

Disisi lain ada seorang gadis cantik sederhana yang datang dari Semarang bernama Erina. Gadis tersebut meninggalkan kampung halamannya menuju Jakarta untuk meraih impiannya menjadi Penyanyi terkenal.  Tetapi malang tak dapat di tolak. Jakarta memang keras, benar kata pepatah Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. Sesampainya di Jakarta Erina  dijual oleh Om nya untuk bekerja di diskotek. Beruntung Erina di tolong oleh seorang pemuda bernama Rangga Adicandra, dia dibawa ke apartemennya.

Rangga menolong Erina dengan cara membawa ke Apartemennya dan mengurung di kamar, yang dijaga ketat oleh bodyguard Rangga. Erina tidak diperbolehkan keluar rumah sama sekali. Erina serasa lepas dari kandang buaya masuk ke mulut harimau…sama-sama tersiksa.

“Lupakan kehidupan yang pernah kau alami dulu. Mulai sekarang kau akan di sini selamanya, bersamaku” (hal :24)

Erina tidak mengerti mengapa ia dikurung di rumah itu oleh seorang pemuda tampan pemilik perhotelan terbesar di Indonesia. Apa sebenarnya yang diinginkan laki-laki itu ? Apakah dia jahat? Tetapi selama di rumah tersebut Erina diperlakukan dengan sangat baik oleh Rangga, bahkan dengan penuh kasih sayang merawat luka Erina.

Sikap Rangga yang dingin dan kadang terkesan mengintimidasi membuat Erina tidak nyaman, tetapi dia tidak mampu keluar dari rumah tersebut. Melihat Erina yang terus menerus sedih, lambat laun sikap Rangga melunak. Ia mulai memperbolehkan Erina keluar rumah asalkan bersamanya. Erina juga mulai merasa nyaman dengan perlakuan Rangga yang perhatian layaknya kepada kekasihnya.

” Jika aku memohon dengan sepenuh hatiku agar kau tetap berada di sini, apa kau tak akan mengeluh lagi ” (hal : 42)

Gadis mana yang tidak luluh, diperlakukan dengan cara seromantis itu oleh pemuda tampan dan kaya raya layaknya pangeran. Hingga suatu hari orangtua Rangga datang ke Apartemen dan memperkenalkan Erina sebagai calon istrinya, tentu saja hal ini membuat Erina kesal karena menganggap Rangga mempermainkan sebuah pernikahan

“Jika itu yang kau inginkan, mulai sekarang aku akan membuatmu mencintaiku ” (hal : 56)

Dan tidak memerlukan waktu lama Erina mulai mencintai Rangga. Mereka berdua mulai berani mengekspresikan perasaan masing-masing. Hubungan keduanya semakin dekat dan romantis, hingga suatu hari Erina di culik oleh Omnya yang akan menjual ke diskotek. Dan beruntung Erina diselamatkan kembali oleh Rangga.  Tetapi sejak saat itu Rangga kembali over protect dan dingin terhadap Erina, ia bahkan tega melakukan kekerasan saat Erina mencoba keluar dari rumah. Belakangan Erina mengetahui bahwa Rangga mengalami trauma psikis yang dalam akibat kematian kekasihnya Delia Cantika yang tewas bunuh diri. Rangga merasa bersalah karena tidak dapat menjaga Delia, dan dia tidak menginginkan hal buruk juga terjadi kepada Erina. Rangga juga sangat takut apabila Erina pergi meninggalkannya

Erina mengalami kebimbangan apakah ia akan bertahan dengan Rangga  atau memilih untuk kembali pulang ke Semarang tinggal bersama Ibunya. Melupakan mimpinya menjadi penyanyi dan melupakan Rangga yang dicintainya tetapi sekaligus menyakiti.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Grasindo, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi CRITICAL ELEVEN

Judul Buku         : Critical Eleven
Penulis               : Ika Natassa
Desain Sampul : Ika Natassa
Editor                 : Rosi L. Simamora
Penerbit             : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-8     : Desember 2015
ISBN                    : 978-602-03-1892-9
Halaman             : 344 hal

Blurb

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It’s when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it’s kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya

P_20170429_155334_1

Novel Critical Eleven merupakan novel karya Ika Natassa yang saya baca pertama kalinya, sebenarnya sudah dari tahun lalu saya membacanya, tetapi entah mengapa malas membuat reviewnya . Padahal buku Ika yang lainnya; The Architecture Of Love, Antologi Rasa, Twivortiare, dan a Very Yuppy Wedding, masih nangkring manis di rak buku dan belum dibuka segelnya... menanti dijamah. Memang sih saya korban diskon waktu itu beli paket buku Ika Natassa dengan harga yang lebih miring…dan ternyata saya hanya menimbunnya, dan tertarik baca yang lain dulu  😦 Nama besar ternyata tidak jadi jaminan, saya juga suka buku-bukunya, ini mungkin terkait selera. Dan kenapa saya sekarang menulis reviewnya, saya berniat membaca buku Ika yang lainnya, jadi saya pemanasan dulu dengan reread Critical Eleven. Sayangkan  kalau terlalu lama ditimbun, mungkin setelah saya membaca buku Ika yang lainnya akan menyukai

Saya tipe pembaca yang melihat cover bukunya dahulu sebelum membaca isinya. Saya suka dengan covernya biru, its favorite colour ditambah dengan gambar pesawat yang sedang terbang, sangat mewakili judul novel ini. Pantas saja ini menjadi salah satu cover terbaik dan makin salut sama penulisnya yang membuat sendiri desain sampulnya. Meskipun sekarang ada cover versi filmnya, tetapi saya tetap menyukai versi aslinya. Saya juga suka dengan bookmark nya. Oiya filmnya akan tayang bulan Mei ini dengan pemain utama Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Apakah aku akan nonton? ehm…entahlah, sempat melihat trailernya dan kayanya kurang greget

Critical Eleven  adalah istilah penerbangan yang baru saya ketahui saat membaca novel ini, good point untuk menambah wawasanku. Sebelas menit yang paling kritis dalam pesawat; tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing. Penulis mengaitkan istilah tersebut dengan kehidupan manusia saat pertemuan pertama. Tiga menit pertama  saat bertemu seseorang dapat dilihat senyumnya, gesture tubuhnya, itu akan menjadi kesan pertama yang terbentuk. Dulu ada iklan pasta gigi yang mempunyai slogan “pertemuan pertama begitu menggoda..selanjutnya terserah anda ..” iklan itu ada benarnya juga. Dan delapan menit terakhir sebelum berpisah  akan menentukan.

And then there’s the last eight minutes before you part with someone. Senyumnya, tindak tanduknya, ekspresi wajahnya, tanda-tanda apakah akhir pertemuan itu akan menjadi “andai kita punya waktu bareng lebih lama lagi”atau justru menjadi perpisahan yang sudah ditunggu tunggu dari tadi” (hal : 16)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Gramedia, Review Buku

(RESENSI) Everything Everything

pixlr_20170426160412110

Ketika Cinta Dapat Menumbuhkan Semangat Hidup

Judul Buku : Everything Everything
Penulis : Nicola Yoon
Penerjemah : Airien Kusumawardani
Desain Cover : Irene Ritonga
Penerbit : Penerbit Spring
Cetakan I : Oktober 2016
ISBN :978-602-74322-5-3
Halaman :336 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Adalah Madeline Whittier, seorang gadis yang mengidap penyakit langka yaitu Severe Combined Immunodeficiency (SCID) atau Defisiensi Imunitas Kombinasi. SCID adalah kelainan genetik yang menyebabkan bagian utama dari sistem kekebalan tiruan lumpuh, penderitanya akan sangat rentan terhadap penyakit infeksi. Apa saja dapat memicu tubuhnya menjadi sakit, antara lain dari parfum, cairan pembersih atau bumbu makanan yang dimakan; intinya Madelie alergi pada dunia. Selama tujuh belas tahun Madeline tidak pernah meninggalkan rumahnya. Ia hanya mengenal Ibunya yang sekaligus menjadi dokter pribadi dan perawatnya Carla. Ayah dan Kakaknya Madeline sudah meninggal saat ia masih bayi. Kesehatan Madeline di cek secara rutin, ada catatan khusus per jam mengenai perkembangan kesehatannya. Segala sesuatu yang akan disentuh dan konsumsi Madeline harus di sterilkan terlebih dahulu, bahkan di dalam rumah tersebut ada alat untuk mensterilkan sirkulasi udara. Meskipun tidak pernah keluar rumah, tetapi Madeline mempunyai aktivitas sama seperti gadis yang lainnya; seperti membaca buku, bermain Pictionary (tebak kata) homeschooling;belajar via online dengan sesekali tutornya mendatangi Madeline di rumahnya. Bacaan favorit Madeline adalah Buku Flowers For Algernon karya Daniel Keyes dan The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupery. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Terjemahan, Penerbit Spring, Review Buku

Resensi Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik

Resensi dongeng dimuat di KR 22 April 2017

Judul Buku :Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik
Penulis : Kazuhana El Ratna Mida
Ilustrator: Wilsa Pratiwi
Penerbit : Visi Mandiri
Cetakan I : 2017
ISBN :978-602-317-318-1
Halaman :143 hal

 

Membangun karakter bangsa, harus dimulai dengan membangun karakter anak. Pembentukan karakter anak dimulai sejak dini, bahkan saat anak masih dalam kandungan. Pada masa  Golden Age  atau masa usia emas (0-6 tahun) adalah saat yang tepat untuk menanamkan karakter, karena pada usia tersebut perkembangan otak mengalami peningkatan yang sangat pesat.  Ada berbagai cara untuk menanamkan karakter anak,  salah satunya melalui dongeng.

Dongeng merupakan salah satu media yang dapat menyampaikan berbagai pesan dan informasi. Melalui dongeng , pesan dan informasi dikemas secara menarik dalam kemasan latar cerita -tokoh sehingga mudah dicerna anak-anak. Dongeng yang mengandung pesan atau nilai sosial yang baik dapat menjadi sarana bagi anak anak untuk belajar tentang budi pekerti dan  peran sertanya dalam kehidupan bermasyarakat. Mendengarkan dongeng juga menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Buku “Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik” dapat menjadi salah satu referensi bacaan bagi anak maupun orangtua. Buku ini berisi lima belas cerita dongeng fantasi yang disajikan secara menarik dengan ilustrasi gambar berwarna yang apik serta gaya bercerita yang mudah dipahami anak-anak. Pada setiap akhir bagian cerita  penulis menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut. Jadi buku ini sangat tepat untuk orangtua ataupun guru dalam pembelajaran pembentukan karakter anak.

Buku ini memberikan cerita dengan pesan moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari  antara lain cerita Lori Barbie Berambut Cokelatberkisah tentang seorang anak bernama Sari  mempunyai boneka barbie yang diberi nama Lori. Suatu hari Lori ingin menjadi manusia, karena merasa bosan dan tidak enak menjadi boneka, tidak bisa keluar,tidak bisa sekolah.Dan pada saat yang sama Sari juga ingin menjadi boneka, karena dengan menjadi boneka tidak perlu mengerjakan PR atau membantu ibu. Hingga suatu hari mereka bermimpi bertukar peran; Sari menjadi boneka sedangkan Lori menjadi manusia. Namun setelah menjadi peran yang diinginkan, mereka sedih ternyata , tidak semudah dan menyenangkan yang mereka pikirkan. Dari kisah ini pembaca dapat mengambil hikmahnya, bahwa kita harus mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan. Tidak berlu berandai-andai menjadi orang lain. Karena menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan (hal : 124)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Visi Mandiri, Review Buku, Tak Berkategori

(Review) Dark Romance

2017-04-13_22.46.06

ROMANTISME CINTA TERLARANG

Judul Buku :Dark Romance
Penulis : Zephyr
Editor:Muhajjah Saratini
Penerbit : Senja
Cetakan I :  Januari 2017
ISBN : 978-602-391-326-8
Halaman : 204 hal

Blurb

Seharusnya, cahaya dan kegelapan yang berpendar dari tubuh keduanya yang berasal dari bangsa berbeda akan saling menyakiti. Namun, yang terjadi pada pertemuan keduanya sungguh tak terduga.

Faye memejam, bersiap merasakan sakit ketika kegelapan pekat Eugene menyentuh pipinya. Namun beberapa detik telah berlalu dan tak ada rasa sakit sama sekali. Gadis itu termangu. Ia sama sekali tak merasakan sakit ketika devoile itu menyentuh kulitnya.

Eugene terperanjat melihat fyriel di depannya tak memberikan reaksi apa pun. Mata yang bersudut tajam itu melebar, menatap mata Faye yang berkilau bagai kristal berwarna ungu. Kulit yang disentuhnya pun terasa begitu lembut bagai sutra. Eugene membeku melihat bibir tipis Faye yang merekah berwarna jingga. Sesaat, kecantikan fyriel itu membiusnya.

Awalnya saya tahu buku ini dari info blogtour yang berseliweran di time line ku, penasaran dan aku membaca sinopsisnya. Sebagai pembaca genre romance fantasy, buku ini langsung memikatku, ternyata buku ini berjodoh, Saya menjadi salah satu pemenang giveaway ini. Terima kasih @Sharie dan @Divapress

Dikisahkan sebuah kerajaan Asyre yang dihuni oleh tiga bangsa yaitu bangsa devoile yang membawa sifat-sifat kegelapan, bangsa Fyrel yang membawa cahaya kebaikan yang berpendar di tubuhnya dan bangsa manusia yang membawa kegelapan sekaligus cahaya di hatinya. Suatu hari, manusia yang bernama Hayden, menemukan tambang Escudo, yaitu tambang kristal yang sanggup membunuh bangsa devoile yang kebal senjata. Hayden mengadu domba bangsa devoile dan Fyrel dengan memanfaatkan Escudo tersebut. Sebagai hukumannya Dewi Freya mengutuk Hayden dan bangsa manusia turun dari langit ke bumi, sedangkan bangsa devoile dan fyrel tidak pernah bersatu lagi. Kerajaan Asyre terpecah menjadi dua bagian ; Asyre timur dihuni bangsa fyrel dengan raja Atlura, Sang Cahaya terkuat dan Asyre barat dihuni oleh bangsa devoile dengan rajanya Zodic, sang Kegelapan terpekat. Mereka dipisahkan dengan daerah pembatas hutan Deep Forest.

Seorang gadis dari bangsa Fyrel yang bernama Faye, tersesat di hutan Deep Forest. Di hutan tersebut bertemu dengan seekor troll berkepala tiga yang berusaha menyerangnya, nyawa Faye terselamatkan oleh bangsa devoile yang bernama Eugene. Pertemuan pertama yang membawa keduanya pada perasaan cinta yang terlarang. Seharusnya cahaya dan kegelapan yang berpendar pada kedua tubuh bangsa fyrel dan devoile, jika bertemu akan saling menyakiti, tetapi hal tersebut tidak terjadi pada keduanya.

Ini gila. Aku bahkan tak mendapatkan satu literatur pun yang menyebutnya tentang percintaan antara fyrel dan devoile-dua bangsa yang begitu berlawanan. Hanya aku dan Eugene yang menorehkn sejarah semacam ini (hal :73)

Disisi lain sahabat baik faye yang sudah seperti kakanya sendiri,  Kyrion justru mencintai Faye. Sedangkan teman wanita Faye yang bernama Clarina mencintai Kyrion..cinta segi empat yang membuat baper, karena menyimpan kesedihan akibat tidak berbalas

Cinta bukan sesuatu yang bisa kau paksakan (hal :83)

Hubungan Faye dan Eugene dilakukan secara sembunyi-sembunyi di hutan Deep Forest. Dan akhirnya hubungan mereka diketahui Raja Atlur dan Raja Sodic, dan ini menimbulkan kemarahan kedua belah pihak kerajaan, hingga peperanganpun terjadi.

Bagimana kelanjutan hubungan Faye dan Eugene, apakah mereka akan bisa bersatu? Saya ga akan spoiler…yang jelas endingnya ini diluar dugaanku…dan ini jadi salah satu nilai plusnya… Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Penerbit Diva Press, Review Buku, Senja

Firegate: Piramida Gunung Padang

FIREGATE

Judul Buku :Firegate : Piramida Gunung Padang
Penulis : Rizky Ridyasmara
Editor: Septi WS
Penerbit : Penerbit Grasindo
Cetakan I :  Agustus 2016
ISBN :978-602-375-616-2
Halaman :274 hal

Blurb

Piramida Gunung Padang adalah piramida tertua di dunia. Usianya dua kali lipat lebih dahulu ada dibanding Piramida Giza di Mesir. Hasil uji laboratorium Beta-Analytic di Miami, AS, sebuah laboratorium rujukan utama arkeolog dunia, membuktikan hal itu. Walau masih diselimuti kabut misteri yang pekat, piramida yang berada di tanah Pasundan ini perlahan mulai membuka diri.

Proyek eskavasi yang digagas pemerintah, tragedi demi tragedi yang terjadi, akhirnya mempertemukan Doktor Arni (arkeolog senior yang rasionalis), Tomo (jurnalis investigatif yang skeptik), dan Guntur (paranormal kondang murah senyum) untuk bersatu melawan kekuatan gelap yang tersimpan di dalam perut
piramida yang ada di Cianjur, Jawa Barat ini.

Apa sesungguhnya yang tersimpan di dalam perut piramida tertua di dunia ini? Benarkah Piramid Gunung Padang merupakan penjara bagi Dajjal, raja iblis, yang akan muncul di akhir zaman? Benarkah akhir dunia akan berawal dari Nusantara, sebagaimana peradaban umat manusia yang memang berasal dari tanah ini?

Gold…glory …and gospel

Kekayaan, kejayaan dan pengetahuan . Tahukah kalian jika ketiganya adalah pangkal dari bencana, peperangan,dan kesengsaraan umat manusia, sejak dulu hingga sekarang, dan sangat mungkin juga masa depan (hal:26)

Novel ini ditulis berdasarkan skenario film Firegate, yang telah tayang pada tahun 2016. Yang diproduksi dari Rumah Produksi  Legacy Pictures, dengan Penulis skenario Robbert Ronny dan sutradara Rizal Mantovani.  Dan sayangnya, saya tidak sempat menonoton filmnya. Tetapi buku ini sudah cukup memuaskan saya menikmati cerita sejarah bercampur mitos dan legenda Nusantara. Pada masa sekolah pelajaran Sejarah, merupakan salah satu pelajaran yang membosankan dan membuat ngantuk, harus banyak menghafal angka tahun atau tempat-tempat peristiwa…dan ini yang kurasakan dahulu. Hal itulah mungkin yang menyebabkan sebagian besar siswa atau anak muda jaman sekarang kurang menyukai sejarah. Kalau saja pembelajarannya dengan bercerita seperti novel ini , tentu lebih menyenangkan.

Nusantara bukan warisan nenek moyang, tapi dia titipan anak cucumu….

Buku ini menceritakan situs sejarah Piramid Gunung Padang, di Cianjur yang dikabarkan piramid tertua di dunia yaitu 4800 SM, lebih tua dari piramid yang terkenal di Mesir Piramid Giza yang berusia 2850 SM. Pemerintah Indonesia membentuk tim yang dipimpin Arkeolog dari Universitas Indonesia Prof. Theo Wirawan dengan dibantu oleh asistennya Dr Arni Kumalasari untuk menyelediki keberadaan Piramid Gunung Padang beserta sejarah yang melingkupinya.

Proyek eksvakasi ini memakan korban yang tidak sedikit. Prof Theo Wirawan yang menjadi korban pertama meninggal secara mendadak di tempat eksvakasi tersebut, disusul wartawan dan sahabat Arni yang tergabung dalam tim tersebut. Sepeninggal Prof. Theo Wirawan, proyek eksvakasi diserahkan sepenuhnya kepada Dr Arni Kumalasari. Seorang Arkelolog cantik yang masih muda dan sangat cerdas. Sebagai seorang ilmuwan yang mengandalkan logika berpikir dalam segala tindakannya, menghadapi tragedi yang berturut-turut terjadi dalam proyek ini, akhirnya mulai berfikir ulang tentang analisa saintisnya. Hingga dipertemukan dengan Tomo (Wartawan Majalah Ghoib) dan Guntur (Paranorma terkenal yang sering muncul di TV)

Arni bekerjasama dengan Guntur dan Tomo untuk menyelediki penyebab kematian Prof Theo, sahabat dan wartawan yang meninggal secara mendadak sekaligus menguak apa yang tersimpan dalam Piramid Gunung Padang. Dengan kepiawaian masing-masing, mereka bertiga mencari informasi yang berhubungan dengan piramida gunung Padang. Arni dengan ilmu Arkeolognya mempelajari manuskrip kuno dan data yang ditinggalkan Prof Theo Wirawan, Guntur sebagai seorang Paranormal meminta bantuan gurunya dengan ritual semedi dan Tomo dengan insting wartawannya yang tajam mencari informasi dari berbagai sumber.

Dapatkah mereka bertiga menguak tabir misteri yang meliputi Piramida Gunung Padang??

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Grasindo, Review Buku

(Book Review) Kabut di Bulan Madu

Judul Buku :Kabut di Bulan Madu
Penulis : Zainul DK
Penyunting: Nisaul Lauziah Safitri
Penerbit : Ellunar Publisher
Cetakan I : Agustus 2016
ISBN :978-602-0805-73-3
Halaman : 249 hal

Blurb

Tersangka kasus penembakan di sebuah kafe yang menewaskan seorang preman adalah Roby. Ia melakukan penembakan itu karena tak terima kekasihnya, Linda, diganggu. Ia pun berhasil ditangkap oleh Inspektur Ariel untuk menjalani hukuman penjara. Tidak sanggup melihat sang kekasih bersedih mengetahui dirinya dijebloskan ke penjara, Roby menyuruh Linda untuk berlibur menaiki kapal pesiar mewah.
Di sisi lain, ada pasangan yang baru menikah hendak berbulan madu : seorang penyiar berita bahasa Jepang, Helena Lizzana, dan pria keturunan Jepang-Timur Tengah, Ihdina Shirota. Mereka berencana menikmati momen indah itu dengan naik kapal pesiar.
Pasangan muda tersebut berada dalam satu kapal pesiar yang sama dengan Linda. Tak disangka terjadi musibah : kapal pesiar itu menabrak karang dan karam. Dari hasil evakuasi, dinyatakan bahwa hanya ada satu korban jiwa meninggal, yaitu LINDA!
Memperoleh berita nahas ini, Roby tentu saja tidak terima. Menurutnya, ada keanehan yang menyebabkan kekasihnya saja yang menjadi korban. Ia percaya seseorang sengaja membunuh Linda. Ia pun menyusun rencana untuk kabur dari penjara, dan mencari tahu siapa pembunuh sang kekasih. Inspektur Ariel mesti mati-matian mencegahnya

Cinta memang kadang membutakan dengan kilaunya

Novel ini menceritakan Roby tersangka penembakan yang menewaskan preman di sebuah kafe. Hal tersebut dilakukan Roby karena tidak terima kekasihnya Linda yang diganggu oleh preman tersebut.Dengan mudah aparat kepolisian menangkap Roby,meski dengan sedikit luka tembakan di kaki Roby saat akan melarikan diri. Linda,  merasa sedih melihat Roby di penjara, untuk menghibur hatinya Roby menyuruhnya berlibur dengan Kapal Pesiar. Tetapi Kapal Pesiar itu menabrak karang dan karam. Hanya ada satu korban yang meninggal yaitu Linda. Mendangar peristiwa tersebut Roby tidak percaya kalau Linda meninggal karena kecelakaan, dia berfikir bahwa ada yang sengaja ingin mencelakaakan Linda. Apalagi di kemudian hari adiknya Linda memberikan sebuah kalung dengan inisial H yang ada di tangan Linda saat ditemukan mayatnya

Kisah lain menceritakan sepasang suami istri yang baru menikah. Sang istri yang bernama Hellena Lizanna berprofesi sebagai presenter berita berbahasa Jepang di sebuah televisi nasional, sedangkan suaminya Ihidina Shirota (blasteran Arab,Indonesia,Jepang) seorang pengusaha muda. Mereka menikmati bulan madu di Kapal Pesiar yang telah menewaskan Linda tersebut.

Apakah Roby berhasil mengungkap kisah dibalik tewasnya Linda ?

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ellunar Publisher, Novel Thriller, Review Buku

(Blogtour-Giveaway) SERUNI

Seruni

Judul Buku :Seruni
Penulis : Almas Sufeeya
Editor: Triana Rahmawati

Penerbit : Republika

Cetakan I : Februari 2017

ISBN :978-602-0822-39-6

Tebal buku : vi+239  hal

Blurb

Seruni tak menyesal meninggalkan segala hal yang menjadi tumpuan hidupnya selama bertahun-tahun di negeri sakura. Karena ia sudah berjanji pada dirinya sendiri, ia tidak akan menunda atau menunggu untuk bisa kembali ke Indonesia demi seseorang yang amat dirindukan. Meskipun harus menempuh jalan yang panjang, sukar, dan terjal. Ia siap menanggung segala konsekuensi asalkan bisa bertemu dengan orang itu.
***
Ada sebuah misi besar yang membuat Seruni jauh-jauh datang ke Indonesia. Ia tahu bahwa tindakannya ini bisa menghancurkan dirinya, tapi Seruni sudah siap menanggung segala risiko.
Tak ada jalan kembali. Rahasia, luka, dendam, dan kebohongan yang terkubur selama bertahun-tahun pelan-pelan akan terkuak.
Lalu, sebuah hal yang tak diduga terjadi dan meluruhkan seluruh tekad Seruni, memaksanya untuk mundur. Lalu, apa yang akan dilakukan Seruni? Menuntaskan misi
atau menundanya? Atau justru menghentikannya saat itu juga?

Segelap apapun hidup yang pernah dijalani, kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik selalu ada (hal :232)

Kisah ini diawali dengan kebingungan Seruni, yang baru tiba ke Indonesia dan belum tahu akan tinggal dimana.Setelah bertahun-tahun tinggal di Jepang, dan sekarang kembali ke Indonesia untuk suatu misi yang cukup besar. Di saat kebingungan, Seruni berkenalan dengan Ana, seorang gadis berjilbab yang menawarkan sebuah pekerjaan sebagai koki di Restoran miliknya (Restoran Ramsu) sekaligus tempat tinggal untuk Seruni. Tawaran tersebut diterima Seruni dengan  senang hati. Dengan demikian ia dapat mulai menjalankan misinya yaitu mencari seseorang yang amat di rindukan..

Ana memperkenalkan Seruni kepada Rifat patner bisnisnya, sekaligus koki di Restoran tersebut. Dengan kedatangan Seruni sebagai koki baru,  Restoran yang bernuansa Jepang itu kembali dibuka setelah beberapa lama tutup karena koki sebelumnya resign.

Ana mempunyai Kakak dan dua adik kembar. Kedua adiknya yang bernama Cantik dan Jelita tidak menyukai sikap Ana yang terlalu perhatian kepada Kakaknya, Aster. Ana memberikan perhatian lebih karena kondisi Aster yang depresi. Aster tidak pernah berbicara, wajahnya selalu dilanda kesedihan,tatapan matanya kosong. Dia kehilangan semangat hidup sejak kematian adiknya Krisan 7 tahun lalu yang bunuh diri. Dengan sabar dan telaten Ana selalu menemani Aster dan berusaha untuk memberi semangat, meski tidak pernah ada ekspresi dari Aster. Aster dilahirkan dari mama yang berbeda dengan ketiga adiknya. Mereka saudara tiri. Mama tiri Aster memperlakukan dirinya dan adiknya Krisan saat masih hidup dengan kurang baik

Suatu hari Aster diajak Ana ke restoran untuk bertemu dengan Seruni. Pertemuan yang sangat mengejutkan Seruni, ia tidak menyangka bahwa Aster adalah orang yang dicarinya. Seruni terpukul melihat kondisi Aster, ia belum sanggup mengungkap rahasia besar yang disimpannya selama 7 tahun ini.

Di sisi lain Taro, mencari Seruni yang pergi dari Jepang. Saat pencarian tersebut, ia bertemu Aster yang sangat mirip dengan Seruni. Pada akhirnya Taro mengetahui penyebab Aster depresi adalah kematian Krisan. Nama Krisan mengingatkan semua peristiwa yang selama bertahun-tahun dipendamnya.

Apakah Seruni akan mengungkapkan misinya?

Novel yang bertema keluarga selalu membuatku baper, saya terharu dengan kelembutan hati Ana, yang selalu melindungi dan menyayangi Aster meski Mamanya sendiri tidak menyukainya. Awalnya saya dibuat bingung dengan banyaknya tokoh yang diceritakan; Seruni, Ana, Rifat, Aster,Krisan, Cantik-Jelita, Mama Devi, Papa Dewangga, Taro, Papa Taro. Tetapi penulis meramu kisah ini dan menjadikan tokoh-tokoh tersebut saling terkait dengan kisahnya masing-masing. Misteri-misteri yang ada di novel ini membuat penasaran pembaca sehingga harus membacanya sampai selesai. Novel ini recomended bagi pencinta drama keluarga.

Baca lebih lanjut

18 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Republika, Review Buku

(Book Review) Reruntuhan Musim Dingin

wp-image-1664727900jpeg.jpeg

Memaknai Cinta Melalui Karya Sastra

Judul Buku : Reruntuhan Musim Dingin
Penulis : Sungging Raga
Penyunting: Ainini
Penerbit : DIVA Press
Cetakan I : Januari 2016
ISBN :978-602-391-079-3
Tebal Buku: 204 hal

Sastra adalah seni yang memangsa dan menjarah. Apa yang dijarahnya adalah kehidupan. Tak ada sastra yang ditulis dari ruang hampa, sastra  senantiasa ditulis di atas kanvas kenyataan (hal:11)

Kata Pengantar yang disampaikan Tia Setiadi (Penyair dan Kritikus Sastra) dalam buku Reruntuhan Musim Dingin menjelaskan bahwasanya karya sastra adalah lukisan kenyataan yang digelar di atas kanvas kertas dengan kalimat metafor dan simbol yang diberaikannya sehingga terkadang sulit dideteksi penjarahannya. Karya sastra adalah hasil perenungan atau refleksi dari kehidupan sehari-hari. Seperti halnya tentang Cinta yang disampaikan Sungging Raga melalui kumpulan cerita pilihan Reruntuhan Musim Dingin.

Kisah cinta dalam dunia cerpen adalah hal biasa tetapi melalui cerita-cerita yang disampaikan oleh Sungging Raga kisah cinta tidak membuatnya klise. Alur cerita yang berkelok-kelok, naik turun, terkadang pembaca juga dikejutkan dengan tikungan yang menukik tajam. Hingga di akhir cerita pembaca bisa tersenyum,terdiam,atau bahkan menangis. Tata bahasa yang indah dan absurd menjadi daya tarik pembaca, seperti terlihat dari judul-judul : Selebrasi Perpisahan, Dermaga Patah hati, Melankolia Laba-Laba, Abnormaphobia, Lovelornia 

Ada 22 cerita dalam kumcer ini, dan semuanya mempunyai tema sama yaitu cinta , tetapi Sungging Raga mengemas cerita dalam tokoh,setting dan kisah yang berbeda keabsurdannya. Seperti cerita Rayuan Sungai Serayu , dikisahkan tentang kehebohan Sungai Serayu yang tiba-tiba raib, jalur sungai bukan hanya mengering,tetapi juga tanahnya menjadi datar seperti tanah biasa. Hal tersebut dikarenakan Sungai Serayu telah berubah wujud menjadi seorang gadis cantik. Gadis itu sedang merayu seorang pemuda, yang tidak percaya, bagaimana mungkin sungai dapat berbicara seperti layaknya manusia.Kisah cinta yang absurd antara sebuah sungai dengan manusia. Kisah yang mirip pada cerita Melankolia Laba-Laba, kisah seekor Laba-laba yang mencintai seorang manusia yang selalu dilihatnya di kamarnya.Di akhir kisah ketika manusia itu mati, berubah menjadi laba-laba . Atau kisah bunga Edelweis dalam cerita Sihir Edelweis, seorang pemuda yang mencintai perempuan jelmaan dari bunga edelweis

Kisah lain yang kuanggap absurd yaitu  Biografi Sepasang Rangka; berkisah tentang kehidupan mayat di kuburan yang sudah menjadi rangka. Kisah cinta sepasang rangka hingga mereka menikah, kuburan menjadi ramai karena pesta pernikahan yang dilaksanakan seperti halnya pernikahan di dunia nyata ada musik,lampu,makanan.  Untuk cerita terakhir ini, jangankan berimajinasi perihal kisah cinta seperti sepasang rangka tersebut, membayangkan dunia kematian saja rasanya tidak sanggup. Padahal itu adalah satu-satunya hal yang pasti di kehidupan ini sesuai pesan yang terkandung  dalam cerita Tak ada Kematian di Alaska. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Penerbit Diva Press, Review Buku