Tag Archives: Resensi

Resensi : 69 Things To Be Grateful About Being Single

13 Mei 2019-single.jpeg

TIPS MENJADI SINGLE DAN BAHAGIA

Judul Buku      : 69 Things To Be Grateful About Being Single
Penulis             : Feby Indirani
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I        : 18 September 2017
ISBN               : 978-602-03-7714-8
Tebal              : 144 halaman

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Dalam kultur budaya masyarakat Indonesia, yang beranggapan bahwa menikah adalah suatu keharusan maka pilihan untuk hidup melajang tentu tidak mudah diterima. Berbagai pertanyaan tentang kapan menikah, sedangkan usia sudah cukup matang akan selalu terdengar dalam berbagai kesempatan. Pandangan umum masyarakat kita, profil seseorang dianggap sempurna, apabila menikah, sukses dan mapan. Namun apabila sukses, mapan dan tidak menikah  dianggap kurang sempurna, bahkan menjadi bahan lelucon.

Padahal menikah tidak menjadi jaminan akan hidup bahagia selamanya, perlu kerja keras dan kesabaran dari kedua belah pihak pasangan. Dan tidak sedikit pasangan menikah berakhir dengan perpisahan yang saling menyakiti.

Buku 69 Things To Be Grateful About Being Single membuka pandangan bahwa hidup melajang merupakan pilihan hidup yang membahagiakan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : THINK AND GROW RICH

Resensi Think and Grow Rich

13 PRINSIP MERAIH KESUKSESAN

Judul Buku      : Think and Grow Rich

Bestseller Legendaris yang Mengawali Semua Bestseller

Penulis             : Napoleon Hill (Direvisi dan diperluas oleh Dr Arthur R.Pell)

Alih bahasa     : Sugianto Yusuf
Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-8   : Juli 2018
ISBN                 : 978-979-22-3939-3
Tebal               : 294 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Setiap orang menginginkan menjadi kaya dan sukses, berbagai tips menjadi orang sukses telah banyak ditulis.  Salah satu buku panduan menjadi orang kaya terlaris di dunia adalah buku Think and Grow Rich yang ditulis penulis legendaris Napoleon Hill. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1937 dan sampai sekarang buku ini masih menjadi buku yang ampuh dan dicari oleh masyarakat.

Buku Think and Grow Rich menjadi buku sukses terlaris sepanjang masa yang telah terjual lebih dari lima belas juta eksempelar.  Dalam versi revisi oleh Dr Arthur R Pell, disisipkan cerita orang sukses saat ini seperti Bill Gates,  Mary Kay Ash dan Dave Thomas yang telah menerapkan konsep Napoleon Hill dalam meraih kesuksesan.  Ada 13 prinsip sukses dari Napoleon Hill , yang pertama adalah hasrat. Hasrat merupakan langkah pertama yang harus dimiliki oleh sesorang yang ingin sukses. Seperti dicontohkan Edwin C Barnes seorang gelandangan memiliki hasrat yang menggebu untuk menjadi kaya dan bermitra usaha dengan Thomas A Edison.

“Orang wajib menyadari bahwa semua yang berhasil mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar mulai dengan memimpikan, mengharapkan,mengandaikan, menghasratkan dan merencanakan sebelum memperoleh uang mereka “ (hal : 24)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

RESENSI : Please be Mine

Please be mine

TRAUMA KEHILANGAN MENJADIKAN BIPOLAR DISODER

Judul Buku      : Please Be Mine
Penulis             : Eugenia Rakhma
Penerbit           : Bhuana Sastra (Imprint dari Penerbit BIP)
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-455-466-8
Tebal               : 184 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Masa remaja biasanya identik dengan hari-hari yang penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan, namun bagi sebagian orang, masa remaja dapat menjadi masa yang kelam dan penuh kesedihan. Kita sering mendengar berita tentang remaja yang depresi dan bunuh diri karena hal-hal sepele. Memang, masa remaja merupakan masa yang rentan dengan stress, karena dalam masa remaja terjadi perubahan fisik dari anak-anak menjadi dewasa, namun secara mental masih belum dapat bertindak sebagai orang dewasa.

Dalam novel Please be Mine penulis menceritakan kisah remaja dengan segala permasalahannya, antara lain persahabatan, percintaan, sekolah dan keluarga. Dikisahkan dua orang remaja SMA  bernama Evan dan Kiara yang telah menjalin persahabatan sejak kecil. Evan selalu membantu Kiara dalam berbagai masalah yang dihadapinya. Dari TK sampai dengan SMP, Kiara dan Evan selalu satu kelas. Namun saat memasuki kelas 1 SMA, Evan dan Kiara tidak sekelas, hal ini membuat Evan kesal karena tidak dapat mengawasi Kiara yang masih bersedih pasca diputus oleh kekasihnya Ferdian . Evan semakin mengkhawatirkan Kiara, ketika mengetahui Ferdian yang telah mempunyai kekasih baru , berada dalam kelas yang sama dengan Kiara. Kedekatan Ferdian dengan Marischa, kekasihnya membuat Kiara makin bersedih, beruntung ada teman sebangkunya Tantra yang selalu menghibur Kiara. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit BIP, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : TITIP RINDU KE TANAH SUCI

Titip rindu 16 jan 19.jpg

INSPIRASI WANITA PENJUAL NASI

MERAIH IMPIAN KE TANAH SUCI

 

Judul Buku : Titip Rindu Ke Tanah Suci
Penulis : Aguk Irawan MN
Penerbit : Republika Penerbit
Cetakan I : Desember 2017
ISBN : 978-602-082-287-7
Tebal : vi + 366 hal

Peresensi : Siti Nuryanti
Menunaikan rukun islam yang ke lima adalah impian semua umat islam. Namun tidak semua orang dapat menunaikan ibadah haji. Diperlukan kesiapan mental dan materi, agama islam hanya mewajibkan kepada yang mampu secara materi maupun mental.
Melalui novel ini, penulis bermaksud menyampaikan pesan bahwa impian yang tampaknya mustahil, dapat terwujud, apabila di laksanakan dengan bersungguh-sungguh, bersabar dan tidak kenal putus asa, serta selalu berdoa.

Adalah Mak Siti, seorang janda beranak satu, penjual Nasi Megono (Nasi khas kota Kebumen) setiap hari menjajakan dagangnya di stasiun Cakung, Jakarta. Mak Siti mempunyai impian pergi haji. Impian yang menjadi cibiran dan gunjingan para tetangga, mereka menganggap Mak Siti bermimpi. Namun Mak Siti tidak memperdulikan gunjingan. Meskipun penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mak Siti menyisihkan uangnya, lima ribu, dua ribu atau paling banyak sepuluh ribu setiap harinya dan disimpan dalam sebuah ember. Setelah sepuluh tahun uang tersebut berjumlah tujuh puluh delapan juta delapan ratus ribu rupiah. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Religi, Penerbit Republika, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : GRAPHOLOGY FOR US

graphology 1 feb 19

KENALI POTENSI DIRI MELALUI TULISAN TANGAN

Judul Buku      : Graphology for us

Penulis             : Sri Erji Wahyuni
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5892-2
Tebal               : 167 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Di era digital seperti sekarang, makin sedikit orang yang menulis surat menggunakan tulisan tangan. Masyarakat lebih memilih menggunakan komputer yang lebih praktis dan cepat dalam pengiriman pesan. Menulis dengan tangan membutuhkan waktu tersendiri, saat membuat lengkungan atau coretan kita dapat merasakan kehalusan dan kelenturan emosi yang dapat meningkatkan konsentrasi. Tulisan tangan merupakan kombinasi unik dari pemikiran dan perasaan.

Pada tahun 1870 Jean Michon berkebangsaan Perancis menciptakan istilah Graphology, yaitu  ilmu pengetahuan yang digunakan untuk menginterpretasikan karakter dan kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Dan sejak itu graphology dikenal luas di dunia, bahkan di Pengadilan Tinggi Australia digunakan sebagai sumber data untuk menganalisis kasus kejahatan karena hasil analisis tulisan tangan 85-95% keakuratan seperti tes sidik jari atau DNA. (hal 5)

Dalam buku Graphology for us, penulis memberikan metode membaca bentuk tulisan tangan yang dikaitkan dengan kepribadian, karakter, emosional, minat-bakat dan potensi seseorang. Penulis merupakan seorang profesional Handwriting Analyst yang telah berpengalaman memberikan pelatihan dan konsultasi grafology lebih dari sepuluhribu jam, sehingga mampu menyampaikan dengan bahasa dan metode yang mudah dipahami pembaca.

Melalui buku ini pembaca dapat belajar menganalisis tulisan tangan, namun sebelum mempraktikkan, perlu dipersiapkan hal-hal berikut, antara lain : sample tulisan berjumlah seribu kata ditulis dalam bentuk paragraf pada selembar kertas tanpa garis, menulis menggunakan bollpoin, bukan pensil atau spidol, perhatikan setiap tanda yang muncul dalam sample tulisan dengan seksama, fokus pada bagaimana tulisan dibuat bukan pada apa yang ditulis. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

RESENSI BUKU: HANUM DAN RANGGA

hanum&rangga,5 Des 18.jpeg

MEMILIH KARIER ATAU KELUARGA

Judul Buku : HANUM & RANGGA : Faith & The City
Penulis :Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit: 29 Oktober 2018
ISBN : 978-602-06-1863-0
Halaman :240 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Menikah dan memiliki keluarga yang bahagia adalah impian setiap perempuan. Namun peran perempuan menjadi kompleks ketika memasuki jenjang pernikahan. Keinginan untuk menjadi seorang istri atau ibu yang memberikan sepenuhnya waktu untuk keluarga, dan satu sisi ada keinginan untuk memajukan karier yang mungkin telah dirintis sebelum menikah.

Perbedaan persepsi antara pasangan suami istri mengenai pilihan istri yang memilih keluarga atau karier terkadang menimbulkan konflik tersendiri dalam keluarga. Seperti yang dikisahkan Rangga dan Hanum dalam buku ini.

Buku Hanum & Rangga : Faith & The City mengisahkan perjalanan pasangan suami istri yang sedang bersama-sama menjalankan tugasnya di New York. Hanum, seorang jurnalis yang bertugas membuat tulisan terkait tragedi WTC di NewYork. Rangga ditugaskan oleh professornya untuk menghadiri seminar seorang Bisnisman bernama Philipus Brown, sekaligus mengundangnya untuk menjadi pembicara di kampusnya.

Setelah menyelesaikan tugasnya masing-masing Rangga dan Hanum memutuskan untuk kembali ke Wina namun saat chek in British Airways di bandara JFK, mereka dikejutkan oleh kedatangan Andy Cooper yang menawarkan Hanum sebuah kontrak kerja di Global New York TV (GNTV). Hanum langsung menerima tawaran tersebut, ini adalah impiannya bekerja sebagai jurnalis di kota New York, terlebih yang menawarkan adalah Andy Cooper, wartawan idolanya sejak belia. Tanpa meminta pendapat dari suaminya Hanum menyetujui kontrak kerja selama tiga minggu di GNTV. Dan dari bandara ini semua berawal sebuah kisah yang menguji kesetiaan, impian dan keyakinan.

Andy Cooper memberikan Hanum sebuah program TV tentang muslim di Amerika yang bernama Insights Muslims. Hanum bersama dengan mitranya Sam mulai merancang program tersebut, mereka harus membuat program TV yang mempunyai rating dan share yang baik. Hari-hari Hanum selanjutnya disibukkan dengan pekerjaannya di GNTV, hingga mengabaikan suaminya Rangga. Setiap hari Hanum berangkat pagi sebelum Rangga bangun dan pulang larut malam saat Rangga telah tertidur, bahkan beberapa hari Rangga makan dengan mie instan. Hubungan Rangga dan Hanum semakin renggang, untuk menghabiskan waktu Rangga melamar pekerjaan di sebuah perpustakaan milik Philipus Brown. Rangga ditugaskan untuk membuat tulisan tentang islam dan peradabannya,yang akan diterbitkan di Brown Publisher. Tulisan dengan tema islam dan peradabannya biasanya ditulis oleh Hanum, namun saat ini Hanum sedang disibukkan dengan ajang pembuktian diri di GNTV, Hanum sedang berkutat dengan ambisinya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Hanum Salsabila Rais, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

Blogtour-Giveaway : BUKAN CINTA MONYET

BCM

Judul Buku : Bukan Cinta Monyet
Penulis : Purnama Teduh
Penerbit : Laksana
Cetakan I : 2018
ISBN : 978-602-407-423-4
Tebal : 348 hal

 

Blurb

“Kalau aku suka sama side , gimana?” ucap Indar tiba-tiba. Bukan rasa suka sebagai kakak atau adik, apalagi sekedar teman. Aku menyukai side layaknya sebagai gadis”

Kala Indar mengungkapkan perasaannya, Lika menganggap remaja itu terkena demam cinta monyet. Demam yang cepat reda seiring berlalunya waktu dan bergantinya tempat. Namun sekian tahun kemudian, mantan muridnya ini bahkan berencana memaling-mencuri-Lika

Adalah Lalu Indar Bangsawan yang biasa disapa Indar, siswa SMA kelas dua belas SMA di Lombok yang menyukai Lika, seorang staf sekaligus guru ekskul karate di sekolahnya. Pernyataan Indar di sebuah warung es, saat perjalanan mencari buku UN tidak terlalu ditanggapi oleh Lika. Dia beranggapan bahwa itu adalah cinta monyet anak SMA, apalagi hati Lika sudah terpaut dengan teman satu profesinya yang bernama Arung. Awalnya Arung adalah pemuda yang suka melirik cewek-cewek ABG di sekolahnya, namun semenjak cinta Arung diterima Lika, dia berhenti dari kebiasaannya.

“Jadi, akhirnya kamu menjatuhkan pilihan padaku? “

Arung menggeleng.”Kamu bukan pilihan, Lika, tapi tujuanku (hal : 69)

Hubungan Arung dan Lika tidak diketahui khalayak umum, mereka menjalani secara normalnya hubungan antar patner kerja. Bahkan malam minggu, tidak dilewati layaknya pasangan yang sedang berpacaran. Arung dan Lika hanya bertemu di hari kerja di kantor, kalaupun berkunjung ke rumah Lika juga di hari kerja. Hubungan Arung dan Lika terkendala saat Arung memutuskan kuliah di luar pulau Lombok.  Pada beberapa bulan pertama komunikasi Arung dan Lika lancar melalui telepon seluler, namun tidak berapa lama komunikasi mereka terputus . Arung menghilang tanpa kabar.

Di sisi lain, Indar selalu berusaha menarik perhatian Lika, meskipun Lika hanya menganggapnya sebagai teman saja. Dari mulai menemani pulang sekolah dengan menuntun sepedanya dan bercerita tentang asal usul nama Indar, yang membuat Lika pertama kali penasaran karena keunikan namanya. Pada saat yang lain, Indar sengaja membonceng  Lika naik motor selama dua jam agar Lika terhindar dari mabuk darat saat di Bus yang membawa rombongan perpisahan siswa.

Dan ketika ujian telah selesai, Indar kembali menanyakan perihal perasaannya kepada Lika. Indar berangggapan bahwa mereka bukan lagi status siswa dan guru lagi

“Aku pernah berada di usiamu sekarang, Indar. Kagum atau mengidolakan lawan jenis yang lebih dewasa darimu itu sesuatu yang biasa. Dan sesuatu yang biasa itu tidak seharusnya kamu tanggapi serius. Percaya padaku, suatu hari kamu pasti akan mentertawakan tindakanmu hari ini” (hal:181)

Setelah menyadari bahwa Lika tidak menerimanya, Indar memutuskan pergi kuliah ke luar kota . Dan Lika kembali sendiri , karena Arung dan Indar sama-sama meneruskan pendidikanya di luar pulau, hingga setelah empat tahun kemudian, kedua orang tersebut muncul di depan Lika dalam waktu bersamaan. Arung terlebih dahulu datang dan mengatakan akan menikah dengan Lika. Beberapa hari setelah kedatangan Arung, Indar mengunjungi Lika. Indar mengajak Lika menonton Festival Mandalika . Festival yang sangat ingin di tonton Lika beberapa tahun lalu. Nama lengkap Lika adalah Mandalika Putri, memang berasal dari legenda pulau Lombok. Menurut legenda  Putri Mandalika yang rela menceburkan diri di laut dan berubah menjadi nyale atau cacing laut demi menghindarkan rakyat dari kesusahan akibat perang.

Bagaimana kisah Lika, Arung dan Indar ? Kepada siapa akhirnya Lika akan menikah?

Baca lebih lanjut

19 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Diva Press

RESENSI: Resign Malu Tak Resign Pilu

Resign Malu, 12 Oktober 2018

BERPIKIR SEBELUM MEMUTUSKAN “RESIGN”

Judul Buku      : Resign Malu, Tak Resign Pilu

Penulis             : Fazar Firmansyah
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-6056-7
Tebal               : 200  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Setelah lulus dari level pendidikan yang telah ditempuh selama bertahun-tahun, salah satu momen bahagia dalam hidup seseorang adalah ketika mendapatkan pekerjaan pertama. Bertahun-tahun menjalani pekerjaan demi bisa mencukupi hidup, ada yang selalu semangat seperti awal-awal bekerja, namun tidak sedikit yang semangatnya menurun bahkan hilang. Faktor yang sering menjadi alasan semangatnya menurun dikarenakan ketidaknyamanan dalam bekerja atau permasalahan kesejahteraan.

Kenyamanan dalam bekerja dan permasalahan kesejahteraan dapat mempengaruhi produktivitas dalam bekerja. Situasi yang tidak nyaman dalam bekerja dapat menjadi penyebab seseorang memutuskan untuk resign  atau berhenti bekerja. Resign atau berhenti kerja adalah hal yang jamak terjadi dalam dunia kerja. Namun hal ini dapat menjadi dilema antara bertahan atau resign ketika belum mempunyai gambaran pekerjaan baru setelah resign. Terkadang juga adanya kekhawatiran pekerjaan yang baru tidak sesuai dengan harapan. Hal ini dibutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan, selalu ada hal yang harus dikorbankan dalam setiap keputusan. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku : BERDAMAI DENGAN KANKER

Berdamai dengan kanker, Senin 8 Okt hal 1

 

INSPIRASI DARI KISAH PARA PENYINTAS KANKER

Judul Buku     : Berdamai Dengan Kanker
Penulis            : Rahmi Fitria
Penerbit         : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN                : 978-602-04-5330-9
Tebal              : 205 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Menurut WHO, kanker merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia. Kanker ibarat monster yang membuat siapapun yang mendengar namanya bergidik ngeri dan bagi penderitanya seolah lonceng kematian yang kapan saja dapat menjemputnya. Berbagai metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit kanker dijalani dari mulai operasi, obat-obatan, kemoterapi, radiasi dan lain sebagainya.  Serangkaian pengobatan tersebut, selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga waktu yang lama dan kesabaran menghadapi rasa sakit saat pengobatan.

Buku Berdamai dengan Kanker merupakan kisah nyata dari para penyintas kanker, termasuk penulis sendiri Rahmi Fitria yang bertahan dari kanker payudara. Rahmi Fitria menjalani pengobatan Self Healing. Pusat kesehatan terpadu HanaRa di Bandung, menjadi tempat pengobatan Rahmi dan juga Kakaknya yang terkena kanker ovarium stadium empat. Metode pengobatan di HanaRa dengan “memanfaatkan kecerdasan alami tubuh (body intelligence) melalui teknik kinesiologi untuk membantu mengukur pemulihan kesehatan seseorang” (hal :24).  Menurut dr Hanson Barki, dari HanaRa bahwa tubuh manusia perlu didengarkan agar optimal potensinya. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : Parade Kisah Pengguna Taksi dan Ojek Online

3 Juli 2018

FOTO ANAK BANGKITKAN SEMANGAT DARI KELELAHAN

Judul Buku     : Parade Kisah Pengguna Taksi & Ojek Online
Penulis            : Desi Lastati, dkk
Penerbit         : DIVA Press
Cetakan I        : April  2018
ISBN                : 978-602-391-532-3
Tebal              : 157 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Transportasi salah satu sarana perhubungan yang sangat penting bagi aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pada zaman dahulu, masyarakat menggunakan transportasi darat dengan menunggang hewan seperti kuda, onta , keledai dan lainnya kemudian dengan adanya era industri berkembang menjadi sepeda, kereta api, sepeda motor,mobil dan pesawat.

Seiring berkembangnya teknologi, transportasi juga mengalami perkembangan pesat.  Pada tahun 2015, mulai muncul transportasi yang berbasis aplikasi teknologi atau saat ini dikenal dengan istilah transportasi online.  Transportasi online booming di kota-kota besar.  Kota-kota besar di Indonesia pada umumnya mempunyai permasalahan yang sama yaitu kemacetan. Transportasi online menjadi salah satu solusi kemacetan dengan menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya.  Dahulu sebelum ada transportasi online, si pengemudi mangkal di tempat-tempat tertentu, calon penumpang harus menghampirinya. Namun sekarang, si pengemudi yang menghampiri penumpang, memberikan pelayanan terbaik dan tidak tawar menawar harga. Proses tawar menawar harga yang terkadang menimbulkan drama atau perdebatan antara pengemudi dengan calon penumpang.

Buku ini merangkum sekelumit kisah dan pengalaman penumpang transportasi online. Ada dua puluh penulis yang menceritakan pengalamannya naik taksi atau ojek online.  Ada kisah yang lucu, menjengkelkan, romantis hingga cerita penuh keharuan. Kisah  romantis antara lain dalam cerita yang berjudul Lauhul Mahfudz karya Ade Nurani Rachmat Ilahi seorang mahasiswi yang berkenalan saat menumpang ojek online dan berakhir dengan menerima lamaran dari driver ojek online tersebut.  Dalam kisah Practice English with Grab Driver menceritakan bahwa sang pengemudi pernah tinggal dan bekerja perusahaan Britania Raya, dan setelah pensiun kembali ke Indonesia.  Pengalaman ini dialami oleh Nina Yaninu, selama dalam perjalanan menumpang Taksi online yang berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ada juga kisah mengharukan dari Hanny Dewanti  dengan judul tulisan Foto di atas Dasbor yang menceritakan bahwa Hanny melihat foto anak perempuan diatas dasbor taksi online yang ditumpanginya. Sang pengemudi bercerita bahwa apabila lelah atau mengantuk karena seharian bekerja, maka dengan melihat keceriaan anaknya di foto tersebut, semangatnya kembali bangkit. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Diva Press, Resensi Media Cetak, Review Buku