Welcome back to my blog

Hai…Halloo…apa kabar?

Semoga kamu semua sehat dan bahagia ya…meski corona masih ada di sekitar kita, tapi hidup harus terus berjalan kan…?

Sebelum masuk kembali ke blogku, yang sudah berdebu dan dipenuhi sarang laba-laba ini, saya bersih-bersih dulu. Saking lamanya ngga ngeblog sampai lupa menu dan cara nulis di blog wordpress, agak kaku juga ngetik di blog ini…untungnya blognya masih bisa dibuka ..huft..,

Sepertinya sebutan blogger tidak layak lagi ku sandang, seorang blogger tapi update blog setahun sekali. Maluu….Apalagi sebutan Blogger Buku?? saya makin melipir ke pojokan deh.. mendadak ingin saya umpetin logo dan nomor member BBI di blog ini. Seandainya ada sidak bloger buku, pastinya saya sudah lama terlempar dari member Blogger Buku Indonesia (BBI,) untungnya pengurus BBI juga sedang ngga aktif juga ya he..he…

Jadi selama setahun ini saya ngapain aja ya…hemm..yang pasti menambah timbunan lemak, bukan timbunan buku . Rak Buku belum banyak penghuni baru, meskipun saya tetap membeli beberapa buku terutama pada event obralan, tapi tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Ada positifnya juga lebih hemat, karena ngga banyak beli buku…tapi bukan berati timbunan buku berkurang ya.. Dari dulu salah satu hukum kekekalan timbunan buku (istilah dari Mas Dion, member BBI ) juga berlaku buatku bahwa Kecepatan Membaca berbanding terbalik dengan kecepatan menambah timbunan, yang penting punya dulu , dibaca kapan-kapan he..he.. Kalau ga salah ada lebih dari 20 hukum kekekalan timbunan, apa saja…..saya ga hafal sih..mungkin kamu bisa tanya langsung sama pencetusnya 🙂

Sampai disini saya sebenarnya masih bingung mau menulis apa di blog ini, jadi jangan banyak berharap kalau membaca tulisan ini ada faedahnya ,mending di skip saja sih…tapi kalau kamu sampai membaca pada kalimat ini terima kasih lho…

Meskipun hampir satu tahun ngga update blog, tapi saya sesekali tetap membaca buku, jangan ditanya sudah berapa buku ya….lupakan target atau Goodreads challange…

Ada kegiatan baru yang kumulai sejak pandemi corona setahun dan ini menjawab pertanyaan kamu (kalau bertanya, ngapain aja selama setahun ini ) yaitu membuat podcast, menonton drama china, dan latihan menulis buku. Untuk poin yang ketiga, nanti akan kuceritakan di postingan berikutnya. Semoga ngga males lagi untuk update postingan he..he..

Saya mau sedikit cerita tentang podcast..ini memang hal baru banget yang saya tahu. Berawal dari download aplikasi spotify awalnya untuk mendengarkan musik ternyata di dalamnya ada podcast. Kebetulan setahun kemarin saya WFH, jadi pekerjaan dilakukan di rumah, biasanya sambil bekerja saya mendengarkan podcast, jadi efektif dan efisien kan…pekerjaan kelar pengetahuan juga bertambah. Podcast yang saya dengarkan bermacama-macam tema, tapi paling sering yang terkait literasi, seperti podcast kepo buku, podcast main mata, sandiwara sastra dll. Dan suatu hari ada free class membuat podcast dari Depkominfo kerjasama Siberkreasi, tentu saja ini tidak kulewatkan, penasaran bagaimana cara membuat podcast. Setelah dua kali pertemuan saya memberanikan diri membuat podcast seadanya dengan menggunakan HP saja. Hasilnya tentu juga sangat-sangat seadanya, awalnya ngga pede dan ga bisa ngomong di depan mic, padahal ngga ada orang yang melihat kan..tapi memang bagi saya yang introvert dan gemetaran kalau ngomong di depan orang banyak, dunia podcast menjadi hal yang challenging banget buatku.

Podcastku namanya podcast Demen Baca, bisa didengarkan di berbagai platform Anchor, spotify, google podcast, overcast, radio public. Dan memang tidak mudah untuk konsisten ya…dari awal tahun 2021ini saya belum update lagi Podcast Demen Baca. Pepatah yang bilang lebih mudah memulai daripada mempertahankan memang tepat banget…banyak hal baru yang telah kumulai namun berhenti ditengah jalan, seperti ngeblog dan podcast. Doain ya..semoga saya bisa bangkit dan semangat lagi untuk meneruskan.

ini link podcastku di spotify https://open.spotify.com/show/6vzElRw14bo3eCy6SHL98q

Kalau kamu mendengarkan podcast ini, nanti aku semangat untuk rekaman lagi he..he…

podcast Demen Baca

Itu cerita sedikit tentang podcast baruku..

Ada yang masing membaca postinganku sampai di sini?? kalau masih ada yang bertahan baca postinganku terima kasih ..謝謝你….Xièxiè nǐ

Lho itu jadi tulisan china ya……iya sengaja. Salah satu kegiatan baruku selama pandemi ini adalah marathon nonton drama china, yang tadinya sama sekali ngga kepikiran untuk nonton, apalagi menjadi hobi seperti sekarang. Mungkin kalau orang lain banyak yang nonton drakor (drama korea) kalau saya lebih menyukai drama china, khususnya drama kolosal atau wuxia. Kalau ditanya awalnya gimana, kok bisa jadi suka…ngga tahu juga, kadang rasa suka tiba-tiba saja datang..ea..ea….:)

Mungkin karena saya dibesarkan dalam sandiwara radio yang menemani masa kecil saya, ada yang relate sandiwara Saur Sepuh??…he..he..kayanya engga ya..jadi ketebak umur berapa saya,sesuia dengan nama sandiwaranya Saur Sepuh..memang sudah sepuh, eh, kenapa jadi ngomongin umur..skip ya. Intinya drama china bertema kolosal ini menarik karena mewakili imajinasiku saat mendengarkan sandiwara radio,ada adegan terbang, naik koda, perang, bertarung dengan ilmu kesaktian. Ditambah dengan properti dan aksesoris yang dipakai para pemain, saya suka baju putih yang melambai kala bertarung atau terbang, atau kipas besar yang dipakai oleh pemain pria dan wanita. Di drama china baju yang dipakai antara pria dan wanita memang hampir sama, kalau ga salah nama baju tradisional china hanfu, itu baju yang syar’i kalau istilah islamnya karena longgar dan menutup sampai mata kaki. Lokasi di drama china juga saya suka, bangunan artistik china dengan pemandangan yang indah.

Sampai hari ini sudah puluhan judul drama china ku tonton, hampir semua drama china kolosal di aplikasi WeTV sudah kutonton. Saya jadi langganan aplikasi WeTV khusus nonton drama china. Awalnya tidak tahu sama sekali nama artis /aktor china, bahkan awalnya wajah artis/aktornya mirip semua. Tapi sekarang saya sudah hafal nama dan wajahnya lebih dari lima belas artis china. Mau disebutin ? Wang Yi bo, Xiao Zhan, Li hong yi, Bi Wen jun, Wallache chung, Jin Han, Darren Chang, Yang yang, Caessar wu, Vic zhaou, Zhang shehan, Dilraba dilmurat, Zhao liying, Zhao lusi, Linkin, sheng zhuang, Seven Tang, Tang ying, ..Udah lebih dari lima belas kan he..he,,,,,,Kapan-kapan mungkin saya akan posting tentang drama china yang ku tonton (kalau ga malas)

Udah dulu ya..postingan yang basa basi ini..sebelum terlanjur basi, saya akhiri

Bye..See you in the next posting..

Diterbitkan oleh siti nuryanti

I'm wife.. a mom with 2 kids and employee full time...but i always have time to read a books

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: