Review : KUKILA

kukila

Judul Buku      : Kukila
Penulis             : M. Aan Mansyur
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke 6   : Mei 2019
ISBN                 : 978-602-03-2181-3
Tebal                : 192 halaman

 

BLURB

Nak, dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka di seluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada.Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa—dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan.

Kukila adalah perempuan itu, yang membenci September dan pohon mangga. Hidupnya didera rasa bersalah yang besar, kepada mantan suaminya, mantan kekasihnya, dan anak-anaknya. Kepada suratlah dia berbicara dan kepada pohon-pohonlah dia menyembunyikan masa lalu, karena rahasia, konon, akan hidup aman dalam batang-batang pohon.

Selain “Kukila (Rahasia Pohon Rahasia)”, di dalam buku ini ada dua belas cerita pendek lain, dikisahkan dalam kata-kata Aan Mansyur yang manis, bersahaja, kadang sedikit menggoda

Ada 16 cerita pendek dalam buku ini, lumayan banyak untuk buku yang tebalnya kurang dari 200 halaman. Meski bukunya relatif tipis tapi saya tidak secepat membaca novel lain dengan jumlah halaman sama. Dalam setiap cerita bagiku perlu waktu tersendiri untuk memahaminya, biasanya saya jeda sebentar, sebelum beralih ke cerita selanjutnya.

Ini buku pertama Aan Mansyur dalam bentuk cerpen yang saya baca, sebagai seorang penyair tentunya akan berpengaruh pada deretan kata yang tercipta puitis namun  tetap ringan.  Dari buku ini saya banyak menambah perbendaharaan kata; antaralain Kukila. yang menurut KBBI artinya adalah burung. Kukila (Rahasia Pohon Rahasia) menjadi salah satu judul cerpen dalam buku ini sekaligus menjadi judul buku ini.  Ada beberapa tokoh bernama Kukila dalam buku ini,meski namanya sama namun cerita dalam buku ini tidak saling terkait. Nama Kukila ada dalam cerita : Kukila (Rahasia pohon Rahasia) yang menjadi cerpen pembuka sekaligus cerita terpanjang atau cerita utama dalam buku ini, selain itu nama Kukila ada dalam cerpen “Tiba-Tiba Aku Florentino Ariza” meski bukan menjadi tokoh utama namun nama Kukila menjadi titik klimaks dalam cerpen ini.

Kata baru lainnya yang saya dapatkan di buku ini adalah Pilang artinya pohon.  Dalam cerita Kukila (Rahasia Pohon Rahasia) Kukila dan Pilang menjadi tokoh utama dalam cerita tersebut. Kukila dan Pilang, Burung dan pohon, sangat serasi namanya menjadi sepasang kekasih, meski akhir cerita tanpa terduga dan berakhir dengan duka.

Cerpen dalam buku ini memang mempunyai plot yang berbeda dengan cerita lainnya,endingnya tidak terduga,dan memberiku cukup jeda sejenak untuk merenungkan dan memahami cerita ini.  Tema yang diangkat dalam certa ini sebenarnya jamak dibahas dalam cerita -cerita lain,seperti percintaan, perselingkuhan namun di tangan penyair Aan Mansyur menjadi berbeda, lebih bermakna dan lebih berbobot. Judul dalam cerita ini juga selintas terdengar sederhana seperti  Hujan.Deras sekali, Lebaran Kali ini aku pulang, Ketinggalan pesawat  namun dieksekusi dengan pas dan tepat hingga menghasilkan cerita yang indah.

Maka wajar jika buku ini menjadi salah satu buku yang  masuk dalam 10 besar penghargaan Khatulistiwa Literary award 2013 kategori Prosa.  Bagi saya yang awam dalam pengetahuan sastra atau puisi dengan membaca kumpulan cerpen yang dibalut sentuhan sastra ini dapat memahami cerita dan makna dalam cerita tersebut.

Saya mengenal Aan Mansyur melalui film AADC 2 yang mengangkat puisi-puisi dari buku Tidak Ada NewYork Hari Ini dan dibacakan oleh Rangga. Sebagai penggemar AADC pastinya saya berusaha mencari tahu puisi atau segala sesuatu yang terlibat dalam film tersebut. Dari situ saya mulai menyukai puisi Aan Mansyur

Diterbitkan oleh siti nuryanti

I'm wife.. a mom with 2 kids and employee full time...but i always have time to read a books

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: