Category Archives: Review Buku

Then & Now ; Dulu & Sekarang

Judul Buku        : Then & Now : Dulu & Sekarang
Penulis               : Arleen A
Desain Cover    : Martin Dima
Editor                 : Dini, Riska
Penerbit             : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-1     : 22 Mei 2017
ISBN                    : 978-602-03-5128-5
Halaman            : 344 hal

 

Blurb

Ruita
Gadis dari suku telinga pendek. Ia tidak menyukai suku telinga panjang, apalagi kalau harus bekerja pada mereka. Tapi lalu ia melihat mata itu, mata seorang lelaki suku telinga panjang yang sorotnya seolah dapat melihat kedalaman hati Ruita.

Atamu
Ia tidak pernah menyangka akan jatuh hati pada gadis dari suku lain yang lebih rendah derajatnya. Tapi apalah arti kekuatan lelaki berusia enam musim panas bila dihadapkan pada takdir yang lama tertulis sebelum dunia diciptakan?

Rosetta
Ia punya segalanya, termasuk kekasih yang sempurna. Tapi ketika dilamar, ia menolak tanpa tahu alasannya. Ia hanya tahu hatinya menantikan orang lain, seseorang yang belum dikenalnya.

Andrew
Ia hanya punya enam bulan untuk mencari calon istri, tapi ia tak tahu dari mana harus memulai sampai ia melihat seorang gadis berambut merah. Dan begitu saja, ia tahu ia akan melakukan apa pun untuk mendapatkan gadis itu.

Ini kisah cinta biasa: tentang dua pasang kekasih yang harus berjuang demi cinta. Namun, bukankah tidak pernah ada kisah cinta yang biasa?

Then & Now adalah novel pertama karya Arleen yang saya baca. Saat pertama kali muncul di timeline saya langsung tertarik untuk membacanya, sebagai tipe pembaca yang melihat cover buku dulu sebelum membaca isinya, tentu saja langsung tertarik dengan cover unik, yang mirip koran ini.

“Kata orang, cinta tidak mengenal apapun. Tidak tempat, tidak juga waktu”

Buku ini mengisahkan dua kisah cinta dari dua pasang kekasih yang berbeda masa, yang masing-masing mengisi cerita Then (Dulu) dan Now (Sekarang).

Pada bagian Then (Dulu) dikisahkan Ruita dan Atamu yang menjalin kisah cinta yang terlarang. Ruita adalah gadis dari suku telinga pendek yang dikenal dengan nama suku Momoki. Mereka hidup dibawah kekuasaan Suku telinga panjang atau Suku Eepe. . Kisah pertemuan Ruita dan Atamu berawal saat Ruita bekerja di keluarga Tangata Heteriki, Atamu adalah salah satu anak majikannya (petinggi dari Suku Eepe). Hanya melalui tatapan mata beberapa menit, mampu menggetarkan jiwa mereka. Cinta memang tidak mengenal waktu dan tempat, tidak mengenal suku dan derajat. Dalam kepercayaan mereka, suku Momoki harus menikah dengan sesama suku Momoki demikian juga dengan suku Eepe, mereka tidak boleh menikah, jangankan menikah bersentuhan dengan suku Momoki tidak diperbolehkan. Apabila melanggar akan di hukum, dicambuk dikucilkan dan dikeluarkan dari anggota suku Eepe. Ruita dan Atamu menjalani kisah cintanya secara sembunyi-sembunyi, setiap malam mereka bertemu di sebuah pantai yang tersembunyi. Hingga suatu hari hubungan mereka diketahui oleh tunangan Ruita, yang bernama Vai..yang merupakan anggota suku Momoki seperti Ruita

Apakah yang akan terjadi terhadap Ruita dan Atamu ?? Akankah Ruita tetap mempertahankan cintanya terhadap Atamu atau memilih mengikuti adat istiadat suku Momoki, yaitu menikah dengan sesama suku Momoki?

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Gramedia, Review Buku

My Imperfect Lover

Screenshot_2017-06-11-13-47-38

Judul Buku         : My Imperfect Lover
Penulis               : Lovya Diany
Desain Cover    : Mico & Helfi
Editor                 : Cecilia Prima
Penerbit             : Grasindo
Cetakan ke-1     : 15 Mei 2017
ISBN                    : 978-602-375-931-6
Halaman             : 232 hal

Blurb

Saat pertama kali bertemu Rangga Adicandra, Erina tahu bahwa pria itu menyimpan rahasia besar. Lelaki seperti apa yang menyekap seorang gadis tanpa alasan jelas? Itu pertanyaan yang selalu menghinggapi benak Erina. Namun, pertanyaan besar tentang pria itu mendadak terhapus saat Erina jatuh cinta padanya. Dia terjebak dalam permainan bodoh pria itu yang memaksa Erina untuk tetap berada di sampinya, sampai kapan pun.

Ketika waktu terus berlalu, Erina mulai menemukan jawaban dari pertanyaan yang menghantuinya selama ini. Rangga rupanya bukan pria sempurna seperti yang sempat dibayangkannya. Ada sekelumit masa lalu yang menghantui pria itu, membuat Erina yakin bahwa pria itu memiliki sisi gelap yang menakutkan. Saat rasa cinta Erina pada Rangga semakin dalam, akhirnya Erina dihadapkan pada dua pilihan-melarikan diri dari pria itu, atau terjebak dengan pria itu selamanya

“Bahkan seorang pangeran pun memiliki sisi gelap dalam dirinya….”

Buku ini diawali prolog tentang berita kematian seorang Model cantik yang bernama Delia Cantika. Model yang sedang naik daun, dikabarkan tewas bunuh diri di kamar mandi Apartemennya. Belum diketahui penyebab kematian gadis tersebut.

Disisi lain ada seorang gadis cantik sederhana yang datang dari Semarang bernama Erina. Gadis tersebut meninggalkan kampung halamannya menuju Jakarta untuk meraih impiannya menjadi Penyanyi terkenal.  Tetapi malang tak dapat di tolak. Jakarta memang keras, benar kata pepatah Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. Sesampainya di Jakarta Erina  dijual oleh Om nya untuk bekerja di diskotek. Beruntung Erina di tolong oleh seorang pemuda bernama Rangga Adicandra, dia dibawa ke apartemennya.

Rangga menolong Erina dengan cara membawa ke Apartemennya dan mengurung di kamar, yang dijaga ketat oleh bodyguard Rangga. Erina tidak diperbolehkan keluar rumah sama sekali. Erina serasa lepas dari kandang buaya masuk ke mulut harimau…sama-sama tersiksa.

“Lupakan kehidupan yang pernah kau alami dulu. Mulai sekarang kau akan di sini selamanya, bersamaku” (hal :24)

Erina tidak mengerti mengapa ia dikurung di rumah itu oleh seorang pemuda tampan pemilik perhotelan terbesar di Indonesia. Apa sebenarnya yang diinginkan laki-laki itu ? Apakah dia jahat? Tetapi selama di rumah tersebut Erina diperlakukan dengan sangat baik oleh Rangga, bahkan dengan penuh kasih sayang merawat luka Erina.

Sikap Rangga yang dingin dan kadang terkesan mengintimidasi membuat Erina tidak nyaman, tetapi dia tidak mampu keluar dari rumah tersebut. Melihat Erina yang terus menerus sedih, lambat laun sikap Rangga melunak. Ia mulai memperbolehkan Erina keluar rumah asalkan bersamanya. Erina juga mulai merasa nyaman dengan perlakuan Rangga yang perhatian layaknya kepada kekasihnya.

” Jika aku memohon dengan sepenuh hatiku agar kau tetap berada di sini, apa kau tak akan mengeluh lagi ” (hal : 42)

Gadis mana yang tidak luluh, diperlakukan dengan cara seromantis itu oleh pemuda tampan dan kaya raya layaknya pangeran. Hingga suatu hari orangtua Rangga datang ke Apartemen dan memperkenalkan Erina sebagai calon istrinya, tentu saja hal ini membuat Erina kesal karena menganggap Rangga mempermainkan sebuah pernikahan

“Jika itu yang kau inginkan, mulai sekarang aku akan membuatmu mencintaiku ” (hal : 56)

Dan tidak memerlukan waktu lama Erina mulai mencintai Rangga. Mereka berdua mulai berani mengekspresikan perasaan masing-masing. Hubungan keduanya semakin dekat dan romantis, hingga suatu hari Erina di culik oleh Omnya yang akan menjual ke diskotek. Dan beruntung Erina diselamatkan kembali oleh Rangga.  Tetapi sejak saat itu Rangga kembali over protect dan dingin terhadap Erina, ia bahkan tega melakukan kekerasan saat Erina mencoba keluar dari rumah. Belakangan Erina mengetahui bahwa Rangga mengalami trauma psikis yang dalam akibat kematian kekasihnya Delia Cantika yang tewas bunuh diri. Rangga merasa bersalah karena tidak dapat menjaga Delia, dan dia tidak menginginkan hal buruk juga terjadi kepada Erina. Rangga juga sangat takut apabila Erina pergi meninggalkannya

Erina mengalami kebimbangan apakah ia akan bertahan dengan Rangga  atau memilih untuk kembali pulang ke Semarang tinggal bersama Ibunya. Melupakan mimpinya menjadi penyanyi dan melupakan Rangga yang dicintainya tetapi sekaligus menyakiti.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Grasindo, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi CRITICAL ELEVEN

Judul Buku         : Critical Eleven
Penulis               : Ika Natassa
Desain Sampul : Ika Natassa
Editor                 : Rosi L. Simamora
Penerbit             : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-8     : Desember 2015
ISBN                    : 978-602-03-1892-9
Halaman             : 344 hal

Blurb

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It’s when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it’s kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya

P_20170429_155334_1

Novel Critical Eleven merupakan novel karya Ika Natassa yang saya baca pertama kalinya, sebenarnya sudah dari tahun lalu saya membacanya, tetapi entah mengapa malas membuat reviewnya . Padahal buku Ika yang lainnya; The Architecture Of Love, Antologi Rasa, Twivortiare, dan a Very Yuppy Wedding, masih nangkring manis di rak buku dan belum dibuka segelnya... menanti dijamah. Memang sih saya korban diskon waktu itu beli paket buku Ika Natassa dengan harga yang lebih miring…dan ternyata saya hanya menimbunnya, dan tertarik baca yang lain dulu  😦 Nama besar ternyata tidak jadi jaminan, saya juga suka buku-bukunya, ini mungkin terkait selera. Dan kenapa saya sekarang menulis reviewnya, saya berniat membaca buku Ika yang lainnya, jadi saya pemanasan dulu dengan reread Critical Eleven. Sayangkan  kalau terlalu lama ditimbun, mungkin setelah saya membaca buku Ika yang lainnya akan menyukai

Saya tipe pembaca yang melihat cover bukunya dahulu sebelum membaca isinya. Saya suka dengan covernya biru, its favorite colour ditambah dengan gambar pesawat yang sedang terbang, sangat mewakili judul novel ini. Pantas saja ini menjadi salah satu cover terbaik dan makin salut sama penulisnya yang membuat sendiri desain sampulnya. Meskipun sekarang ada cover versi filmnya, tetapi saya tetap menyukai versi aslinya. Saya juga suka dengan bookmark nya. Oiya filmnya akan tayang bulan Mei ini dengan pemain utama Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Apakah aku akan nonton? ehm…entahlah, sempat melihat trailernya dan kayanya kurang greget

Critical Eleven  adalah istilah penerbangan yang baru saya ketahui saat membaca novel ini, good point untuk menambah wawasanku. Sebelas menit yang paling kritis dalam pesawat; tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing. Penulis mengaitkan istilah tersebut dengan kehidupan manusia saat pertemuan pertama. Tiga menit pertama  saat bertemu seseorang dapat dilihat senyumnya, gesture tubuhnya, itu akan menjadi kesan pertama yang terbentuk. Dulu ada iklan pasta gigi yang mempunyai slogan “pertemuan pertama begitu menggoda..selanjutnya terserah anda ..” iklan itu ada benarnya juga. Dan delapan menit terakhir sebelum berpisah  akan menentukan.

And then there’s the last eight minutes before you part with someone. Senyumnya, tindak tanduknya, ekspresi wajahnya, tanda-tanda apakah akhir pertemuan itu akan menjadi “andai kita punya waktu bareng lebih lama lagi”atau justru menjadi perpisahan yang sudah ditunggu tunggu dari tadi” (hal : 16)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Gramedia, Review Buku

(RESENSI) Everything Everything

pixlr_20170426160412110

Ketika Cinta Dapat Menumbuhkan Semangat Hidup

Judul Buku : Everything Everything
Penulis : Nicola Yoon
Penerjemah : Airien Kusumawardani
Desain Cover : Irene Ritonga
Penerbit : Penerbit Spring
Cetakan I : Oktober 2016
ISBN :978-602-74322-5-3
Halaman :336 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Adalah Madeline Whittier, seorang gadis yang mengidap penyakit langka yaitu Severe Combined Immunodeficiency (SCID) atau Defisiensi Imunitas Kombinasi. SCID adalah kelainan genetik yang menyebabkan bagian utama dari sistem kekebalan tiruan lumpuh, penderitanya akan sangat rentan terhadap penyakit infeksi. Apa saja dapat memicu tubuhnya menjadi sakit, antara lain dari parfum, cairan pembersih atau bumbu makanan yang dimakan; intinya Madelie alergi pada dunia. Selama tujuh belas tahun Madeline tidak pernah meninggalkan rumahnya. Ia hanya mengenal Ibunya yang sekaligus menjadi dokter pribadi dan perawatnya Carla. Ayah dan Kakaknya Madeline sudah meninggal saat ia masih bayi. Kesehatan Madeline di cek secara rutin, ada catatan khusus per jam mengenai perkembangan kesehatannya. Segala sesuatu yang akan disentuh dan konsumsi Madeline harus di sterilkan terlebih dahulu, bahkan di dalam rumah tersebut ada alat untuk mensterilkan sirkulasi udara. Meskipun tidak pernah keluar rumah, tetapi Madeline mempunyai aktivitas sama seperti gadis yang lainnya; seperti membaca buku, bermain Pictionary (tebak kata) homeschooling;belajar via online dengan sesekali tutornya mendatangi Madeline di rumahnya. Bacaan favorit Madeline adalah Buku Flowers For Algernon karya Daniel Keyes dan The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupery. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Terjemahan, Penerbit Spring, Review Buku

Resensi Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik

Resensi dongeng dimuat di KR 22 April 2017

Judul Buku :Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik
Penulis : Kazuhana El Ratna Mida
Ilustrator: Wilsa Pratiwi
Penerbit : Visi Mandiri
Cetakan I : 2017
ISBN :978-602-317-318-1
Halaman :143 hal

 

Membangun karakter bangsa, harus dimulai dengan membangun karakter anak. Pembentukan karakter anak dimulai sejak dini, bahkan saat anak masih dalam kandungan. Pada masa  Golden Age  atau masa usia emas (0-6 tahun) adalah saat yang tepat untuk menanamkan karakter, karena pada usia tersebut perkembangan otak mengalami peningkatan yang sangat pesat.  Ada berbagai cara untuk menanamkan karakter anak,  salah satunya melalui dongeng.

Dongeng merupakan salah satu media yang dapat menyampaikan berbagai pesan dan informasi. Melalui dongeng , pesan dan informasi dikemas secara menarik dalam kemasan latar cerita -tokoh sehingga mudah dicerna anak-anak. Dongeng yang mengandung pesan atau nilai sosial yang baik dapat menjadi sarana bagi anak anak untuk belajar tentang budi pekerti dan  peran sertanya dalam kehidupan bermasyarakat. Mendengarkan dongeng juga menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Buku “Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik” dapat menjadi salah satu referensi bacaan bagi anak maupun orangtua. Buku ini berisi lima belas cerita dongeng fantasi yang disajikan secara menarik dengan ilustrasi gambar berwarna yang apik serta gaya bercerita yang mudah dipahami anak-anak. Pada setiap akhir bagian cerita  penulis menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut. Jadi buku ini sangat tepat untuk orangtua ataupun guru dalam pembelajaran pembentukan karakter anak.

Buku ini memberikan cerita dengan pesan moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari  antara lain cerita Lori Barbie Berambut Cokelatberkisah tentang seorang anak bernama Sari  mempunyai boneka barbie yang diberi nama Lori. Suatu hari Lori ingin menjadi manusia, karena merasa bosan dan tidak enak menjadi boneka, tidak bisa keluar,tidak bisa sekolah.Dan pada saat yang sama Sari juga ingin menjadi boneka, karena dengan menjadi boneka tidak perlu mengerjakan PR atau membantu ibu. Hingga suatu hari mereka bermimpi bertukar peran; Sari menjadi boneka sedangkan Lori menjadi manusia. Namun setelah menjadi peran yang diinginkan, mereka sedih ternyata , tidak semudah dan menyenangkan yang mereka pikirkan. Dari kisah ini pembaca dapat mengambil hikmahnya, bahwa kita harus mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan. Tidak berlu berandai-andai menjadi orang lain. Karena menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan (hal : 124)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Visi Mandiri, Review Buku, Tak Berkategori

(Blogtour-Giveaway) LOVE IS 2 by Puuung

P_20170320_162927_1.jpg

Judul Buku : Love Is 2
Penulis : Da-mi Park (Puuung)
Pengalih bahasa : Lovelyta Panggabean
Penerbit : Bhuana Sastra (imprint Penerbit BIP)
Cetakan I : 23 Januari 2017
ISBN :Tebal buku : 224 hal
Dibeli : Gramedia.com

Hidup memang tak bisa selalu bahagia, seperti yang ditunjukan oleh dua tokoh di dalam gambarku. Seringkali aku merasa sangat lelah dan ingin menangis. Namun, dalam kehidupan yang tidak sempurna itu, aku bisa merasakan suka cita dan kebahagiaan. Aku mensyukuri momen-momen kecil Cyang berharga itu, kemudian menuangkannya ke dalam gambar-gambarku

Puuung

LoveIs2cover

Cinta adalah tema universal yang menyentuh hati setiap orang. Cinta melintas dalam kehidupan sehari-hari, memberi cahaya bahkan pada hal-hal kecil. Seorang ilustrator Korea bernama Puuung menuangkan makna cinta yang tersembunyi dalam keseharian melalui buku Love Is 2. Ada 100 ilustrasi yang digambar dalam buku ini.

Buku dengan sampul hardcover dan ilustrasi gambar yang cantik sangat memanjakan pembaca, saya sangat hati-hati membalik lembaran-lembaran buku ini, khawatir lecek 🙂 Romantisme yang ditawarkan membuatku envy, sambil mengingat suami yang sebenarnya tidak kalah romantis. Buku Love is 2 ini menceritakan keseharian sepasang suami istri muda yang penuh keromantisan. Buat yang masih single siap-siap baper deh, dan kalau sudah ada calon mending disegerakan deh..#ups 🙂

Setiap gambar dilengkapi caption yang manis

Jpeg

Obat Lelah Paling Manjur
“Kamu kelihatannya lelah.
Setelah makan ini semoga kamu menjadi lebih bertenaga!”
“Makanan buatanmu adalah obat lelah yang paling manjur!”

Jpeg

Memandangimu yang Sedang Tidur
Kamu tertidur lagi
Seandainya kamu tahu,
betapa cantiknya kamu meski sedang tidur

Jpeg

Durian
Kita mencicipi buah yang katanya raja buah-buahan ini. Huek! Baunya aneh dan rasanya mengerikan!””Masa, sih? Menurutku enak, kok “

Sederhana… tetapi romantis bukan.., ?? kebetulan ketiga gambar tersebut pernah saya alami di dunia nyata, dan tentunya bersama pasangan saya 🙂

Buku ini mengingatkanku kembali hal-hal kecil yang telah kami lalui bersama selama lebih dari sepuluh tahun ini. Terkadang kita sering mengabaikan hal-hal kecil, yang sebenarnya dapat memupuk rasa cinta dengan pasangan. Buku yang bukan hanya cantik dengan ilustrasi menarik tetapi mampu menginspirasiku untuk selalu bersyukur dan menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan

Mencintai dengan sederhana, kelihatannya mudah, tetapi praktiknya perlu perjuangan lho, apalagi bagi pasangan suami istri yang telah menikah puluhan tahun Baca lebih lanjut

40 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Buntelan, Novel Grafis, Novel Terjemahan, Penerbit Bhuana Sastra, Penerbit BIP, Review Buku

(Blogtour-Giveaway) 30 PASPOR : The Peacekeepers’ Journey

30 paspor.jpg

Judul Buku : 30 Paspor The Peacekeepers’ Journey
Penulis : J.S Khairen
Penyunting : Shinta, Novikasari Eka S
Penerbit : Noura
Cetakan I :  Maret 2017
ISBN :978-602-385-219-2
Halaman :392 hal

Blurb

Setelah sukses dengan edisi 1 dan 2 dari ’30 Paspor di Kelas Sang Profesor,’ J.S. Khairen yang merupakan asisten dari Prof. Rhenald Kasali kembali menuliskan kumpulan cerita, sekaligus karya ke enamya. Kali ini dengan tema The Peacekeepers’ Journey. Inspirasi cerita dan pesan yang tertuang, mempunyai kesan penting tersendiri dibanding dua edisi sebelumnya.

Di kelas 30 Paspor kali ini, mahasiswa Pak Rhenald ditugaskan tak hanya pergi ke luar negeri, tetapi juga menjadi relawan, terlibat dalam kegiatan sosial, atau membantu siapa pun yang membutuhkan. Tujuannya, merajut perdamaian!

Berbagai petualangan seru pun terjadi. Dikejar-kejar orang asing, kehilangan koper, bahkan salah seorang mahasiswa hampir dirampok. Berbekal teri kacang sebagai alat diplomasi, hingga tak sengaja ditemani artis terkenal di sebuah negara, semua mewarnai suka duka peralanan mereka.

Tugas yang awalnya ditentang banyak orang terbukti jadi ajang “latihan terbang”. Kesasar di negeri orang telah menumbuhkan mental self driving-pribadi yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menentukan arah hidup sendiri.

Buku 30 Paspor The Peacekeepers’ Journey adalah buku ketiga yang terbit setelah 30 Paspor di Kelas Sang Profesor edisi 1 dan 2 tahun 2014. Dan saya baru pertama membaca buku ini…
Buku yang sangat insipiratif, makin kagum dengan sosok sang Profesor . Metode pengajarannya “out of the box“, ini patut dijadikan contoh oleh tenaga pengajar di Indonesia, dalam mendidik generasi bangsa sehingga akan menghasilkan generasi yang tidak bermental “passenger” tetapi “drivers“. Selama ini saya hanya melihat sosok Prof.Renald Kasali di televisi tetapi dalam Launching 30 Paspor : The Peackeeper’s Journey  beberapa minggu yang lalu di Perpustakaan UI saya melihat langsung dan mendengarkan kuliah singkatnya perihal manajemen (ini reviewnya  Launching 30 Paspor : The Peackeeper’s Journey)

Salah satu kekuatan buku ini ada pada halaman pertama Kata Pengantar Prof.Rhenald Kasali, Ph.D “Melepas Kodi dan Mengajarkan Rajawali Terbang”  Kata Pengantar yang disampaikan sangat insipratif

Tak banyak orang yang mengerti bahwa keunggulan yang dicapai manusia kelak tak pernah lepas dari seberapa hebat ia terlatih menghadapi aneka kesulitan dan tantangan kehidupan (hal : xii )

Profesor memberikan contoh nyata sejarah penemuan benua Amerika. Apabila Columbus tidak berani menjelajah dunia dan  kesasar, mungkin saja Benua Amerika baru ditemukan beberapa abad kemudian dan sejarah yang kita jalani hari ini akan berbeda sama sekali. Columbus harusnya mencari negara India, tetapi ia tidak pernah sampai kesana , justru tersasar di benua lain

Buku ketiga ini masih berkisah tentang perjalanan 30 mahasiswa Kelas Pemasaran Internasional Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah sukses dengan program pembelajaran dengan metode kesasar di negara lain, dimana satu mahasiswa harus pergi sendirian ke satu negara yang bahasanya tidak serumpun dengan Indonesia, dan tidak boleh dibantu oleh siapapun yang dikenal selama di sana. Maka pada buku yang ketiga ini, Profesor mengharuskan mahasiswa pergi ke dua negara sekaligus dan disana harus membantu masyarakat setempat atau volunter. Jadi bukan hanya kesasar atau travelling saja. Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Non Fiksi, Penerbit Noura Books, Review Buku

(Review) Dark Romance

2017-04-13_22.46.06

ROMANTISME CINTA TERLARANG

Judul Buku :Dark Romance
Penulis : Zephyr
Editor:Muhajjah Saratini
Penerbit : Senja
Cetakan I :  Januari 2017
ISBN : 978-602-391-326-8
Halaman : 204 hal

Blurb

Seharusnya, cahaya dan kegelapan yang berpendar dari tubuh keduanya yang berasal dari bangsa berbeda akan saling menyakiti. Namun, yang terjadi pada pertemuan keduanya sungguh tak terduga.

Faye memejam, bersiap merasakan sakit ketika kegelapan pekat Eugene menyentuh pipinya. Namun beberapa detik telah berlalu dan tak ada rasa sakit sama sekali. Gadis itu termangu. Ia sama sekali tak merasakan sakit ketika devoile itu menyentuh kulitnya.

Eugene terperanjat melihat fyriel di depannya tak memberikan reaksi apa pun. Mata yang bersudut tajam itu melebar, menatap mata Faye yang berkilau bagai kristal berwarna ungu. Kulit yang disentuhnya pun terasa begitu lembut bagai sutra. Eugene membeku melihat bibir tipis Faye yang merekah berwarna jingga. Sesaat, kecantikan fyriel itu membiusnya.

Awalnya saya tahu buku ini dari info blogtour yang berseliweran di time line ku, penasaran dan aku membaca sinopsisnya. Sebagai pembaca genre romance fantasy, buku ini langsung memikatku, ternyata buku ini berjodoh, Saya menjadi salah satu pemenang giveaway ini. Terima kasih @Sharie dan @Divapress

Dikisahkan sebuah kerajaan Asyre yang dihuni oleh tiga bangsa yaitu bangsa devoile yang membawa sifat-sifat kegelapan, bangsa Fyrel yang membawa cahaya kebaikan yang berpendar di tubuhnya dan bangsa manusia yang membawa kegelapan sekaligus cahaya di hatinya. Suatu hari, manusia yang bernama Hayden, menemukan tambang Escudo, yaitu tambang kristal yang sanggup membunuh bangsa devoile yang kebal senjata. Hayden mengadu domba bangsa devoile dan Fyrel dengan memanfaatkan Escudo tersebut. Sebagai hukumannya Dewi Freya mengutuk Hayden dan bangsa manusia turun dari langit ke bumi, sedangkan bangsa devoile dan fyrel tidak pernah bersatu lagi. Kerajaan Asyre terpecah menjadi dua bagian ; Asyre timur dihuni bangsa fyrel dengan raja Atlura, Sang Cahaya terkuat dan Asyre barat dihuni oleh bangsa devoile dengan rajanya Zodic, sang Kegelapan terpekat. Mereka dipisahkan dengan daerah pembatas hutan Deep Forest.

Seorang gadis dari bangsa Fyrel yang bernama Faye, tersesat di hutan Deep Forest. Di hutan tersebut bertemu dengan seekor troll berkepala tiga yang berusaha menyerangnya, nyawa Faye terselamatkan oleh bangsa devoile yang bernama Eugene. Pertemuan pertama yang membawa keduanya pada perasaan cinta yang terlarang. Seharusnya cahaya dan kegelapan yang berpendar pada kedua tubuh bangsa fyrel dan devoile, jika bertemu akan saling menyakiti, tetapi hal tersebut tidak terjadi pada keduanya.

Ini gila. Aku bahkan tak mendapatkan satu literatur pun yang menyebutnya tentang percintaan antara fyrel dan devoile-dua bangsa yang begitu berlawanan. Hanya aku dan Eugene yang menorehkn sejarah semacam ini (hal :73)

Disisi lain sahabat baik faye yang sudah seperti kakanya sendiri,  Kyrion justru mencintai Faye. Sedangkan teman wanita Faye yang bernama Clarina mencintai Kyrion..cinta segi empat yang membuat baper, karena menyimpan kesedihan akibat tidak berbalas

Cinta bukan sesuatu yang bisa kau paksakan (hal :83)

Hubungan Faye dan Eugene dilakukan secara sembunyi-sembunyi di hutan Deep Forest. Dan akhirnya hubungan mereka diketahui Raja Atlur dan Raja Sodic, dan ini menimbulkan kemarahan kedua belah pihak kerajaan, hingga peperanganpun terjadi.

Bagimana kelanjutan hubungan Faye dan Eugene, apakah mereka akan bisa bersatu? Saya ga akan spoiler…yang jelas endingnya ini diluar dugaanku…dan ini jadi salah satu nilai plusnya… Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Penerbit Diva Press, Review Buku, Senja

DIET KENYANG : dengan Cooking Hypnotherapi

Jpeg

Judul Buku :Diet Kenyang dengan Cooking Hypnotherapi
Penulis : Dewi Hughes, S.Pd.,M.Si.,CHt,Cl
Editor: Cindy Kus Untari
Penerbit : PT Grasindo
Cetakan I :  Maret 2017
ISBN :978-602-375-870-8
Halaman :69 hal

Untuk kesekian kalinya dalam setahun, saya harus disuntik pain killer oleh dokter karena sakit pinggang yang membuat saya hampir lumpuh. Setelah disuntik, saya biasanya melenggang ringan keluar dari ruang praktik dokter sambil tersenyum lebar. Tapi kali ini, hal itu tidak terjadi! Saya tidak merasakan perubahan sama sekali,

padahal obat yang harus diminum sudah ditambah.

Lalu, dari mana saya harus memulai?

#DietKenyang dengan Cooking Hypnotherapy ini bukan hanya membahas masalah makan. Ini bukan hanya sebuah diet untuk tubuh. Tak kalah penting, pikiran juga harus diberi nutrisi dan dikuatkan dengan ilmu hypnotherapy. Diet menjadi jauh lebih ringan dan mudah ketika kita sudah mampu mengelola pikiran.

Saya sudah membuktikan keterampilan menanamkan sugesti melalui hypnotherapy dan telah berhasil memberi ‘big change to my life’. Mengubah dengan cara yang ringan dan menyenangkan. Dalam sekejap, saya menjadi sehat dan bahagia. Langsing itu… bonus!

Cantik…siapa sih perempuan yang tidak mau cantik? Hampir semua perempuan pasti menginginkan cantik atau enak dipandang mata. Dan perempuan cantik itu identik dengan bentuk badan yang ideal, tidak gemuk.  Meskipun ada beberapa orang yang meyakini bahwa Big is beautiful seperti hal nya artis Indonesia yang bernama Desak Made Hugheshia Dewi atau dikenal dengan Dewi Hughes. Yang kita kenal Dewi Hughes adalah salah satu artis Indonesia yang mempunyai berat badan berlebih, 150 kg dan terlihat selalu ceria di layar kaca. Dewi Hughes awalnya berfikir bahwa big is beautiful, tetapi ketika beberapa penyakit mulai mampir ke tubuhnya akibat kegemukan, dia bertekad harus mulai perduli dengan kesehatan tubuhnya.

Dalam launching buku Diet Kenyang beberapa hari yang lalu, saya hampir tidak mengenalnya..tubuhnya sekarang begitu langsing, berat badan hanya 70 kg, turun 80 kg dari berat semula 150 kg.

Wow..gimana bisa yaa..saya berbulan-bulan diet dan olahraga paling hanya turun 1kg, itu juga sebentar naik lagi..ibarat yoyo, naik turun terus 🙂

Dewi Hughes, awalnya juga sudah mencoba berbagai tips diet yang ada, dan olahraga tetapi tidak berhasil. Akhirnya dia mencoba diet dengan caranya tersendiri. Dewi Hughes pernah mengikuti kelas khusus bidang hipnoterapi ( ilmu pengelolaan pikiran), dengan ilmu ini ia menerapkan untuk membantu permasalahanya berkaitan dengan berat badan

Saya begitu sibuk berfokus pada tubuh hingga lupa pada soul and mind yang menunggu dan berharap saya menyapa dan berbuat baik kepadanya ( hal:8)

Metode diet yang digunakan Dewi Hughes mengkombinasikan antara pola makan dan hypnotherapy.  Dewi hughes mengkonsumsi makanan sehat Real Food  yaitu makanan yang tumbuh dari tanah, yang disinari matahari dan tanpa olahan. Dengan metode ini Dewi Hughes berhasil menurunkan berat badannya menjadi 75 kg.

Diet yang unik, karena tidak menderita kelaparan. Bukan hanya langsing tetapi juga bahagia. Metode ini dituliskan dalam buku Diet Kenyang dengan Cooking Hypnotherapy.  Baca lebih lanjut

11 Komentar

Filed under Buntelan, Non Fiksi, Penerbit Grasindo, Review Buku

Firegate: Piramida Gunung Padang

FIREGATE

Judul Buku :Firegate : Piramida Gunung Padang
Penulis : Rizky Ridyasmara
Editor: Septi WS
Penerbit : Penerbit Grasindo
Cetakan I :  Agustus 2016
ISBN :978-602-375-616-2
Halaman :274 hal

Blurb

Piramida Gunung Padang adalah piramida tertua di dunia. Usianya dua kali lipat lebih dahulu ada dibanding Piramida Giza di Mesir. Hasil uji laboratorium Beta-Analytic di Miami, AS, sebuah laboratorium rujukan utama arkeolog dunia, membuktikan hal itu. Walau masih diselimuti kabut misteri yang pekat, piramida yang berada di tanah Pasundan ini perlahan mulai membuka diri.

Proyek eskavasi yang digagas pemerintah, tragedi demi tragedi yang terjadi, akhirnya mempertemukan Doktor Arni (arkeolog senior yang rasionalis), Tomo (jurnalis investigatif yang skeptik), dan Guntur (paranormal kondang murah senyum) untuk bersatu melawan kekuatan gelap yang tersimpan di dalam perut
piramida yang ada di Cianjur, Jawa Barat ini.

Apa sesungguhnya yang tersimpan di dalam perut piramida tertua di dunia ini? Benarkah Piramid Gunung Padang merupakan penjara bagi Dajjal, raja iblis, yang akan muncul di akhir zaman? Benarkah akhir dunia akan berawal dari Nusantara, sebagaimana peradaban umat manusia yang memang berasal dari tanah ini?

Gold…glory …and gospel

Kekayaan, kejayaan dan pengetahuan . Tahukah kalian jika ketiganya adalah pangkal dari bencana, peperangan,dan kesengsaraan umat manusia, sejak dulu hingga sekarang, dan sangat mungkin juga masa depan (hal:26)

Novel ini ditulis berdasarkan skenario film Firegate, yang telah tayang pada tahun 2016. Yang diproduksi dari Rumah Produksi  Legacy Pictures, dengan Penulis skenario Robbert Ronny dan sutradara Rizal Mantovani.  Dan sayangnya, saya tidak sempat menonoton filmnya. Tetapi buku ini sudah cukup memuaskan saya menikmati cerita sejarah bercampur mitos dan legenda Nusantara. Pada masa sekolah pelajaran Sejarah, merupakan salah satu pelajaran yang membosankan dan membuat ngantuk, harus banyak menghafal angka tahun atau tempat-tempat peristiwa…dan ini yang kurasakan dahulu. Hal itulah mungkin yang menyebabkan sebagian besar siswa atau anak muda jaman sekarang kurang menyukai sejarah. Kalau saja pembelajarannya dengan bercerita seperti novel ini , tentu lebih menyenangkan.

Nusantara bukan warisan nenek moyang, tapi dia titipan anak cucumu….

Buku ini menceritakan situs sejarah Piramid Gunung Padang, di Cianjur yang dikabarkan piramid tertua di dunia yaitu 4800 SM, lebih tua dari piramid yang terkenal di Mesir Piramid Giza yang berusia 2850 SM. Pemerintah Indonesia membentuk tim yang dipimpin Arkeolog dari Universitas Indonesia Prof. Theo Wirawan dengan dibantu oleh asistennya Dr Arni Kumalasari untuk menyelediki keberadaan Piramid Gunung Padang beserta sejarah yang melingkupinya.

Proyek eksvakasi ini memakan korban yang tidak sedikit. Prof Theo Wirawan yang menjadi korban pertama meninggal secara mendadak di tempat eksvakasi tersebut, disusul wartawan dan sahabat Arni yang tergabung dalam tim tersebut. Sepeninggal Prof. Theo Wirawan, proyek eksvakasi diserahkan sepenuhnya kepada Dr Arni Kumalasari. Seorang Arkelolog cantik yang masih muda dan sangat cerdas. Sebagai seorang ilmuwan yang mengandalkan logika berpikir dalam segala tindakannya, menghadapi tragedi yang berturut-turut terjadi dalam proyek ini, akhirnya mulai berfikir ulang tentang analisa saintisnya. Hingga dipertemukan dengan Tomo (Wartawan Majalah Ghoib) dan Guntur (Paranorma terkenal yang sering muncul di TV)

Arni bekerjasama dengan Guntur dan Tomo untuk menyelediki penyebab kematian Prof Theo, sahabat dan wartawan yang meninggal secara mendadak sekaligus menguak apa yang tersimpan dalam Piramid Gunung Padang. Dengan kepiawaian masing-masing, mereka bertiga mencari informasi yang berhubungan dengan piramida gunung Padang. Arni dengan ilmu Arkeolognya mempelajari manuskrip kuno dan data yang ditinggalkan Prof Theo Wirawan, Guntur sebagai seorang Paranormal meminta bantuan gurunya dengan ritual semedi dan Tomo dengan insting wartawannya yang tajam mencari informasi dari berbagai sumber.

Dapatkah mereka bertiga menguak tabir misteri yang meliputi Piramida Gunung Padang??

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Grasindo, Review Buku