Category Archives: Non Fiksi

Resensi : 69 Things To Be Grateful About Being Single

13 Mei 2019-single.jpeg

TIPS MENJADI SINGLE DAN BAHAGIA

Judul Buku      : 69 Things To Be Grateful About Being Single
Penulis             : Feby Indirani
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I        : 18 September 2017
ISBN               : 978-602-03-7714-8
Tebal              : 144 halaman

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Dalam kultur budaya masyarakat Indonesia, yang beranggapan bahwa menikah adalah suatu keharusan maka pilihan untuk hidup melajang tentu tidak mudah diterima. Berbagai pertanyaan tentang kapan menikah, sedangkan usia sudah cukup matang akan selalu terdengar dalam berbagai kesempatan. Pandangan umum masyarakat kita, profil seseorang dianggap sempurna, apabila menikah, sukses dan mapan. Namun apabila sukses, mapan dan tidak menikah  dianggap kurang sempurna, bahkan menjadi bahan lelucon.

Padahal menikah tidak menjadi jaminan akan hidup bahagia selamanya, perlu kerja keras dan kesabaran dari kedua belah pihak pasangan. Dan tidak sedikit pasangan menikah berakhir dengan perpisahan yang saling menyakiti.

Buku 69 Things To Be Grateful About Being Single membuka pandangan bahwa hidup melajang merupakan pilihan hidup yang membahagiakan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : THINK AND GROW RICH

Resensi Think and Grow Rich

13 PRINSIP MERAIH KESUKSESAN

Judul Buku      : Think and Grow Rich

Bestseller Legendaris yang Mengawali Semua Bestseller

Penulis             : Napoleon Hill (Direvisi dan diperluas oleh Dr Arthur R.Pell)

Alih bahasa     : Sugianto Yusuf
Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-8   : Juli 2018
ISBN                 : 978-979-22-3939-3
Tebal               : 294 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Setiap orang menginginkan menjadi kaya dan sukses, berbagai tips menjadi orang sukses telah banyak ditulis.  Salah satu buku panduan menjadi orang kaya terlaris di dunia adalah buku Think and Grow Rich yang ditulis penulis legendaris Napoleon Hill. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1937 dan sampai sekarang buku ini masih menjadi buku yang ampuh dan dicari oleh masyarakat.

Buku Think and Grow Rich menjadi buku sukses terlaris sepanjang masa yang telah terjual lebih dari lima belas juta eksempelar.  Dalam versi revisi oleh Dr Arthur R Pell, disisipkan cerita orang sukses saat ini seperti Bill Gates,  Mary Kay Ash dan Dave Thomas yang telah menerapkan konsep Napoleon Hill dalam meraih kesuksesan.  Ada 13 prinsip sukses dari Napoleon Hill , yang pertama adalah hasrat. Hasrat merupakan langkah pertama yang harus dimiliki oleh sesorang yang ingin sukses. Seperti dicontohkan Edwin C Barnes seorang gelandangan memiliki hasrat yang menggebu untuk menjadi kaya dan bermitra usaha dengan Thomas A Edison.

“Orang wajib menyadari bahwa semua yang berhasil mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar mulai dengan memimpikan, mengharapkan,mengandaikan, menghasratkan dan merencanakan sebelum memperoleh uang mereka “ (hal : 24)

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : GRAPHOLOGY FOR US

graphology 1 feb 19

KENALI POTENSI DIRI MELALUI TULISAN TANGAN

Judul Buku      : Graphology for us

Penulis             : Sri Erji Wahyuni
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5892-2
Tebal               : 167 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Di era digital seperti sekarang, makin sedikit orang yang menulis surat menggunakan tulisan tangan. Masyarakat lebih memilih menggunakan komputer yang lebih praktis dan cepat dalam pengiriman pesan. Menulis dengan tangan membutuhkan waktu tersendiri, saat membuat lengkungan atau coretan kita dapat merasakan kehalusan dan kelenturan emosi yang dapat meningkatkan konsentrasi. Tulisan tangan merupakan kombinasi unik dari pemikiran dan perasaan.

Pada tahun 1870 Jean Michon berkebangsaan Perancis menciptakan istilah Graphology, yaitu  ilmu pengetahuan yang digunakan untuk menginterpretasikan karakter dan kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Dan sejak itu graphology dikenal luas di dunia, bahkan di Pengadilan Tinggi Australia digunakan sebagai sumber data untuk menganalisis kasus kejahatan karena hasil analisis tulisan tangan 85-95% keakuratan seperti tes sidik jari atau DNA. (hal 5)

Dalam buku Graphology for us, penulis memberikan metode membaca bentuk tulisan tangan yang dikaitkan dengan kepribadian, karakter, emosional, minat-bakat dan potensi seseorang. Penulis merupakan seorang profesional Handwriting Analyst yang telah berpengalaman memberikan pelatihan dan konsultasi grafology lebih dari sepuluhribu jam, sehingga mampu menyampaikan dengan bahasa dan metode yang mudah dipahami pembaca.

Melalui buku ini pembaca dapat belajar menganalisis tulisan tangan, namun sebelum mempraktikkan, perlu dipersiapkan hal-hal berikut, antara lain : sample tulisan berjumlah seribu kata ditulis dalam bentuk paragraf pada selembar kertas tanpa garis, menulis menggunakan bollpoin, bukan pensil atau spidol, perhatikan setiap tanda yang muncul dalam sample tulisan dengan seksama, fokus pada bagaimana tulisan dibuat bukan pada apa yang ditulis. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : OTHER STREAM OF INCOME

Other stream on income, Senin 4 Feb 19Strategi Menciptakan Penghasilan Tambahan

Judul : Other Stream of Income

Penulis : Ryan Filbert

Tebal : 176 halaman

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Cetakan 1 : 2018

ISBN : 978-602-04-5893-9

Setiap hari, orang bekerja keras untuk mendapat penghasilan. Meskti telah banting tulang menggunakan seluruh waktunya, belum mampu penghasilannya sesuai dengan harapan. Sebaliknya, yang bekerja santai malah makin kaya. Orang kaya mampu membuat uangnya bekerja.

Buku Other Stream of Income menginformasikan cara menambah arus penghasilan dari pendapatan lain. Ada tiga golongan tipe orang mengelola arus pendapatan. Golongan kelewat lancar di mana arus pendapatan dan pengeluaran sangat lancar. Ketika uang masuk, seketika itu juga keluar melalui jalur pengeluaran. Golongan ini dikategorikan orang miskin.

Golongan kelihatan kaya. Mereka ini mengelola pengeluaran dengan cara utang untuk menambah pendapatan. Mereka ini tidak lebih baik dari golongan pertama karena ketika berhenti bekerja harus memikirkan pengeluaran dan membayar utang.

Golongan memang kaya. Ini adalah kelompok orang yang mampu mengelola pendapatan menjadi aset. Kemudian, aset akan menghasilkan uang sebagai pendapatan untuk membiayai pengeluaran. Golongan ketiga ini yang diinginkan semua orang. Untuk mencapai golongan ketiga seseorang harus mempunyai other income. Dengan mengumpulkan other income sedikit demi sedikit sehingga dapat melampaui pendapatan utama. Tujuannya, memiliki passive income.

Sumber other stream of income adalah sektor riil dan pasar modal. Sektor riil dapat dimulai tanpa modal. Strateginya, antara lain menjual produk/jasa orang lain (dropship), membuat produk dan jasa sendiri serta membangun kekayaan intelektual.

Pada era digital, bisnis dropship menjadi lebih mudah. Kita dapat membuat website sendiri. Melalui sosial media atau bergabung dengan marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan sebagainya. “Dropship itu bisnis yang memiliki risiko paling rendah sekaligus paling tinggi. Memiliki risiko paling tinggi karena produknya sama. Maka, yang membedakan adalah harga dan pelayanan (hal 37).”

Bisnis lain yang mempunyai risiko rendah adalah menjual produk yang tidak berfisik seperti pulsa. Di era digital, pulsa telah menjadi kebutuhan primer seperti makanan dan pakaian. Saat ini, hampir semua orang memiliki handphone. Orang lebih memilih ketinggalan dompet daripada handphone. Maka, pulsa menjadi ladang bisnis cukup menjanjikan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku : Anak Obesitas

Anak Obesitas, Rabu 5 Des 18

PANDUAN MERAWAT ANAK OBESITAS

Judul Buku      : Anak Obesitas : Dampak Kesehatan dan Perkembangan
Penulis             : dr. Rendi Aji Prihaningtyas, dkk
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5981-3
Tebal               : 196 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Kisah seorang anak bernama Arya Permana, dari Karawang, Jawa barat, yang dinobatkan sebagai anak paling gemuk didunia dengan berat badan 192 kg menjadi permasalahan serius tentang obesitas di Indonesia. Pada umumnya kaum ibu di Indonesia bangga apabila memiliki bayi yang gemuk, lucu dan menggemaskan, mereka berpendapat bahwa anak yang gemuk dan banyak makan itu sehat. Namun perlu waspada apabila anak memiliki badan berlebih dan masuk dalam kategori obesitas. Overweight adalah kelebihan berat badan diatas normal, sedangkan obesitas adalah kelebihan berat badan yang lebih berat dan berisiko menimbulkan penyakit.

Saat ini obesitas pada anak menjadi permasalahan epidemik di seluruh dunia. Menurut data WHO pada tahun 2013 menyatakan bahwa persentase anak obesitas di Indonesia tertinggi di wilayah ASEAN. Pada tahun 2013, menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS), obesitas di Indonesia terjadi pada 8,8% anak usia 5-12 tahun dan 2,5% pada usia 13-15 serta makin menurun pada usia 16-18 tahun sebesar 1,6% (hal :  3)

Obesitas terjadi akibat dua faktor yaitu faktor eksogen (perilaku makan yang salah, penggunaan obat-obatan tertentu) dan faktor endogen (sindrom genetik, kelainan endokren dan monogenic genes). Jika orangtua yang memiliki kelebihan berat badan, maka risiko terjadinya kelebihan berat badan pada anak sebesar 40%, dan jika orangtua menderita obesitas, maka risiko terjadinya obesitas pada anak meningkat menjadi 70-80%  (hal:56) Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP

matinya perusahaan gara2 sop. 31 okt 18

MERAIH KEUNTUNGAN PERUSAHAAN DENGAN MENERAPKAN

SOP YANG BENAR

Judul Buku      : Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP
Penulis             : Suryono Ekotama
Penerbit           : PT. Elexmedia Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5500-6
Tebal               : 254  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Dalam dunia kerja kita sering mendengar istilah SOP ( Standar Operating Procedure). Setiap perusahaan biasanya memiliki SOP guna membantu karyawan mempermudah menyelesaikan pekerjaan. SOP adalah alur atau tata kerja yang distandarisasi. Perusahaan yang memiliki SOP tentunya berharap adanya peningkatan keuntungan atau pengembangan perusahaan. Namun tidak sedikit perusahaan yang mengalami kemunduran atau justru kebangkrutan meskipun telah menerapkan SOP yang telah disusun.

Buku Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP menjelaskan secara rinci penyebab kegagalan penerapan SOP yang merugikan perusahaan beserta solusi praktis yang mudah dan telah teruji. Ditulis oleh praktisi bisnis membuat pembaca lebih mudah memahami dan mempraktikannya.

Penulis menjelaskan dua puluh enam (26) alasan yang menjadi penyebab SOP tidak berjalan bahkan menyebabkan kebangkrutan.

Penyebab SOP tidak berjalan antara lain penyusun SOP yang tidak kompeten. Ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang penyusun SOP yaitu memiliki pengalaman bisnis praktis dan intuisi bisnis yang cukup, visioner dan mempunyai kemampuan berpikir global. Apabila SOP disusun oleh penyusun yang tidak kompeten, maka kemungkinan yang dapat terjadi antara lain SOP tidak dapat diterapkan, dan apabila diterapkan tidak terjadi perubahan atau malah merugi.

Kesalahan yang kedua apabila SOP disusun tanpa memperhatikan struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan. Hal ini diibaratkan bangunan tanpa fondasi yang dapat runtuh sewaktu-waktu karena tidak ada pijakannya. Seperti halnya apabila perusahaan tidak mempunyai visi misi perusahaan maka tidak mempunyai arah dan tujuan yang tepat. Suatu perusahaan harus mempunyai corporate value dan corporate culture. Corporate value adalah nilai-nilai yang ditanamkan oleh pendiri perusahaan ke dalam perusahaan yang didirikannya, sedangkan corporate culture adalah kebiasaan melakukan pekerjaan yang diulang-ulang (hal : 93). Dalam pembuatan SOP harus mempertimbangkan corporate value dan corporate culture, jika tidak maka SOP tersebut pasti gagal. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

RESENSI: Resign Malu Tak Resign Pilu

Resign Malu, 12 Oktober 2018

BERPIKIR SEBELUM MEMUTUSKAN “RESIGN”

Judul Buku      : Resign Malu, Tak Resign Pilu

Penulis             : Fazar Firmansyah
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-6056-7
Tebal               : 200  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Setelah lulus dari level pendidikan yang telah ditempuh selama bertahun-tahun, salah satu momen bahagia dalam hidup seseorang adalah ketika mendapatkan pekerjaan pertama. Bertahun-tahun menjalani pekerjaan demi bisa mencukupi hidup, ada yang selalu semangat seperti awal-awal bekerja, namun tidak sedikit yang semangatnya menurun bahkan hilang. Faktor yang sering menjadi alasan semangatnya menurun dikarenakan ketidaknyamanan dalam bekerja atau permasalahan kesejahteraan.

Kenyamanan dalam bekerja dan permasalahan kesejahteraan dapat mempengaruhi produktivitas dalam bekerja. Situasi yang tidak nyaman dalam bekerja dapat menjadi penyebab seseorang memutuskan untuk resign  atau berhenti bekerja. Resign atau berhenti kerja adalah hal yang jamak terjadi dalam dunia kerja. Namun hal ini dapat menjadi dilema antara bertahan atau resign ketika belum mempunyai gambaran pekerjaan baru setelah resign. Terkadang juga adanya kekhawatiran pekerjaan yang baru tidak sesuai dengan harapan. Hal ini dibutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan, selalu ada hal yang harus dikorbankan dalam setiap keputusan. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku : BERDAMAI DENGAN KANKER

Berdamai dengan kanker, Senin 8 Okt hal 1

 

INSPIRASI DARI KISAH PARA PENYINTAS KANKER

Judul Buku     : Berdamai Dengan Kanker
Penulis            : Rahmi Fitria
Penerbit         : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN                : 978-602-04-5330-9
Tebal              : 205 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Menurut WHO, kanker merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia. Kanker ibarat monster yang membuat siapapun yang mendengar namanya bergidik ngeri dan bagi penderitanya seolah lonceng kematian yang kapan saja dapat menjemputnya. Berbagai metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit kanker dijalani dari mulai operasi, obat-obatan, kemoterapi, radiasi dan lain sebagainya.  Serangkaian pengobatan tersebut, selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga waktu yang lama dan kesabaran menghadapi rasa sakit saat pengobatan.

Buku Berdamai dengan Kanker merupakan kisah nyata dari para penyintas kanker, termasuk penulis sendiri Rahmi Fitria yang bertahan dari kanker payudara. Rahmi Fitria menjalani pengobatan Self Healing. Pusat kesehatan terpadu HanaRa di Bandung, menjadi tempat pengobatan Rahmi dan juga Kakaknya yang terkena kanker ovarium stadium empat. Metode pengobatan di HanaRa dengan “memanfaatkan kecerdasan alami tubuh (body intelligence) melalui teknik kinesiologi untuk membantu mengukur pemulihan kesehatan seseorang” (hal :24).  Menurut dr Hanson Barki, dari HanaRa bahwa tubuh manusia perlu didengarkan agar optimal potensinya. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : Parade Kisah Pengguna Taksi dan Ojek Online

3 Juli 2018

FOTO ANAK BANGKITKAN SEMANGAT DARI KELELAHAN

Judul Buku     : Parade Kisah Pengguna Taksi & Ojek Online
Penulis            : Desi Lastati, dkk
Penerbit         : DIVA Press
Cetakan I        : April  2018
ISBN                : 978-602-391-532-3
Tebal              : 157 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Transportasi salah satu sarana perhubungan yang sangat penting bagi aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pada zaman dahulu, masyarakat menggunakan transportasi darat dengan menunggang hewan seperti kuda, onta , keledai dan lainnya kemudian dengan adanya era industri berkembang menjadi sepeda, kereta api, sepeda motor,mobil dan pesawat.

Seiring berkembangnya teknologi, transportasi juga mengalami perkembangan pesat.  Pada tahun 2015, mulai muncul transportasi yang berbasis aplikasi teknologi atau saat ini dikenal dengan istilah transportasi online.  Transportasi online booming di kota-kota besar.  Kota-kota besar di Indonesia pada umumnya mempunyai permasalahan yang sama yaitu kemacetan. Transportasi online menjadi salah satu solusi kemacetan dengan menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya.  Dahulu sebelum ada transportasi online, si pengemudi mangkal di tempat-tempat tertentu, calon penumpang harus menghampirinya. Namun sekarang, si pengemudi yang menghampiri penumpang, memberikan pelayanan terbaik dan tidak tawar menawar harga. Proses tawar menawar harga yang terkadang menimbulkan drama atau perdebatan antara pengemudi dengan calon penumpang.

Buku ini merangkum sekelumit kisah dan pengalaman penumpang transportasi online. Ada dua puluh penulis yang menceritakan pengalamannya naik taksi atau ojek online.  Ada kisah yang lucu, menjengkelkan, romantis hingga cerita penuh keharuan. Kisah  romantis antara lain dalam cerita yang berjudul Lauhul Mahfudz karya Ade Nurani Rachmat Ilahi seorang mahasiswi yang berkenalan saat menumpang ojek online dan berakhir dengan menerima lamaran dari driver ojek online tersebut.  Dalam kisah Practice English with Grab Driver menceritakan bahwa sang pengemudi pernah tinggal dan bekerja perusahaan Britania Raya, dan setelah pensiun kembali ke Indonesia.  Pengalaman ini dialami oleh Nina Yaninu, selama dalam perjalanan menumpang Taksi online yang berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ada juga kisah mengharukan dari Hanny Dewanti  dengan judul tulisan Foto di atas Dasbor yang menceritakan bahwa Hanny melihat foto anak perempuan diatas dasbor taksi online yang ditumpanginya. Sang pengemudi bercerita bahwa apabila lelah atau mengantuk karena seharian bekerja, maka dengan melihat keceriaan anaknya di foto tersebut, semangatnya kembali bangkit. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Diva Press, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : MERAWAT INDONESIA

Radar sampit, 24 juni 2018

MEMUMPUK NASIONALISME DENGAN BELAJAR SEJARAH

 

Judul Buku      : Merawat Indonesia; Belajar dari Tokoh dan Peristiwa
Penulis             : Lukman Hakiem
Penerbit           : Pustaka Al-Kautsar
Cetakan I        : 2017
ISBN               : 978-979-592-789-1
Tebal               : 328  hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

 

Presiden Soekarno pernah berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri. Sejarah adalah serpihan kenangan masa lalu tentang sebuah peristiwa dan tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya. Pada serpihan peristiwa masa lalu banyak mengandung pelajaran yang bermanfaat untuk membangun masa depan. Namun seringkali orang terlena dengan masa sekarang dan melupakan sejarah. Pada masa sekolah, salah satu pelajaran yang kurang menarik bagi siswa adalah pelajaran sejarah. Mata pelajaran sejarah memang identik dengan menghafal nama-nama tokoh, tempat dan waktu terjadinya peristiwa. Apabila cara penyampaian materi guru hanya menyuruh siswa untuk membaca atau menghafal tentu sangat membosankan, perlu inovasi dan kreatifitas guru agar pelajaran sejarah menjadi menarik dan siswa dapat mengambil manfaat dari peristiwa masa lampau tersebut.

Negeri ini menyimpan banyak pelajaran dari kisah perjuangan masa lalu para tokohnya, tentang prinsip hidup,semangat dan kesederhanaan yang semuanya menjadi faktor penting dalam terbentuknya NKRI.

Buku Merawat Indonesia; Belajar dari Tokoh dan Peristiwa berisi kisah menarik yang penuh keteladanan dari para tokoh pendiri bangsa dan peristiwa penting dalam sejarah yang tidak banyak diketahui masyarakat umum.

Salah satu peristiwa bersejarah yang jarang diketahui khalayak ramai yaitu terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setiap tanggal 17 Agustus diperingati sebagai hari ulang tahun Kemerdekaan Indonesia, karena pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan. Namun tidak banyak mengetahui bahwa tanggal 17 Agustus 1950 adalah lahirnya NKRI. Setelah merdeka pada tahun 1945, jalan menuju pemindahan kekuasaan memerlukan waktu, pemikiran dan keringat serta darah yang tidak sedikit. Sebelum terbentuk NKRI, negara ini berbentuk federasi yang dikenal dengan Republik Indonesia Serikat (RIS). Negara RIS terdiri dari Republik Indonesia, Negara Kalimantan dan Negara Indonesia Timur. Setelah melalui serangkaian perjanjian, pada tanggal 17 Agustus 1950 negara-negara bagian termasuk RI melebur menjadi satu negara baru bernama NKRI. Jadi apabila kita mengetahui sejarah, seharusnya pada saat memperingati hari kemerdekaan secara implisit juga memperingai hari terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Resensi Media Cetak, Review Buku