Category Archives: Novel Young Adult

PERSONA

wp-image-1660908092jpeg.jpeg

Judul Buku :PERSONA
Penulis : FAKHRISINA AMALIA
Penyunting:  TRI SAPUTRA SAKTI
Penerbit : PT.GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Cetakan I :  April 2016
ISBN :978-602-03-2629-0
Halaman :248 hal

Ketika seseorang menganggap kita sebagai temannya, berarti orang tersebut mempercayai kita dan merasa bahwa kita pantas menjadi temannya dari sekian banyak pilihan orang yang ada. Dan itu menunjukan bahwa, setidaknya bagi orang itu, kita istimewa (hal:157)

Ini buku kedua Fakhrisina yang saya baca, setelah All You Need is Love. Seperti buku sebelumnya yang bergenre YA (Young Adult) atau remaja dewasa .Novel Persona juga berkisah tentang remaja putri yang menginjak dewasa bernama Azura Kalila Halim.  Azura adalah seorang gadis penyendiri, lebih suka membaca manga atau komik daripada bersosialisasi dengan teman. Dari kecil lebih suka bermain sendiri atau hanya ditemani dengan mama papanya. Kehidupan Azura kecil bahagia seperti anak lainnya, hingga saat SMA , ketika kedua orangtuanya mulai terdengar bertengkar.  Kehidupan Azura mulai berubah, setiap kali ada keributan di rumah ia memilih di kamar dan menyakiti pergelangan tangannya dengan cutter  untuk meredam sakit di dalam hatinya.  Rumah yang dahulunya penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan berubah penuh dengan kesedihan dan air mata.

Azura makin menarik diri dari teman-temannya, hingga ada murid baru pindahan yang bernama Altair Nakayama, blasteran Jepang. Azura yang tidak suka berinteraksi dengan teman-temannya, hal ini berbeda tetapi ketika Altair mengajaknya berteman ia tidak menolak. Kehadiran Altair perlahan membuat hati Azura ceria kembali, kebiasaan menyakiti diri sendiri apabila ada sesuatu yang menyakiti hatinya, sudah mulai berkurang.

Memang luar biasa  sekali pengaruh yang bisa ditimbulkan oleh kehadiran seseorang dalam hidupmu. Pada suatu waktu kau akan menjadi dirimu yang kau kenal, di lain waktu tiba-tiba kau berubah menjadi orang lain (hal : 40)

Sebelum bertemu dengan Altair, Azura secara diam-diam menyukai kakak kelasnya yang bernama Ka Nara. Pertemuan hanya sekali secara tidak sengaja saat Ka Nara memberi bantuan kepada Azura, terus membekas di hatinya ,bahkan bertahun-tahun kemudian. Tetapi sejak mengenal Altair, perlahan perasaannya terhadap Ka Nara memudar.

Altair bagaikan Malaikat yang diturunkan untuk Azura, setiap ada masalah Altair akan datang dan membantunya.Ketika tiba-tiba Altair menghilang tanpa kabar apapun, hidup Azura kembali kosong. Meski demikian ia dapat melewati masa ujian SMAnya dengan baik. Altair meninggalkan misteri yang tidak pernah di ketahui Azura .

Ada hal-hal dalam hidup yang kadang tidak bisa kita bagi ke siapapun, entah karena terlalu menyakitkan atau karena terlalu membahagiakan sehingga kita ingin menyimpannya untuk diri sendiri (hal :102)

Saat kuliah, akhirnya Azura mempunyai sahabat, satu-satunya sahabat yang dia punya setelah Altair, namanya Yara, beda jurusan dengan Azura yang jurusan Bahasa Inggris sedangkan Yara jurusan Arsitektur. Persahabatan yang dimulai dari hal sederhana saat Azura melihat gambar kupu-kupu 3 dimensi di Mading Kampus, yang ternyata itu buatan Yara.

Hidup Azura kembali berantakan saat melihat Mamanya membawa seorang laki-laki ke rumah, dia kembali menyakiti dirinya dengan cutter. Memutuskan keluar dari Rumah dan menginap di rumah Yara, dan ternyata Kak Nara adalah abang dari Yara. Azura tinggal beberapa hari di rumah Yara, ikut merasakan kedamaian dengan keluarga yang bahagia tersebut. Ketika kehidupan Azura mulai berjalan normal, Altair kembali lagi. Dan kali ini Azura dihadapkan pada kenyataan untuk memilih antara Altair atau Kak Nara. Bagaimana reaksi Altair terhadap Azura setelah menghilang tanpa kabar hampir 6 tahun?? dan siapakah sebenarnya Altair ?? Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Fakhrisina Amali, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku

THE STARDUST CATCHER

Jpeg

Judul Buku : The Stardust Catcher
Penulis : Suarcani
Desain Sampul : Orkha Creative
Penerbit :PT.Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : Maret 2016
ISBN : 978-602-03-2644-3
Halaman : 184 hal

Harga buku : Rp 48.000 (Toko Bukupedia )

Rate : 5 off 5 star

Blurb

“Apa harapanmu tahun ini?”

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.
Mela: Mendapat tambahan umur setidaknya empat tahun lagi, yah…. biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.

Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja? Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.

Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya?

Novel The Stardust Catcher ini merupakan salah satu novel yang kuincer begitu penerbitnya mempromosikan buku ini, saat melihat covernya, ungu dan ada gambar telapak tangan,  diatasnya  percikan-percikan seperti cahaya, ini membuatku langsung berbinar. Oke..kita tidak dapat melihat buku dari covernya seperti pepatah bilang “don’t Judge book by its cover” tetapi sepertinya kata-kata ini tidak berlaku untuk novel ini. Setelah membacanya saya langsung jatuh cinta seperti saat melihat covernya.

Saya menyukai tema-tema seperti fantasy, keluarga dan persahabatan. Dan ini semua ada dalam novel ini, apalagi dikemas dalam kehidupan modern,semakin membuatku menarik, tidak banyak novel Indonesia yang bergenre seperti ini

Kisah Joe yang sedang gelisah melihat kehidupan rumah tangga orangtuanya yang diambang kehancuran. Orangtuanya sepakat akan bercerai, dan Joe menganggap mereka egois hanya memikirkan kebahagiaan mereka tanpa memikirkan anak semata wayangnya.Setelah bercerai mereka akan menikah dengan calon pasangan masing-masing yang sudah mempunyai anak

Gue turut berbela sungkawa atas wafatnya status lo jadi anak tunggal (hal:17)

Di sisi lain Mela, sedang berjuang melawan penyakit Lupus nya. Dengan bekerja sebagai spa therapist di Bali, berupaya membiayai pengobatannya sekaligus membiayai kuliah adiknya. Sejak orangtuanya meninggal Mela hanya hidup berdua dengan adiknya. Mela seorang pekerja keras dan mandiri, selalu berusaha menyembunyikan penyakit yang di deritanya. Meskipun ada Oscar, langganan spa nya yang selalu berusaha membantunya, tetapi Mela menolak belas kasihan orang lain. Pembawaan Mela yang ceria, membuat orang tidak menyangka kalau sebenarnya ia sedang sekarat,ditambah dengan kepiawaiannya bermain kartu remi

“Kenapa hanya King Hati yang tidak punya kumis? Yah ..karena hanya dia yang sempat cukuran sebelum dilukis “

“Lalu kenapa hanya King Hati yang mengarhkan pedang ke kepalanya sendiri? Tentu saja dia minder tidak punya kumis, karena itu ingin bunuh diri”  (hal 19-20)

Joe dan Mela tanpa sadar sudah saling berhubungan melalui ask.fm, dengan akun “Mela Mela Mela (stardustcatcher) ” dan “Bukan Joe Taslim”. Ketika Joe berdarmawisata dengan teman-teman kuliahnya ke Bali, Joe terpisah dengan rombongannya. Dan dari sinilah kisah Joe, Sally Cinnamon dan Mela di mulai

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku

Sisi Lain Kehidupan Remaja

halo tifa.indd

Judul Buku : Halo, Tifa
Penulis : Ayu Welirang
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : 15 Februari 2016
ISBN : 978-602-03-2510-1
Halaman : 256 hal

 

Blurb

SMK Pratama Putra selalu didominasi murid laki-laki. Tak heran bila di tingkat akhir, Terra dan teman-temannya masih sibuk tawuran. Hingga suatu hari cewek mungil bernama Tifa datang sebagai siswi pindahan.

Dengan sikapnya yang supel Tifa menghidupkan kembali OSIS dan ekstrakurikuler yang selama ini tidak berjalan. Keadaan baru itu membuat Terra gerah dan mulai mencari tahu siapa Tifa sebenarnya. Terutama sejak dua teman Terra melihat cewek itu di sebuah bar bersama seorang pria dewasa.

Di saat bersamaan, alumnus STM Tunas Bangsa mulai merencanakan adu domba antara STM tersebut dengan SMK Pratama Putra. Apa yang harus dilakukan Terra dan teman-temannya?

Ini adalah novel pertama Ayu Welirang yang kubaca. Saya tertarik membacanya saat melihat covernya, sederhana tapi cukup artistik. Kemudian saya baca sinopsis di bagian belakang buku ini, kisah anak sekolah lebih spesifik tentang tawuran antar STM, ini makin membuatku tertarik mengingat saya belum pernah membaca buku dengan tema tawuran seperti ini. Apalagi masa sekolah saya jauh dengan yang namanya tawuran, jadi penasaran kenapa anak sekolah terutama di kota-kota besar suka tawuran ya…tapi itu dulu, sekarang sudah enggga kan ya 🙂

Diawali dengan dibebaskannya Novian dari LP khusus remaja, karena ada jaminan dari Tifa,tetapi dia menyuruh temannya untuk menjemput Novian. Sementara itu di SMK Pratama Putra, kedatangan murid baru cewek dan ini menjadi satu-satunya perempuan di kelas itu, namanya Tivani Kamalia atau Tifa. Dan kedatangan cewek ini membuat Terra kesal karena Tifa dapat mempengaruhi teman-temannya untuk lebih memikirkan masa depan, dengan menghidupkan kembali ekskul. Ditambah lagi suasana sekolah sudah berubah,dimana siswa harus memikirkan nilai-nilai mengingat mereka sebentar lagi menghadapi ujian kelulusan

“Sori,tadi itu Tera,preman SMK ini, yah,SMK ini memang beda banget. Ngga ngerti juga kenapa sekolah kayak gini masih bisa bertahan. Murid-muridnya pada rajin bolos, tapi sebenarnya sih pintar”,jelas Bram ” (hal:19)

Masa depan…Memikirkannya saja membuat Terra muak. Andai ia tidak perlu menjadi dewasa (hal : 23)

Dalam novel ini ada dua tokoh utama yaituTerra dan Tifa, meskipun lebih banyak tokoh Terra yang diceritakan dalam novel ini, Tifa diceritakan disini sedikit misterius. Meskipun saya sudah sedikit menebak,yaitu saat ditanya Bram “jadi, lo pindahan dari mana” tanya Bram tiba-tiba. Tifa menjawab sedikit gugup, “Ng..gue dari Bekasi,STM Taruna Bhakti” . Dari sini sebenarnya penulis sudah mulai membuka sedikit bahwa memang Tifa berbeda, kenapa juga harus gugup waktu ditanya asal sekolahSosok Tifa diceritakan sepotong-sepotong,dengan alur yang loncat-loncat

Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Lomba Resensi Bukupedia, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku

Review Buku : Above the Stars

Above the StarsJudul Buku : ABOVE the STARS
Penulis       : D. Wijaya
Penerbit     : ICE CUBE Imprint Kepustakaan Populer Gramedia
Cetakan I   : Juni 2015
ISBN           : 978-979-910-884-5
Halaman     : 247 halaman

Blurb

“Kau tidak takut jatuh ” tanya Mia

Danny menggeleng

“Aku takut jatuh”aku Mia dengan polos. “Kalau kau takut apa ?

Danny tidak langsung menjawab.Ia juga tidak menolakkan kaki ke tanah lagi untuk menambah kecepatan ayunan. Senyuman di wajahnya perlahan-lahan memudar. “Aku takut tidak bisa melihat selamanya”

Menurut Danny Jameson, hidupnya tidak pernah mudah. Ia punya orangtua yang protektif, mesin tik Braille yang tidak dimiliki teman-temannya, dan semacam magnet yang menarik John Schueller untuk terus mengganggunya. Namun, yang paling buruk adalah ia punya sepasang mata biru yang tidak bisa melihat. Ketika Danny berpikir Mia Berry akan menjadi satu-satunya teman yang ia punya, Will Anderson datang dan mengubah hidupnya. Will memperlihatkan kepadanya dunia yang ingin ia lihat. Will juga membuat Danny mempertanyakan sesuatu tentang dirinya. Tapi, sebelum Danny sempat menemukan jawabannya, Will menghilang

William Josiah Anderson atau biasa dipanggil Will adalah siswa pindahan dari Warren High School, University District. Will mempunyai prinsip ” hidup itu semata-mata untuk dinikmati, hidup terlalu singkat untuk diisi dengan basa-basi membosankan yang tidak kau sukai”  (hal : 5) . Dengan prinsip tersebut seringkali membuat orang lain salah paham, sehingga Will dianggap anak yang “bermasalah”. Di sekolah yang baru Will mendapatkan teman baru yaitu Mia Berry dan Danny Jameson. Meskipun Mia tidak menganggap teman karena mereka berdua seringkali bertengkar, Mia menganggap Will adalah anak yang dapat membawa pengaruh buruk bagi sahabat dekatnya Danny Jameson. Mia memang over protectiv terhadap Danny, karena sahabat kecilnya ini tidak dapat melihat, dan hanya Mia teman satu-satunya yang selalu menolong dan melindungi Danny dari ejekan teman-teman kelasnya.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Young Adult, Review Buku

Magic Hour: Let In The Unnexpected

magic hourJudul Buku : MAGIC HOUR : Let in the unexpected
Penulis : Tisa TS dan Stanley Meulen
Penyunting : Kahfie Julianto
Penyelaras Akhir : Andri Agus Fabianto
Penata Letak : Dwi
Pendesain Sampul : Tim Desain Screenplay
Ilustrator : Noerma
Penerbit : Loveable
Cetakan I : 2015
ISBN : 978-602-0900-27-8
Jumlah Halaman : 229 hal

Blurb

“Siapa yang paling sayang sama aku?” “Aku”
“Siapa yang paling sayang kamu ?” “Kamu”

Sedalam itu persahabatan antara Raina dan Gwenny, yang bermula dari diangkatnya Raina menjadi anak Tante Flora, Ibu Gwenny. Sepuluh tahun, Gwenny menjadi bagian hidup Raina, belahan jiwanya, hingga muncul Dimas dalam hidupnya. Dimas yang seharusnya dijodohkan dengan Gwenny, malah berbalik mencintai Raina. Celakanya, sedalam itu Dimas mencintai Raina. Raina pun merasakan hal yang sama. Sementara Toby, sahabat Raina dari kecil, juga memendam cinta yang sama pada gadis pecinta hujan itu.

Raina bimbang. Dari Dimas ia belajar mengenai cinta sejati. Kedatangan Dimas dihidupnya, bagaikan magic hour, momen penuh keajaiban yang membuat Raina melupakan semua kesedihannya. Hingga sebuah rahasia terkuak, dimana Raina menemui kenyataan kalau Dimas adalah penyebab kecelakaan yang terjadi pada dirinya. Kecelakaan yang merenggut hal terpenting yang ia miliki, yaitu penglihatannya. Akankah Raina memaafkan Dimas? Apakah Persahabatannya dengan Gwenny bisa diselamatkan? Lalu, apa yang terjadi saat Raina buta dan tidak bisa menikmati keindahan magic hour untuk selamanya? Apakah Dimas akan menjadi satu cinta untuk selamanya bagi Raina

Baca lebih lanjut

7 Komentar

Filed under Novel Young Adult, Review Buku

Obsidian : A Lux Novel

obsidian

Judul buku : OBSIDIAN
Penulis : Jennifer L.Armentrout
Penerbit Indonesia : StudioKata (Laluna and Friends)
Tahun Terbit : Juli 2014
Penerjemah : Nadya Anggraini (kesalahan ketik,yg benar Nadya Andwiani)
Jumlah halaman :475 hal
ISBN : 978-602-704-103-5

Katy
“Aku tidak tahan berada dekat dengan Daemon, dia memang keren, tinggi dan memiliki mata hijau yang mempesona, tapi Daemon benar-benar menyebalkan”
Daemon
“ Aku adalah anak cahaya, yang berasal dari luar Abell. Galaksi terjauh dari bumi, sekitar duapuluh tiga miliar tahun cahaya. Aku tiba disini dalam hujan meteorit lima belas tahun yang lalu”
Itu adalah kutipan cerita obsidian. Lihat cover di atas…bagi perempuan pasti langsung meleleh ya lihat covernya. Tetapi bukan hanya covernya isinya juga so sweet lho…
Pemeran utamanya pastinya Katy dan Daemon, siapa sebenarnya mereka? Iya…Daemon itu pastinya bukan manusia biasa, baca saja “aku adalah anak cahaya…betul, dia berasal dari planet lain atau tepatnya Alien. Alien disini memang berbeda dengan yang sering kita lihat di film-film, makhluk luar angkasa biasanya kecil, warnanya hijau dan bentuknya aneh. Daemon ini seperti manusia biasa yang seperti katy katakan, tinggi, keren dan memiliki mata hijau. Ini masih ada miripinya ya… warna hijaunya Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Review Buku

ALLEGIANT : #3 Divergent Trilogy

allegiant

Judul Buku : Allegiant
Penulis : Veronica Roth
Penerbit Indonesia : PT.Mizan Pustaka
Cetakan I : Mei 2014
Jumlah halaman : 492 hal
ISBN : 978-979-433-837-7
Penerjemah : Nur Aini dan Indira Briantari Asni

Allegiant ini merupakan the last series Divergent Trilogy. Kalau yang namanya the last, ini biasanya memang sangat ditunggu-tunggu,apalagi jika sudah membaca seri 1 dan 2 sebelumnya, pasti sudah tidak sabar.
Dan ini yang ku alami, begitu penerbit memberikan info akan segera diterjemahkan, saya langsung order, menunggu kuranglebih sebulan sampai buku ini diterbitkan.Saat saya buat review ini, karena sudah agak lama juga, saya perlu “reread” untuk mengingat kembali detail ceritanya.

“Bagaimana bila seluruh hidupmu adalah dusta? Dan satu kebenaran-seperti satu pilihan -mengubah semua yang kau percaya”  Itu adalah tagline dibuku ini yang menurutku sangat mewakili semua seri divergent trilogy, karena memang begitu banyak hal yang terungkap di seri pamungkas ini. Kalau di buku pertama masih terfokus pada masa inisiasi faksi Dauntles (Faksi yang dipilih tokoh utama Tris dan Four), di buku ke-2 sudah mulai mengungkap tentang faksi-faksi yang ada dan latar belakang pembentukan faksi-faksi tersebut, sehingga ada muncul nama Edith Prior (apakah masih ada familiy dengan Tris Prior…akan dibahas di buku 3)

Allegiant sebagai buku pamungkas divergent trilogy, agak membuat saya heran karena jumlah halamannya lebih sedikit dibandingkan seri sebelumnya, yah..meskipun kuantitas tidak selalu menjamin kualitas :). Tetapi ekspetasiku sudah terlanjur tinggi, jadi langsung kubaca.  Dan ini juga yang membedakan dengan 2 buku sebelumnya, karena ada 2 POV (Point Of View) dari Four dan Tris, awalnya sempat bingung, tetapi karena di tiap awal bab ada tertulis PoV, So itsnot problem.

Di awali dengan Tris dan kedua temannya Christina dan Cara yang berada di penjara, ingat dengan buku 2, Tris di tuduh melakukan pemberontakan, jadi disinilah mereka oleh Evelyn Jhonson di tahan. Tentu saja Four kekasih Tris tidak tinggal diam, berusaha membantu agar segera terbebas. Di Buku ke-3 ini hubungan tris dan Four yang awalnya sempat memanas kini sudah mulai kembali akur. Sementara konflik masih tetap berlanjut antara kelompok yang ingin tetap berkuasa yang dippimpin oleh Evelyn (ibunya Four) dan sekelompok lain yang memberontak yang dinamakan “Allegiant = SETIA”

Setelah Tris bebas, mereka berusaha untuk keluar dari kota, melewati perbatasan, Tris -Four serta teman-temanya ingin mengetahui apa yang ada di luar perbatasan, akhirnya mereka berhasil keluar, meskipun akhirnya ada yang tertembak Tory  meninggal pada saat pelarian tersebut. Dan disinilah mereka banyak dikejutkan beberapa hal. Ternyata mereka hanya eksperiment oleh orang-orang yang berada di luar perbatasan. dan kota Chicago tempat asal Tris dan teman-temanya merupakan salah satu kota yang berhasil dalam eksperimen tersebut. Lembaga yang membuat eksperimen tersebut dinamakan Biro Kesejahteraan Genetika yang dipimpin oleh David. Dulu manusia percaya, bahwa setiap DNA ada gen jahat, sehingga perlu diperbaiki. Seiring berkembangnya waktu, terbentuk Gen yang sudah baik atau MG (murni Genetis) dan Rusak Genetis (RG). Hal ini juga yang sempat memicu pertengkaran antara Tris dan Four, dimana Tris terdeteksi sebagai gen yang baik MG sedangkan Four masih Rusak Genetis (RG), bahkan terjadi pemberontakan terhadap biro dimana Four juga terlibat di dalamnya. Meskipun akhirnya mereka kembali bersama dan saling memahami satu sama lain. Apalagi di akhir cerita ketika Biro Kesejahteraan genetik akan melakukan eksprimen kembali dengan  menghapus ingatan semua orang, Tris dan Four bekerjasama untuk menyelamatkan orang-orang yang dicintanya.

Sebenarnya endingnya sangat mengejutkan, karena Sad Ending…biasanya novel-novel yang kubaca selalu happy ending,happily after ever he..he..tetapi ini lain. Awalnya sempat nyesel dan ga terima sama veronica roth yang bikin akhir cerita begitu. Tetapi setelah kubaca berulang kali, ini memang yang terbaik buat keseluruhan cerita ini. Saya setuju bahwa setiap orang harus berani mengambil pilihan dan setiap pilihan itu ada resikonya. Dan sekali lagi bahwa sejauh-jauhnya kita pergi, keluarga adalah tempat kembali…lho,,ini nyambung ga ya 🙂

Saya dari awal memang sudah suka dengan sosok Tris, perempuan yang tegar, berani, smart dan penyayang. Menurutku Mba veronica Roth, ingin menyampaikan bahwa remaja seharusnya lebih banyak berkarya dan berani melakukan atau membuat hal-hal yang berbeda tetapi positif dengan tetap mengindahkan oranngtua atau keluarga. Karena jaman sekarang banyak remaja yang tergerus jaman dengan tidak menghormati orangtua. Kalau ini sih murni pendapat saya..secara saya udah emak-emak, yang aware dengan anak dan remaja :). Pokoknya ini recomended banget deh buat dibaca, bukan hanya ada drama saja, tetapi ada unsur sains, dan action juga

1 Komentar

Filed under Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Penerbit Mizan, Review Buku, Veronica Roth

INSURGENT : Trilogi Divergent series 2

 

insurgent

Judul Buku : Insurgent

Penulis : Veronica Roth

Penerbit : Mizan pustaka

Halaman : 500 hal

Tahun Terbit: 2013

Dapat di beli : bukupedia.com

Ini adalah buku kedua dari trilogi divergent, di buku kedua ini akan ada karakter -karakter baru, yang di buku pertama hanya di ceritakan selintas, tapi di buku ini dibahas jelas seperti orangtua four atau tobias. Dan saya makin suka dengan tokoh Tris di buku ini, sosok yang kuat, tegar ,pemberani dan sekaligus penyayang.  Salah satu alasan saya menyukai trilogi divergent ini karena karakter utama nya perempuan seperti Tris

“satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.”

Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.
Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.

Berhasil kabur dari peperangan Abnegation dan Dauntles. Tris, Tobias, Peter, Marcus (pemimpin abnegation, sekaligus ayahnya Tobias), dan Caleb (kakak Tris yang masuk Erudite) pergi ke faksi Amity untuk mencari perlindungan. Amity ini yang memang sifat faksinya menjunjung kedamaian, mereka nerima mereka. disini Tris membuntuti Marcus yang berduaan dengan Johanna (juru bicara faksi Amity, Amity ini tdk punya pemimpin), Johanna membujuk Marcus untuk memberi tahu rahasia yang hanya Abnegation yang tahu, dan yang membuat Abnegation rela mati. Tapi Marcus menolak. Tris juga nyoba untuk mengetahui kebenaran rahasia ini, tapi Marcus tetep nolak.

tiba-tiba Dauntles pembelot (Dauntles yang berkhianat dengan bersekutu bareng Erudite) menyerang markas Amity, bukan menyerang Amitynya tapi Abnegation. Tapiii Abnegation berhasil berpencar, Tris, Tobias, Caleb dan Susan (tetangga Tris waktu di abnegation) berhasil kabur dan menaiki kereta yang ditumpangi factionless, dan mereka awalnya disuruh keluar, cuma pas Four ngaku sebagai Tobias Eaton, mereka diterima dan dibawa ke markas factionless yang ternyata pemimpin mereka, Evelyn, adalah ibu kandung Tobias. mereka, factionless ingin mnyerang Erudite dan memusnahkan apa yang namanya faksi ini. dan makin kompleks permasalahanya…alur yang tidak terduga

Di buku dua ini, kita bisa tahu lebih banyak tentang Amity, Candor, pokoknya kelima faksi ini, factionless juga ikut diceritain. semua faksi berperan walau tdk banyak. Karakter para tokoh disini juga semakin jelas, bikin kaget sendiri.

Dan disini seperti terlihat sisi Tris yang lemah, kok dia berasa nangis terus ya? disini Tris juga memendam banyak rahasia, begitu juga Four yang menyebabkan hubungan mereka up and down.Tapi justru menurutku Tris adalah sosok yang paling kuat…setelah kubaca sampai endingnya
Jadi, intinya ya jangan terlalu percaya sama orang lain bahkan keluarga kamu sendiri, Satu-satunya yang bisa kamu percaya adalah dirimu sendiri, just like what Tris does, walaupun di tengah nanti terlihat tris seperti orang yang menyebalkan dan berpikir tanpa akal sehat tapi menurut saya , She does that because she want to survive and save everyone from the evilness of Jeanine from Erudite.
Just like in war, people die, so does in Insurgent. prepare yourself not to be dissapointed/ sad
Intinya di novel ini nanti sebagian rahasi besar yang ditutup-tutupi akhirnya terbuka dan semua orang mengetahui kebenarannya, kenapa Divergent di anggap berbahaya, kenapa Tris bisa jadi Divergent, dan memiliki 3 sifat dari 5 fraksi yaitu Dauntless, Abnegation dan Erudite.
” Kebenaran itu kadang sangat menyakitkan, but, you have to get over it and move on”
kalian masih akan menemukan The Braveness, The action and The lovely moment from Insurgent

Untuk memperoleh buku ini dapat di beli di  Bukupedia.com

## Quotes :
• “Berapa lama pun seseorang dilatih agar jadi berani, kita tak penah tahu apakah mereka memang berani atau tidak hingga sesuatu yang nyata terjadi.”
• aku pernah membaca bahwa menangis itu tak dapat dijelaskan secara ilmiah. fungsi air mata hanyalah untuk membasahi mata. Tak ada alasan yang jelas mengapa kelenjar air mata memproduksi banyak air mata saat emosi.
• “Aku tak tahu kau hidup di dunia yang mana, tapi diduniaku orang-orang hanya melakukan sesuatu untuk orang lain karena dua alasan. Yang pertama, jika orang itu menginginkan sesuatu sebagai balsannya. Dan yang kedua, jika orang itu merasa berutang pada orang lain.” –
• Aku menyadari orang itu memiliki berlapis-lapis rahasia. Jika kita pikir kenal dan memahami meraka, tapi motivasi mereka selalu tersembunyi dari kita, terkubur di dalam hati mereka. Kita tak akan pernah mengenal mereka, tapi terkadang kita memutuskan untuk memercayai mereka

Tinggalkan komentar

Filed under Lomba Resensi Bukupedia, Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Penerbit Mizan, Review Buku, Veronica Roth

DIVERGENT

Judul Buku   : Divergent

Penulis  : Veronica Rooth

Penerbit: Mizan Fantasi

Tahun Terbit : Juli 2012

Genre : Fantasy

Halaman :543 hal

ISBN :979-433-697-1

Penerjemah : Anggun Prameswari

Novel Divergent merupakan buku pertama dari Trilogy Divergent penulis Veronica Roth
Menurutku ini novel sciene fiksi. Novel ini bercerita tentang kehidupan masa depan, pasca perang nuklir yang menimbulkan kehancuran dunia.
Berlatar belakang tempat di chicago masa depan, negara bagian terbesar Amerika serikat
Sistem pemerintahan Chicago berubah akibat perang nuklir . Masyarakat pada masa itu dikelompokan menjadi faksi-faksi. Semua yang telah berusia 16 tahun diwajibkan untuk memilih faksi/kelompoknya sendiri. untuk menentukan faksi yang dipilih akan ditentukan berdasarkan hasil tes masing-masing orang, akan tetapi setiap orang berhak menentukan pilihan faksinya apakah sesuai dengan hasil tes atau akan menyeberang/meninggalkan faksi yang merupakan hasil tes tersebut.
Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya
Ada 5 faksi :
1. Faksi Amity (The peaceful) bagi mereka yang mencintai kedamaian dengan simbolnya yaitu pohon
2. Faksi Erudite (the intelligent)bagi mereka yang haus akan ilmu dan tidak tahan dengan ketidaktahuan, bersimbol Mata.
3. Faksi Candor (the honest)bagi mereka yang menghargai kejujuran dan membenci kebohongan, bersimbol Timbangan.
4. Faksi Abnegation (the selfless) bagi mereka yang tidak pernah egois, bersimbol dua tangan menengadah keatas.
5. Faksi Dauntless (the brave)bagi mereka para pemberani, bersimbol lingkaran dengan nyala api.

Adalah Beatrice Prior. Gadis kurus, pendek yang telah mencapai usia 16 tahun dan berasal dari faksi Abnegation. Tumbuh di lingkungan Abnegation, Beatrice diajarkan untuk tidak egois dan menolong sesama tanpa pamrih. Namun, Beatrice tidak merasa cocok dan yakin dengan kehidupan yang diajarkan oleh orang tuanya.
Berbeda dengan Caleb, kakaknya yang tidak egois dan selalu mementingkan orang lain. Sebelum upacara pemilihan, Beatrice harus menjalani sebuah tes. Aptitude test. Hasil tes Beatrice menunjukkan bahwa dia memiliki 3 sifat faksi yaitu Abnegation, Erudite dan Dauntless. Yang bisa juga disebut dengan Divergent. Tori (pengawas test Beatrice) memutuskan akan menghapus hasil tes Beatrice dan menggantinya dengan Abnegation. Karena menjadi Divergent adalah suatu hal yang berbahaya, Tori pun menasehati untuk menyimpan rahasianya rapat rapat.

Upacara pemilihan tiba, Beatrice dikagetkan dengan keputusan Caleb untuk pindah faksi ke Erudite.
Beatrice pun memutuskan untuk meninggalkan Abnegation dan pindah faksi ke Dauntless.
Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice merubah namanya menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.
Meski merasa bersalah kepada kedua orang tuanya, Beatrice sama sekali tidak menyesali keputusannya.

Menjadi seorang anggota resmi Dauntless, Tris harus mengikuti serangkaian tes inisiasi yang keras, brutal dan sadis. Tris hanya memiliki 2 pilihan, maju atau mundur. Apabila ia mundur, ia akan menjadi gelandangan tidak memiliki faksi. Tris harus kerja keras untuk bisa lolos tes inisiasi yang brutal dan tak kenal ampun. antara lain meloncat dari kereta api yang sedang melaju tinggi, terjun dari atap setinggi lebih dari 6 m, bertarung dengan tanpa kata menyerah. semua itu menantang adrenalin kita
Setelah berkali-kali babak belur dan pingsan akibat berantem tangan kosong, dilempari pisau akhirnya Tris berhasil melewati Tahap pertama (tes fisik) . dan selanjutnya tahap kedua yang lebih sulit Tes Simulasi

Tes simulasi ini berupa tes dimana seseorang pikiranya masuk dalam dunia ketakutannya, dan harus bisa menghadapi ketakutan yang ada pada dirinya sendiri.
Dalam tes simulasi ini Tris mampu melewati dengan sangat baik, bahkan menempati ranking ke 2, dari yang sebelumnya ranking terendah. Hal ini membuat beberapa temannya iri dan mereka menyakiti dan hampir membunuhnya, pada saat yang tepat instrukturnya Four (Tobias Eaton ) berhasil menolongnya…..dan selanjutnya hubungan mereka makin intens.
Four juga yang membantu Tris melewati tahap simulasi, apabila tris tetap melewati tes simulasi terlalu cepat dapat membahayakan nyawa Tris, karena para pemimpin Dauntless akan mengetahui bahwa Tri adalah Divergent. Dan mereka memburu divergent
Four membantu Tris bagaimana menghadapi tes silumasi ketakutannya sehingga pemimpin dauntles tidak curiga.
Dan finaly…Tris berhasil. Secara resmi telah menjadi anggota Faksi Dauntless
ini bukan akhir seperti novel lainnya yang langsung happy ending….justru ini baru permulaan….

Disini Tris kehilangan orang-orang yang dicintainya; kedua orangtuanya, sahabatnya, diwaktu bersamaan….dan hampir membunuh Four orang yang dicintainya

Novel ini disi dengan ketegangan-ketegangan yang tidak berkesudahan, dari awal sampai akhir …dan makin lengkap dengan sesekali moments manis Tris dan Four
setelah membaca novel ini sangat penasaran untuk membaca sekuelnya…buku 2 : insurgent

Buku ini menempati posisi 6 dalam daftar buku berseri terlaris The New York Times pada tanggal 22 Mei 2011, dan tetap menempati posisi tersebut selama 11 minggu. Divergent juga bertengger selama 39 minggu di posisi puncak daftar buku anak-anak terlaris tahun 2012.
Divergent juga telah meraih sejumlah penghargaan, termasuk Buku Favorit Tahun 2012 dari Goodreads, Best Book of The Year DI Barnes & Noble, Publisher Weekly, Amazon.com, dan NPR.

Buku ini sudah di filmkan tanggal 20 Maret 2014 dengan pemeran utama Shailen Woodly (Tris) dan Theo James (Four)

Film ini merupakan salah satu film favoritku, yang berkali-kali ku tonton. Meskipun ada beberapa adegan yang berbeda di novel dan filmnya antara lain saat ibu tris datang berkunjung, kalau di buku datang secara terang-terangan dalam acara hari kunjungan dauntles, tetapi di film ibunya datang secara sembunyi-sembunyi dan tidak boleh ketahuan dengan peserta atau instruktur dauntles. Ada adegan saat salah satu peserta inisiasi Albert, matanya di tusuk pisau oleh peserta lain Peter, mungkin ini terlalu sadis jadi tidak ditayangkan, tetapi masuk dalam salahsatu “deleted scane”. Selain itu adegan saat Tris dan Four berciuman untuk pertama kali , kalau di buku mereka berdua ada di bebatuan dekat air terjun, sedangkan di film berada di salah satu gedung markas Dauntles.

Film ini merupakan salah satu film terlaris di holywood dan tentunya di Indonesia, terbukti tahun ini sekuelnya insurgent juga tayang pada tanggal 20 Maret 2015

#Quotes :
• Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya. Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya
• Becoming fearless is not the point. That’s Impossible. It’s learning how to control your fear, and how to be free with it.”-
• Sometimes crying or laughing are the only options left, and laughing feels better right now.” –
• Dan, saat kau bertindak tanpa memperdulikan dirimu sendiri, itulah titik terberani dirimu
• kita hanya perlu membiarkan rasa bersalah menjadi pengingat agar kita menjadi lebih baik

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Penerbit Mizan, Review Buku, Veronica Roth