Resensi : BERBENAH JADI DUIT

Berbenah jadi duit, Senin 9 April 2018

UPAYA MENYELAMATKAN KEUANGAN KELUARGA

Judul Buku      : Berbenah Jadi Duit
Penulis             : Yoon Sun-hyun

Penerjemah      : Asti Ningsih
Penerbit             : Bhuana Ilmu Populer
Cetakan I           : 2018
ISBN                   : 978-602-455-389-0
Tebal                   : 258  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Pada zaman serba instan seperti sekarang, dimana segala sesuatu dapat dengan mudah diperoleh akan memicu seseorang untuk berperilaku konsumtif. Terkadang barang yang dibeli, bukan barang yang dibutuhkan melainkan karena tergoda oleh promosi potongan harga atau hadiah. Menurut pakar pendidikan keuangan Korea, Je Yoon-kyung menyimpulkan bahwa masyarakat Korea salah memaknai pemborosan. Pemborosan bukanlah membeli barang yang mahal, tetapi membeli barang yang tidak diperlukan (hal: xii).

Pada umumnya seseorang tidak mempunyai uang, bukan dikarenakan mempunyai penghasilan sedikit, melainkan dengan mudah menggunakan uang untuk hal-hal kecil tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Seseorang sering membeli barang-barang dengan memanfaatkan potongan harga, perilaku yang terus menerus ini membuat tanpa sadar menguras penghasilan dan membuat rumah penuh dengan barang, yang sebenarnya tidak terpakai. Berhati-hati dalam mengeluarkan uang, sama halnya meningkatkan pendapatan secara nyata. Dengan demikian untuk menambah kekayaan dapat dilakukan dengan memiliki lebih sedikit barang.

Berbagai tips menjadi orang kaya telah banyak ditulis oleh pakar keuangan atau para praktisi, namun buku Berbenah Jadi Duit memberikan solusi yang lebih aplikatif dan membuat hidup menjadi bahagia. Penulis Yoon Sun-Hyun yang merupakan Konsultan Berbenah Nomor 1 di Korea Selatan memberikan fakta dan pemahaman baru tentang pentingnya berbenah rumah. Berbenah rumah, tidak hanya membuat rumah terlihat rapi, dan nyaman dihuni, namun dapat meningkatkan kekayaan. Berbenah, selain membuat rumah leluasa juga melatih keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri dalam memutuskan sesuatu.

Berbenah membuat kita bisa memutuskan apakah suatu barang tidak diperlukan lagi atau justru berharga bagi kita (hal :21)

Dalam buku ini membahas antara lain tentang motivasi seseorang untuk melakukan berbenah, tips berbenah dalam seratus hari, cara mengelola keuangan, cara menghitung biaya peluang, cara merapikan barang di setiap sudut rumah (kamar , lemari, kulkas, rak buku, bukti pengeluaran) dan masih banyak tips lainnya.

Salah satu trik dalam mengelola keuangan secara sederhana antara lain dengan merapikan isi dompet. Hal yang perlu diperhatikan dalam merapikan isi dompet yaitu kelompokan isi dompet dalam tiga kelompok; barang yang perlu dibuang, perlu dipakai ulang dan barang penting. Setelah mengelompokkan, isilah dompet dengan hal yang penting atau diperlukan saja, misal ; uang tunai, kartu identitas, kupon tempat yang sering dikunjungi dan kartu kredit. Seseorang sering mempunyai kartu kredit lebih dari satu dalam dompet, sebaiknya hanya memiliki satu kartu kredit, karena kartu kredit telah terbukti menyebabkan konsumsi berlebihan. Apabila dompet rapi, maka pembelian barang yang sia-sia dapat berkurang.

Dalam membeli suatu barang sebaiknya juga memperhitungkan biaya peluang. Biaya peluang adalah nilai biaya yang harus direlakan karena sebuah pilihan. Biaya peluang karena menaruh barang setara dengan nilai ruang yang ditempati barang tersebut (hal : 4). Sebagai contoh apabila harga tanah satu meter adalah lima juta, maka ketika membeli barang yang membutuhkan ruang untuk menyimpan barang tersebut membutuhkan ruang satu meter maka biaya peluang yang harus direlakan adalah lima juta. Apabila dalam membeli suatu barang, memperhitungkan biaya peluang, maka seseorang akan lebih selektif dalam membeli barang.

Buku ini sangat aplikatif, karena dilengkapi dengan ilustrasi dan tips serta action plan yang dapat menjadi panduan untuk berbenah dan menyelamatkan keuangan

*) Tulisan ini dimuat di Koran Jakarta, Senin 9 April 2018

BERBENAH-JADI-DUIT.jpg

 

Diterbitkan oleh siti nuryanti

I'm wife.. a mom with 2 kids and employee full time...but i always have time to read a books

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: