Tag Archives: WanderWoman

Wander Woman

Judul Buku :Wander Woman
Penulis : Nina Addison, Irene Dyah, Fina Thorpe-Willet dan Silvia Iskandar
Ilustrasi Isi: Ella Elviana
Penerbit : PT.Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : 19 September 2016
ISBN :978-602-03-3375-5
Halaman :360 hal

Bagaimana Beradaptasi Hidup secara Nomaden di Luar Negeri

“Tolkien mengatakan,“Not all those who wander are lost.” Tidak semua orang yang berkelana kehilangan arah. Tanyakan saja pada Arumi, Cilla, Sabai, dan Sofia—empat sahabat yang terpencar di berbagai negara. Dalam cerita mereka yang terinspirasi dari kisah nyata ini, “tersesat” punya makna berbeda. For them, home is never a place, but people—and sometimes even suitcases.

Novel ini berkisah tentang 4 sahabat wanita yang terpisah dan mencoba untuk tetap survive di berbagai negara. Mereka menyebut dirinya Wander Woman. Terinspirasi dari tokoh superhero Wonder Woman, tetapi Wander diartikan rajin berkelana, dipaksa hidup nomaden. 4 wanita itu adalah Arumi, Cilla, Sabai dan Sofia.

Pricilla (Cilla) adalah tipe gadis kota, yang hanya nyaman jika situasi serba terkontrol. Menikah dengan pria Eropa (William) dan dikaruniai dua anak Alex dan Emiliy. Cilla akan berkisah tentang petualangannya di Skotlandia. Keseruan Cilla di Skotlandia saat tetangganya pasangan Nicole-Jake , mengundang mereka untuk hadir dalam acara Wedding vow renewal.  Sebenarnya pesta ini tidak akan menjadi “tragedi kecil”, apabila kondisi cuaca di Skotlandia normal , ada badai hurricane yang melanda kota itu. Dan suasana pesta menjadi kacau saat  angin menerjang segala yang ada di halaman hotel tempat acara tersebut, beberapa tamu sempat terluka.Selain kondisi alam, Cilla juga dihadapkan dengan sosialisasi dan budaya disana, Cilla sempat terkaget-kaget dengan kebiasaan wanita yang berselingkuh dengan laki-laki ,bahkan bukan karena pernikahannya tidak bahagia, hanya karena bosan saja 😦  Hal lainnya, saat tinggal di Aberdeen, betapa susahnya mendapatkan SIM, sehingga terpaksa menyewa instruktur, padahal Cilla sudah dapat menyetir. Belum lagi kisah kemalingan di rumah saat pagi-pagi,di kota yang katanya damai dan tenang.

Baca lebih lanjut

Iklan

3 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Penerbit Gramedia, Review Buku