Tag Archives: Tasaro GK

Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta : Kumpulan Cerpen Tasaro GK

Judul Buku :Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta
Penulis : Tasaro GK
Penyunting: Indradaya S.P
Penerbit : Qanita PT.Mizan Pustaka
Cetakan I : Mei 2013
ISBN :978-602-9225-88-4
Halaman : 264 hal

wp-image-1452524960jpeg

Cinta itu hanyalah tenaga untuk menjalani hidup, bukan ujung perjalanan yang menjadi tujuan (TSKDC : Puisi ; hal 14)

Pada pernikahan – pernikahan lampau, ketika kata cinta bahkan tidak pernah dilisankan begitu rupa, imbasnya mampu mencengkeram hati begitu lama (TSKDC : Puisi ; hal 15)

Itu adalah beberapa qoute dalam kumpulan cerpen yang berjudul  Puisi. Dalam bagian pertama ini, langsung menarik perhatianku, kisah dokter yang berbeda dengan orang yang berprofesi dokter pada umumnya. Dia adalah Dokter yang mempunyai hobi baca puisi, suka menyanyi, gaul, humoris, dan sangat perhatian dengan pasien tua yang berusia hampir 60tahun ini. Dan kisah pasien ini mempunyai arti sendiri bagi Dokter dan bagi pembaca cerita ini.

Buku ini terdiri dari 9 cerpen yang masing-masing mempunyai tema yang berbeda-beda. Awalnya saya tidak tahu, kalau buku ini merupakan kumpulan cerpen. Kupikir ini novel dengan tema cinta atau romance, tetapi ternyata ini sastra. Saya membeli karena tertarik dengan cover nya , kombinasi hamparan langit biru dan taman bunga dengan seorang gadis yang melintas . Lay out dari buku ini juga menarik, dalam tiap babnya kertasnya dibuat warna yang berbeda, ada biru, kuning, hijau , pink dsb. Ini tentu menambah cantik bukunya. Selain itu nama besar Tasaro GK, juga menjadi pertimbanganku. Buku yang kubaca pertama dari penulis ini adalah Serial Muhammad, yang menjadi best seller nasional. Setelah membuka bab demi bab , selalu diselipin lukisan karya Dredha Gora Hadiwijaya. Saya tidak mengenal Pelukis ini, seperti saya juga buta soal keindahan lukisan. Cukuplah menikmati buku ini yang sebenarnya sedikit “berat” dengan bahasa sastranya

9 cerita dalam buku ini saya suka, semua kubaca sampai habis. Meskipun ada beberapa bagian yang saya masih meraba-raba maknanya. Masing-masing cerita mempunyai nilai ketertarikan tersendiri. Tampaknya penulis suka dengan hal-hal yang tidak biasa di masyarakat kita, dan di tulis dengan bahasa yang enak, mengena di hati.
Sebagian besar tema-tema sosial kemasyarakatan, antara lain kisah seorang yang tergabung dalam Kelompok aktivis keagamaan (dalam cerita : Bukan Malaikat Rehat), kisah tentang penyimpangan seksual (Tuhan Ngga Pernah Iseng)dan (Separuh mati), Perilaku yang terlihat aneh di masyarakat, menyukai hal2 yang bersifat sadis (Roman Psikopat), Kisah Penulis yang sedang naik daun dan go internasional (Atarih). Untuk cerita Atarih ini pikiran saya terbawa sama salah satu penulis Indonesia yang memang sedang terkenal, Andrea Hirata. Secara kebetulan nama Atarih adalah kebalikan dari Hirata, mungkin benar penulis terinspirasi dari Andrea Hirata

Baca lebih lanjut

Iklan

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Penerbit Mizan, Review Buku

(Giveaway)Muhammad 3 :Sang Pewaris Hujan

blogtour

Assalamualaikum teman-teman…

Setelah seminggu kemarin, saya sudah review Muhammad 3 :Sang Pewaris Hujan, ini saat yang ditunggu-tunggu….its Giveaway time

Salah satu dari temen-temen akan mendapatkan satu buku Muhammad seri 3 : Sang Pewaris Hujan. Syaratnya gampang kok

Persyaratan :

  1. Follow blog ini dengan cara klik tombol “W” di kanan atas atau lewat Email
  2. Follow akun twitter @bentangpustaka dan @NelyRyanti
  3. Share info Giveaway ini di twitter dengan tagar #BlogtourMuhammad, mention @bentangpustaka dan @NelyRyanti atau bisa share di Facebook @Bentang Pustaka
  4. Tinggalkan komentar di Review Sang Pewaris Hujan
  5. Giveaway ini berlangsung hanya sehari tanggal 01 Mei 2016 mulai jam 00 – 24.00 Wib
  6. Pengumuman akan di dilaksanakan besok harinya tanggal 02 Mei 2016

Dan Pertanyaannya :

Apabila kamu hidup di jaman Rasulullah Muhammad SAW, ketika mendengar beliau wafat, bagaimana perasaan kamu ?

Tulis jawaban kamu di kolom komentar, disertakan dengan Nama, akun twitter, dan Link share

Selamat mengikuti …!!

Wassalamulaikum wr.wb

 

 

11 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Bentang Pustaka

(Blogtour-Review) Muhammad: Sang Pewaris Hujan

Sang Pewaris

Judul Buku : Muhammad : Sang Pewaris Hujan
Penulis : Tasaro GK
Penerbit : PT. Bentang Pustaka
Cetakan I : Desember 2015
ISBN :978-602-291-135-7
Halaman :592 hal

Rating : 5 dari 5

Harga : Rp 124.000 (bukupedia )

 

Blurb

Saya datang kemari dalam sebuah misi yang sangat penting. Saya perlu mengetahui sebanyak-banyaknya peninggalan tertulis Pendeta Bahira, perihal Nabi yang Dijanjikan. Tolong saya. Saya dalam keterburu-buruan dan kehati-hatian. Keselamatan saya menjadi taruhan.Bersama permohoanan ini saya tinggalkan cincin pusakan ini sebagai upah yang sepadan

Pesan dari Elyas semakin membuat Kashva bingung akan keberadaan sahabatnya itu. Dia mencari Elyas dari Suriah hingga ke Yerusalem, hanya untuk mendapati kedua kota itu telah takluk oleh tentara Islam. Adalah ‘Umar bin Khattab yang telah menaklukkan keduanya tanpa pertumpahan darah. Sang Khalifah bahkan melarang perusakan terhadap rumah-rumah ibadah di tanah taklukannya.

Kemuliaan ‘Umar menggetarkan hati Kashva sehingga dia memutuskan untuk mengikuti sang Khalifah sampai ke Madinah. Namun, keselamatan Kashva justru terancam di kota itu. Keberaniannya menentang Hurmuzan—seorang bangsawan Persia pengkhianat yang masuk Islam hanya demi keselamatan dirinya sendiri—membuat Kashva diburu.

Sementara itu, Elyas ternyata masih hidup meski dalam keadaan terluka. Dia berada di Alexandria, Mesir, tempat di mana perang akan segera meletus. Elyas menjadi saksi kemurkaan Kaisar Heraklius, serta kemustahilan di mana hanya ada empat ribu tentara Islam yang melawan dua puluh ribu tentara Bizantium. Di tengah suasana yang tengah memanas, akankah Elyas menemukan jawaban perihal Muhammad, sang Nabi yang Dijanjikan tersebut?

Saya mengucapkan terimakasih kepada Bentang Pustaka dan Tasaro GK, karena telah memberi kesempatan dalam serangkaian #Blogtour Muhammad. Dan ini adalah pemberhentian terakhir  yang membahas seri-3 Muhammad : Sang Pewaris Hujan. Sebelumnya telah dibahas Seri 1 Muhammad : Lelaki Penggenggam hujan di blog Wardahtuljannah dan Seri 2 Muhammad : Para Pengeja Hujan di blog Nisa Rahmah. Dan bagi pencinta seri ini, pastinya sudah menunggu seri terakhirnya yang baru-baru ini terbit yaitu Muhammad : Generasi Penggema Hujan.

Sebelumnya saya sempat penasaran kenapa penulis menggunakan kata hujan dalam setiap judul bukunya, dan setelah saya “googling”. Menurut Tasaro, kata “hujan” mempresentasikan sebuah wahyu yang diberikan pada nabi. Kalau saya boleh menambahkan hujan itu identik dengan berkah atau rahmat yang turun dari langit. Dan itulah kenpa saya juga suka hujan ..#eh ga usah dibahas 🙂

Seri ke-3 ini bercerita pasca Nabi Muhammad Saw wafat yaitu masa kekhalifahan yang kedua Umar bin Khatab, tentang penaklukan negeri-negeri di Byzantium, seperti Suriah, Palestina dan Mesir. Dan perang yang paling lama dan menegangkan saat penaklukan Alexandria (Mesir). Kisah petualangan Kashva, Sang Pemindai Surga masih berlanjut. Di awali dengan kisah Kashva yang pergi ke Suriah,dimana saat itu Suriah baru saja ditaklukan oleh tentara islam. Pencariannya berlanjut ke Persia, tetapi sebelumnya mampir ke Palestina dan  Madinah. Di Madinah  Kashva tinggal dengan keluarga Pendeta Bar Nasha, yaitu Abdul Masih dan anaknya (namanya juga Abdul Masih). Kashva berharap bertemu dengan Salman Al Farisy, salah seorang sahabat Rasul, dimana menurut Pendeta Bar Nasha, Salman dapat membantu Kashva menemukan pencariannya.  Setelah beberapa bulan tinggal di Madinah, Kashva berniat melanjutkan perjalanan ke Persia, tetapi dalam perjalanan dia bertempur dengan Hurmuzan dan Abu Lu’lah, hingga terluka dan menyebabkan hilang ingatan. Pada saat di temukan oleh Tabib Boutros dan anaknya Maria, Kashva tidak dapat mengingat namanya, hanya Tasbih berbandul Salib dan ingatan sekilasnya tentang cincin dan surat yang didalamnya tertulis Elyas. Dan dia berada di Alexandria, Mesir

Sementara itu, Khalifah Umar Bin Khatab dengan ketegasannya, banyak melahirkan kebijakan yang menerabas jaman. Dia membentuk tata kelola sebuah negara yang maju, membentuk jejaring pemerintahan antar wilayah negara, majelis negara, jawatan pajak, pengadilan, pengaduan hukum, ketentaraan dan keamanan rakyat, pendidikan, keagamaan dan wakaf, perbendaharaan negara, pembangunan kota-kota, masjid, dan madrasah. Umar bin Khattab juga terkenal dengan rendah hati dan kedermawanannya, apabila sedang tidak bertugas menyelesaikan permasalahan umat, ia akan bergerilya malam hari, melihat dari dekat kehidupan masyarakatnya dan tidak segan-segan memberikan bantuan penduduk yang sedang kesulitan. Baca lebih lanjut

12 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Buntelan, Novel Religi, Penerbit Bentang Pustaka, Review Buku