Tag Archives: Khadijah

Pemenang Giveaway Khadijah : First Love Never Dies

banner Khadijah

Halo book lovers…

Saat yang ditunggu-tunggu, bagi peserta giveaway adalah  pengumuman pemenang.  Sebelum saya umumkan, terlebih dahulu saya mengucapkan terima kasih kepada Mba Irfa Hudaya,  Sang Penulis dan penerbit Tiga serangkai, yang telah memberi kesempatan saya menjadi salah satu host blogtour ini. Saya mohon maaf apabila belum memenuhi harapan  selaku host blogtour ini, mengingat partisipan yang tidak banyak. Dan untuk teman-teman host terimakasih atas kerjasama dan dukungannya, semoga kita dapat kerjasama lagi di lain kesempatan.

Dan untuk semua peserta giveaway, terima kasih telah berpartisipasi dan mengunjungi blogku yang sudah dipenuhi sarang laba-laba ini 🙂

Dan pemenang Giveaway Khadijah adalaaah…..

The Winner is

Nama : Farida Endah
Akun twitter /IG : @farida_271

Selamat untuk pemenang …….

kirimkan biodata ; Nama ,Alamat lengkap dan No HP ke email:sitinuryanti@yahoo.com paling lambat 2 hari sejak pengumuman

Dan bagi  yang belum beruntung kalian dapat masih dapat mengikuti giveway di resensi.ilarizky.com

Sampai jumpa di giveaway selanjutnya

Iklan

2 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Novel Religi

Blogtour-Giveaway : Khadijah

 

cover khadijah

Judul Buku      : Khadijah : First Love Never Dies
Penulis             : Irfa Hudaya
Penerbit           : Tinta Medina, Creative Imprint of Tiga Serangkai
Cetakan I         : April 2019
ISBN                  : 978-623-7011-89-7
Tebal                 : xiv,  258 halaman

 

Blurb

Khadijah menyimpan sebongkah cinta terhadap seorang lelaki yang terkenal dengan kejujurannya. Namun, wanita yang sudah pernah menikah itu ragu-ragu, apakah cintanya punya hak mendapat balasan serupa?

Dirinya urung menyatakan keinginan untuk menikahi Muhammad. Sayangnya, rasa sejernih mutiara itu malah membesar. Dengan tekad yang bulat, Khadijah menemui sepupunya, Waraqah bin Naufal.

Hati Khadijah semakin kuat setelah pertemuan itu. Lantas, akankah cintanya berbuah manis? Apakah kehadiran Khadijah dalam kehidupan Muhammad mempunyai peran yang besar?

Pembahasan tentang cinta memang tidak pernah habis dikupas, banyak buku yang menjadikan cinta sebagai tema utama. Dalam buku Khadijah First Love Never Dies juga mengambil tema cinta, namun ini berbeda dengan cerita cinta pada umumnya. Kisah cinta sejati wanita agung dengan manusia mulia Nabi Muhammad Saw. Buku ini bukan buku biografi Khadijah (istri Rasulullah),meskipun menceritakan kisah hidup Khadijah dari semenjak gadis hingga meninggal dunia, buku ini masuk dalam kategori fiksi bergenre novel religi.

Khadijah adalah seorang gadis yang cantik dan berakhlak mulia. Dengan latar belakang keluarga yang kaya raya, terpandang dan dermawan menjadikan Khadijah impian dari para pemuda maupun orangtua untuk dapat menjadi bagian dari keluarga Khuwailid. Namun orangtua Kadijah memilihkan pemuda untuk putrinya tidak berdasarkan harta atau kekayaan saja, namun yang utama adalah akhlaknya. Pilihannya jatuh pada Abu Halah an-Nabbasyi bin Zuriah, seorang pemuda yang kaya dan mempunyai akhlak mulia. Khadijah mempunyai dua orang anak dari pernikahan dengan Abu Halah yaitu Halah dan Hindun. Kebahagiaan Khadijah tidak berlangsung lama, suaminya sakit dan meninggal dunia meninggalkan kedua putranya yang masih kecil.

Orangtua Khadijah memintanya untuk menikah lagi agar anak-anak mempunyai ayah. Khadijah menyetujui pilihan orangtuanya untuk menikah dengan Athiq bin Aidz Makhzumi. Dari pernikahan dengan Athiq,ia melahirkan bayi perempuan cantik yang diberi nama Hindun. Pernikahan Khadijah dan Athiq juga tidak berlangsung lama, karena Athiq tewas dalam peperangan antar suku.

Sepeninggal suaminya yang terakhir Khadijah fokus mengurus ketiga buah hatinya, Halah,Hindun dan Hindun binti Athiq Aidz Makhzumi. Khadijah sesekali juga belajar perniagaan kepada ayahnya, ia belajar bagaimana mengelola harta peninggalan suami-suaminya dan harta dari ayahnya agar tidak habis dan lebih bermanfaat bagi orang lain. Khadijah selain dikenal sebagai wanita berakhlak mulia juga dikenal cerdas dalam berdagang.

Setelah orangtuanya meninggal Khadijah mengelola sendiri perniagaan yang diwariskan ayahnya. Suatu hari Khadijah memerlukan pemimpin kafilah yang baru untuk memimpin kafilah perdagangan ke negeri Syam. Ia memilih seseorang yang dapat dipercaya untuk mengelola perniagaanya, dan atas usulan dari asistennya, dipilih Muhammad untuk menjadi pemimpin kafilah

“Khadijah mengulang nama itu.Sebuah nama yang tiba-tiba saja seperti menyentuh hatinya. Sebuah nama yang mampu membuat dada Khadijah menghangat” (hal 47)

Sejak pertemuan pertama dengan Muhammad, hati Khadijah galau sekaligus berbunga-bunga setiap mengingat Muhammad. Khadijah baru mengalami perasaan seperti itu. Ia menyadari statusnya dan terpaut usia  cukup jauh dengan Muhammad, yang kemungkinan akan lebih memilih seorang gadis daripada dirinya. Akhirnya setelah mendengar nasihat Waraqah bin Naufal (sepupunya) tentang perasaanya, Khadijah memberanikan diri mengutus Nafisah (kerabatnya) untuk menemui Muhammad.

Akankah Muhammad langsung menerima niat baik Khadijah untuk menikah dengannya? Bagaimana peran Khadijah dalam kehidupan Muhammad ?

Novel ini sangat recommended dibaca, kisah romansa kedua insan mulia ini patut menjadi teladan khususnya bagi muslimah. Dari Khadijah kita dapat belajar menjadi seorang istri yang baik untuk suami, ibu yang menjadi teladan bagi anak-anaknya. Kehidupan rumah tangga Khadijah dan Muhammad yang diwarnai dengan keindahan dan perjuangan juga dapat menjadi teladan bagi pasangan suami istri di zaman sekarang. Dialog antara Khadijah dan anaknya maupun kepada khadimatnya saat mengajarkan makna ketuhanan, menurut saya sangat bagus untuk dipraktikan bagi kaum ibu. Kedekatan Khadijah dengan anak-anak maupun dengan sang ibu menyentuh hati. Seorang ibu memang guru yang utama dan pertama bagi anak-anaknya. Khadijah menyadari hal tersebut, sehingga tidak membiarkan anak-anaknya diasuh atau disusui oleh orang lain,sebagaimana budaya arab pada masa itu.

Novel Khadijah First Love Never Dies begitu menyentuh hati, penulis mampu menuliskan kata-kata yang mampu merasuk kedalam hati pembaca dengan quote-qoute yang indah. Bukan hanya qoute yang  indah, namun cover buku ini juga cantik, gambar hati, bunga dengan warna yang pink cukup mewakili isi novel ini.

Ada beberapa qoute atau dialog antara Khadijah dan anaknya yang kusuka , antara lain :

Tuhan kita ingin kau semakin cerdas, jika kau berpikir lebih keras.Tuhan suka kepada manusia yang suka berpikir (hal :31)

Laki-laki sejati itu selalu bertindak kesatria. Tidak memandang pada si miskin atau kaya, laki-laki atau perempuan.Jika seorang kesatria melakukan kesalahan dia pasti mau minta maaf dan bertanggung jawab (hal : 53)

Sungguh rugi jika kita hanya menuruti nafsu duniawi. Takkan ada habisnya (hal : 113)

Bahagia adalah ketika kita tersentuh atas apa yang Tuhan berikan, kemudian mensyukuri segala anugerah itu (hal : 113)

Semoga dengan membaca novel ini akan makin meningkatkan keimanan kita dan kecintaan kepada rasulullah Muhammad SAW.   Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Dalam Negeri, Novel Religi, Review Buku