Category Archives: Tak Berkategori

BLOGTOUR-GIVEAWAY BERDAMAI DENGAN KANKER

berdamai dengan kanker.jpg

Hallo book lovers…

Apa kabar semua ?  sudah lama sekali saya tidak mengadakan giveaway di blog ini. Dikarenakan pekerjaan saya yang lagi padat-padatnya, jadi jarang menerima job he..he..

Mulai hari ini,  sampai tiga minggu kedepan bersama dua blogger lainnya, akan mengadakan blogtour-giveaway Berdamai dengan Kanker.

Hal ini juga terkait dengan bulan oktober sebagai bulan peduli kanker payudara sedunia (Breast Cancer Awareness). Berbicara tentang kanker, pada umumnya penderitanya perempuan.

Dalam buku berdamai dengan kanker ada kisah 13 perempuan hebat yang survive mengatasi penyakit kanker yang dideritanya. Untuk lebih tahu tentang buku ini kalian dapat membaca resensinya di Resensi Berdamai dengan Kanker

banner blogtour.jpg

Its Giveaway Time

Persyaratan :

  1. Follow blog ini dengan cara klik tombol “W” di kanan atas atau lewat Email

  2. Follow akun Instagram Berdamai dengan Kanker (wajib) IG @berdamaikanker 

  3. Follow social mediaku Twitter : @NelyRyanti, dan Instagram  : @yanti_chanel

  4. Share link giveaway ini di akun sosial media kalian dengan mention twitterku  dan IG berdamaikanker

  5. Pertanyaan : Mengapa kamu ingin membaca buku berdamai dengan kanker?

  6. Jawaban ditulis di kolom komentar postingan ini

       Nama :

       Akun IG :

       Email : 

      Linkshare :

       Jawaban :

    7. Giveaway ini hanya berlaku bagi kalian yang memiliki alamat pengiriman di Indonesia

     8. Periode giveaway ini dari tanggal 21 – 27 Oktober 2018

     9. Pengumuman pemenang akan dilakukan maksimal tiga (3) hari  setelah giveaway berakhir

    10. Ada 1 orang yang akan mendapatkan Buku Berdamai dengan Kanker dari penulisnya

 

Goodluck…..

4 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Tak Berkategori

Resensi Buku : BERDAMAI DENGAN KANKER

Berdamai dengan kanker, Senin 8 Okt hal 1

 

INSPIRASI DARI KISAH PARA PENYINTAS KANKER

Judul Buku     : Berdamai Dengan Kanker
Penulis            : Rahmi Fitria
Penerbit         : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN                : 978-602-04-5330-9
Tebal              : 205 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Menurut WHO, kanker merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia. Kanker ibarat monster yang membuat siapapun yang mendengar namanya bergidik ngeri dan bagi penderitanya seolah lonceng kematian yang kapan saja dapat menjemputnya. Berbagai metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit kanker dijalani dari mulai operasi, obat-obatan, kemoterapi, radiasi dan lain sebagainya.  Serangkaian pengobatan tersebut, selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga waktu yang lama dan kesabaran menghadapi rasa sakit saat pengobatan.

Buku Berdamai dengan Kanker merupakan kisah nyata dari para penyintas kanker, termasuk penulis sendiri Rahmi Fitria yang bertahan dari kanker payudara. Rahmi Fitria menjalani pengobatan Self Healing. Pusat kesehatan terpadu HanaRa di Bandung, menjadi tempat pengobatan Rahmi dan juga Kakaknya yang terkena kanker ovarium stadium empat. Metode pengobatan di HanaRa dengan “memanfaatkan kecerdasan alami tubuh (body intelligence) melalui teknik kinesiologi untuk membantu mengukur pemulihan kesehatan seseorang” (hal :24).  Menurut dr Hanson Barki, dari HanaRa bahwa tubuh manusia perlu didengarkan agar optimal potensinya. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : JADILAH KREATIF Apapun Masalahnya

Resensi Menjadi kreatif dalam berbagai masalah

MENJADI KREATIF DALAM BERBAGAI MASALAH

Judul Buku      : Jadilah Kreatif Apapun Masalahnya
Penulis             : Jubilee Enterprise
Penerbit           : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5487-0
Tebal               : 124  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Dalam dunia yang penuh dengan permasalahan dan persaingan diperlukan kreativitas agar dapat bertahan hidup dan sukses dalam berbagai bidang yang diinginkan. Kesuksesan dan kreativitas adalah dua hal yang saling terkait. Jika menginginkan kesuksesan , maka jadilah orang yang kreatif. Kreativitas biasanya diiringi dengan adanya masalah. Semakin banyak masalah, maka kreativitas yang dihasilkan juga banyak. Ada sebagian orang yang menganggap dirinya tidak kreatif, terlebih lagi ketika menghadapi berbagai masalah, sering menjadi putus asa.

Buku  Jadilah Kreatif Apapun Masalahnya  membantu pembaca untuk mempelajari berbagai cara menjadi orang kreatif yang dapat mengatasi banyak masalah. Dalam buku ini menjelaskan tiga karakter utama yang harus dimiliki orang kreatif yaitu The Explorer (Sang penjelajah), The Warrior (Sang Kesatria) dan The Saint (Sang orang suci). Pada umumnya seorang penjelajah mempunyai kelebihan dalam hal meneliti, Sang Kesatria mempunyai karakter keteguhan hati dan Sang orang suci biasanya sering berkontemplasi.

“Cara berpikir kreatif kita sebenarnya memiliki karakter tertentu, karakter yang bisa diwakilkan dalam bentuk; meneliti,meneguhkan hati dan berkontemplasi” (hal : 4)

Seseorang dapat memiliki salah satu atau ketiga karakter tersebut dalam dirinya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : GENERASI Phi

Generasi Phi

MEMAHAMI GENERASI MILENIAL INDONESIA

Judul Buku      : Generasi Phi π ; Memahami Milenial Pengubah Indonesia
Penulis            : Dr. Muhammad Faisal
Penerbit           : Republika
Cetakan I        : Desember 2017
ISBN               : 9786020822891
Tebal               : xvi+244 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Pemuda merupakan harapan masa depan bangsa dan negara. Baik atau tidaknya bangsa di masa depan berada di pundak para pemuda. Seperti kutipan dari Soekarno sebagai berikut: “Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Dari kutipan tersebut kita mengetahui bahwa Soekarno mengagung-agungkan pemuda pada masanya. Buku Generasi Phi π (Pengubah Indonesia) yang ditulis oleh salah satu pendiri Youth Laboratory Indonesia menjelaskan ciri khas generasi- generasi yang ada di Indonesia. Youth Laboratory Indonesia adalah biro riset pertama di Indonesia yang mendedikasikan diri pada studi psikografi, tren, pengetahuan dan budaya anak muda Indonesia.

Pada umumnya masyarakat dunia melakukan pembagian generasi dalam generasi Baby Boomers,  X,Y, dan Z. Generasi Baby Boomers adalah yang lahir dekade tahun 1940 – 1960 , Gen X (1960-1980), Gen Y (tahun 1980 – 2000) dan Gen Z (tahun 1995 – 2012). Pembagian ini pada awalnya digunakan para pengkaji generasi ketika Perang Dunia (PD) II. Penggunaan istilah tersebut mengubah pola karakter dari satu generasi di negara Amerika Serikat. Pembagian generasi yang diterapkan di luar negeri tersebut belum tentu cocok diterapkan di Indonesia yang mengalami peristiwa politik berbeda.

Dalam buku ini, penulis membagi generasi Indonesia dalam empat kelompok, yaitu generasi alpha (α), Beta (β), Teta (θ) dan phi (π). Penggunaan huruf π berdasar abjad Yunani kuno menyimbolkan harmoni dan kesempurnaan. Huruf phi (π) dalam matematika mempresentasikan angka irasional, yaitu 3,14159265358 dan seterusnya. Hal ini mewakili generasi phi atau yang dikenal dengan Generasi Milenial yang kerap bertindak irasional, seperti mendahulukan passion dibandingkan karier (hal : 5) Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Republika, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : BERBENAH JADI DUIT

Berbenah jadi duit, Senin 9 April 2018

UPAYA MENYELAMATKAN KEUANGAN KELUARGA

Judul Buku      : Berbenah Jadi Duit
Penulis             : Yoon Sun-hyun

Penerjemah      : Asti Ningsih
Penerbit             : Bhuana Ilmu Populer
Cetakan I           : 2018
ISBN                   : 978-602-455-389-0
Tebal                   : 258  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Pada zaman serba instan seperti sekarang, dimana segala sesuatu dapat dengan mudah diperoleh akan memicu seseorang untuk berperilaku konsumtif. Terkadang barang yang dibeli, bukan barang yang dibutuhkan melainkan karena tergoda oleh promosi potongan harga atau hadiah. Menurut pakar pendidikan keuangan Korea, Je Yoon-kyung menyimpulkan bahwa masyarakat Korea salah memaknai pemborosan. Pemborosan bukanlah membeli barang yang mahal, tetapi membeli barang yang tidak diperlukan (hal: xii).

Pada umumnya seseorang tidak mempunyai uang, bukan dikarenakan mempunyai penghasilan sedikit, melainkan dengan mudah menggunakan uang untuk hal-hal kecil tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Seseorang sering membeli barang-barang dengan memanfaatkan potongan harga, perilaku yang terus menerus ini membuat tanpa sadar menguras penghasilan dan membuat rumah penuh dengan barang, yang sebenarnya tidak terpakai. Berhati-hati dalam mengeluarkan uang, sama halnya meningkatkan pendapatan secara nyata. Dengan demikian untuk menambah kekayaan dapat dilakukan dengan memiliki lebih sedikit barang.

Berbagai tips menjadi orang kaya telah banyak ditulis oleh pakar keuangan atau para praktisi, namun buku Berbenah Jadi Duit memberikan solusi yang lebih aplikatif dan membuat hidup menjadi bahagia. Penulis Yoon Sun-Hyun yang merupakan Konsultan Berbenah Nomor 1 di Korea Selatan memberikan fakta dan pemahaman baru tentang pentingnya berbenah rumah. Berbenah rumah, tidak hanya membuat rumah terlihat rapi, dan nyaman dihuni, namun dapat meningkatkan kekayaan. Berbenah, selain membuat rumah leluasa juga melatih keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri dalam memutuskan sesuatu. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit BIP, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Kilas Balik Tahun 2017

gambar resensi 2017

Hai teman-teman …Selamat Tahun Baru 2018 !!!

Sudah terlambat banget yaa….wkk..wkkk… sudah mau satu bulan, baru ngucapin ?? Lebih baik terlambat kan…daripada tidak sama sekali…Tapi ini sudah setengah bulan tahun 2018…kemana saja kemarin ??

Dan lihat judul postingannya…KILAS BALIK 2017, ini lebih dari terlambat..harusnya ini diposting di akhir 2017…ckk..ckk …

hadeuh bakalan ditimpuk pembaca ga yaa…..aku nulis postingan begini

Tapi aku yakin yang baca postinganku, orangnya sabar, baik hati, tidak sombong dan suka menabung…jadi biarkan aku meneruskan celotehku ini.

Bagaimana tahun 2017 yang telah kalian alami ? Pasti banyak kenangan yang telah dilewati, baik kenangan manis, pahit atau asam   (kaya permen nano-nano yaa..)

Apapun yang telah kita lalui, harus tetap bersyukur bahwa kita mampu melewati semua itu dan yakinlah setiap kejadian dapat diambil pembelajaran untuk masa depan (sok jadi motivator 🙂

Dan sehubungan dengan kesenanganku di dunia literasi, saya bersyukur masih dapat melakukan aktivitasku ditengah serbuan tugas kantor, tugas seorang ibu, tugas seorang istri dan tugas-tugas yang lainnya .

Dari tahun 2015, saya mulai menjalani hobi baca buku. Awal saya membaca buku setahun hanya 20 buku, kemudian tahun 2016 naik menjadi 50 buku dan tahun 2017 kemarin target 60 buku, saya berhasil menyelesaikan 74 buku

GR challange.jpg

Goodreads Challange

Seiring meningkatnya jumlah buku yang dibaca, sayangnya tidak diimbangi dengan meningkatnya menulis review buku yang telah dibaca. Tahun 2017, saya menyelesaikan 74 buku, tetapi review buku yang ditulis hanya 38, jadi cuma setengahnya. Hal ini sama seperti tahun 2016, hanya setengahnya yang direview.

Jadi kesimpulannya, saya tidak ada kemajuan dalam menulis review buku di blog …huuh sedih..tapi ada yang membuatku bersyukur dengan tahun 2017 lalu. Apakah itu ?? Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under About This Blog, Artikel, Tak Berkategori

Resensi Buku Cara Berpikir Suprarasional

 

Print

UPAYA MENDAPATKAN REZEKI DARI JALAN YANG TAK TERDUGA

Judul Buku : Cara Berpikir  Suprarasional
Penulis : Raden Ridwan Hasan Saputra
Editor : Muh. Iqbal Santosa
Penerbit : Republika Penerbit
Cetakan I : April 2017
ISBN : 978-602-0822-68-6
Tebal : X + 178 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Setiap orang menginginkan rezeki yang berlimpah. Berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan kekayaan, dari cara-cara rasional seperti bekerja atau investasi hingga cara irasional seperti meminta bantuan makhluk gaib.  Kita dapat memperoleh rezeki  yang berlimpah apabila kita mampu mengubah cara berpikir kita

Cara berpikir manusia dibagi menjadi empat yaitu (1)natural yaitu berpikir secara alamiah, sifatnya rutin tanpa adanya inovasi atau antisipasi masalah, (2) rasional ; menggunakan inovasi dengan melibatkan nalar, (3) supranatural ; cara berpikir dengan meminta bantuan makhluk gaib untuk menyelesaikan masalah, seperti sesajen, susuk, akhirnya dapat mengarah perbuatan syirik  (4) suprarasional

Cara berpikir Suprarasional adalah cara berpikir orang rasional yang dipakai ketika menghadapi masalah yang sangat sulit bahkan tidak dapat diselesaikan dengan cara berpikir rasional.  Suprarasional menjadikan faktor gaib dalam hal ini adalah Allah Swt, sebagai faktor yang sangat dipertimbangkan dalam mengambil keputusan atau tindakan.

“Kuasailah cara berpikir suprarasional jika kita ingin menjadi orang-orang yang mempunyai karya besar” (hal:1)

Sebagai contoh seorang petani yang mempunyai pola pikir natural, hanya berpikir  menanam, merawat dan kemudian memanen, hasilnya langsung dijual ke tengkulak. Jika berpikir rasional, petani tersebut membuat inovasi, misalnya dengan membuat nilai tambah dari produk yang dihasilkan , sehingga nilai jualnya lebih tinggi.  Petani yang berpikir suprarasional , setelah melakukan usaha rasional secara maksimal, akan diimbangi dengan pendekatan kepada Allah Swt antara lain; sholat sunat (duha, tahajud,rawatib), puasa sunah, zakat , sedekah, infak dan ibadah ritual lainnya. Dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt, rezeki akan datang dari arah yang tidak terduga, seperti dalam firman Allah QS : Ath-Thalaq ayat 2-3

Siapa saja yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…” (hal : 48)

Buku ini mengajak pembaca untuk menghadapi kehidupan dengan cara berpikir suprarasional . Jika masyarakat yang berpikir suprarasional semakin banyak di negeri ini, Insya Alloh Indonesia akan menjadi negara yang baldatun thoyibatun warrobun ghofur atau negara yang subur, makmur, adil dan aman.

 

*) Resensi ini dimuat pada harian Kedaulatan Rakyat edisi Senin, 20 November 2017

Tinggalkan komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Republika, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Jelajah Gedung Perpusnas RI

me-n-rak-buku-perpusnas.jpg

Lobi Gedung Perpustakaan Nasional

Hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2017 saya mengunjungi gedung perpustakaan nasional yang baru di jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pusat.  Sebenarnya saya tidak merencanakan kesana, tujuan awal saya ke Monas. Saya memang ingin refreshing, ke Monas dan naik ke puncaknya untuk menikmati pemandangan jakarta dari puncak, tetapi ternyata tiket ke puncak sudah habis. Jadi saya hanya mengunjugi museum dan Cawan Monas. Saat akan pulang dan melihat gedung yang tinggi di seberang Monas, langsung tertarik kesana, gedung yang tinggi itu adalah Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) .

Waktu menunjukan jam 15.30 Wib, saat saya memasuki gedung perpusnas. Awalnya saya ragu apakah sudah dibuka untuk umum, karena saat peresmian tanggal 14 September oleh presiden Jokowi, diinformasikan bahwa Perpustakaan akan dibuka untuk umum secara resmi tanggal 06 Oktober 2017. Dan saat saya masuk ke gedung ternyata telah dibuka dan security bilang jam 16.00 tutup, jadi saya hanya punya waktu 30 menit untuk menjelajah gedung ini.

Gedung Perpusnas RI merupakan gedung tertinggi di dunia untuk gedung perpustakaan dengan ketinggian 126,3 m dan memiliki 27 lantai plus basement. Saat di Salemba gedung perpusnas hanya memiliki 3 lantai dan menurut info petugasnya , gedung perpusnas sepi pengunjung.  Sekarang Indonesia sudah memiliki gedung perpustakaan tertinggi di dunia, semoga semangat masyarakat untuk membaca dan mengunjungi perpustakaan juga ikut meningkat.

Langsung saja kita masuk ke gedung perpusnas yuk… Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Artikel, Non Fiksi, Tak Berkategori

My Imperfect Lover

Screenshot_2017-06-11-13-47-38

Judul Buku         : My Imperfect Lover
Penulis               : Lovya Diany
Desain Cover    : Mico & Helfi
Editor                 : Cecilia Prima
Penerbit             : Grasindo
Cetakan ke-1     : 15 Mei 2017
ISBN                    : 978-602-375-931-6
Halaman             : 232 hal

Blurb

Saat pertama kali bertemu Rangga Adicandra, Erina tahu bahwa pria itu menyimpan rahasia besar. Lelaki seperti apa yang menyekap seorang gadis tanpa alasan jelas? Itu pertanyaan yang selalu menghinggapi benak Erina. Namun, pertanyaan besar tentang pria itu mendadak terhapus saat Erina jatuh cinta padanya. Dia terjebak dalam permainan bodoh pria itu yang memaksa Erina untuk tetap berada di sampinya, sampai kapan pun.

Ketika waktu terus berlalu, Erina mulai menemukan jawaban dari pertanyaan yang menghantuinya selama ini. Rangga rupanya bukan pria sempurna seperti yang sempat dibayangkannya. Ada sekelumit masa lalu yang menghantui pria itu, membuat Erina yakin bahwa pria itu memiliki sisi gelap yang menakutkan. Saat rasa cinta Erina pada Rangga semakin dalam, akhirnya Erina dihadapkan pada dua pilihan-melarikan diri dari pria itu, atau terjebak dengan pria itu selamanya

“Bahkan seorang pangeran pun memiliki sisi gelap dalam dirinya….”

Buku ini diawali prolog tentang berita kematian seorang Model cantik yang bernama Delia Cantika. Model yang sedang naik daun, dikabarkan tewas bunuh diri di kamar mandi Apartemennya. Belum diketahui penyebab kematian gadis tersebut.

Disisi lain ada seorang gadis cantik sederhana yang datang dari Semarang bernama Erina. Gadis tersebut meninggalkan kampung halamannya menuju Jakarta untuk meraih impiannya menjadi Penyanyi terkenal.  Tetapi malang tak dapat di tolak. Jakarta memang keras, benar kata pepatah Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. Sesampainya di Jakarta Erina  dijual oleh Om nya untuk bekerja di diskotek. Beruntung Erina di tolong oleh seorang pemuda bernama Rangga Adicandra, dia dibawa ke apartemennya.

Rangga menolong Erina dengan cara membawa ke Apartemennya dan mengurung di kamar, yang dijaga ketat oleh bodyguard Rangga. Erina tidak diperbolehkan keluar rumah sama sekali. Erina serasa lepas dari kandang buaya masuk ke mulut harimau…sama-sama tersiksa.

“Lupakan kehidupan yang pernah kau alami dulu. Mulai sekarang kau akan di sini selamanya, bersamaku” (hal :24)

Erina tidak mengerti mengapa ia dikurung di rumah itu oleh seorang pemuda tampan pemilik perhotelan terbesar di Indonesia. Apa sebenarnya yang diinginkan laki-laki itu ? Apakah dia jahat? Tetapi selama di rumah tersebut Erina diperlakukan dengan sangat baik oleh Rangga, bahkan dengan penuh kasih sayang merawat luka Erina.

Sikap Rangga yang dingin dan kadang terkesan mengintimidasi membuat Erina tidak nyaman, tetapi dia tidak mampu keluar dari rumah tersebut. Melihat Erina yang terus menerus sedih, lambat laun sikap Rangga melunak. Ia mulai memperbolehkan Erina keluar rumah asalkan bersamanya. Erina juga mulai merasa nyaman dengan perlakuan Rangga yang perhatian layaknya kepada kekasihnya.

” Jika aku memohon dengan sepenuh hatiku agar kau tetap berada di sini, apa kau tak akan mengeluh lagi ” (hal : 42)

Gadis mana yang tidak luluh, diperlakukan dengan cara seromantis itu oleh pemuda tampan dan kaya raya layaknya pangeran. Hingga suatu hari orangtua Rangga datang ke Apartemen dan memperkenalkan Erina sebagai calon istrinya, tentu saja hal ini membuat Erina kesal karena menganggap Rangga mempermainkan sebuah pernikahan

“Jika itu yang kau inginkan, mulai sekarang aku akan membuatmu mencintaiku ” (hal : 56)

Dan tidak memerlukan waktu lama Erina mulai mencintai Rangga. Mereka berdua mulai berani mengekspresikan perasaan masing-masing. Hubungan keduanya semakin dekat dan romantis, hingga suatu hari Erina di culik oleh Omnya yang akan menjual ke diskotek. Dan beruntung Erina diselamatkan kembali oleh Rangga.  Tetapi sejak saat itu Rangga kembali over protect dan dingin terhadap Erina, ia bahkan tega melakukan kekerasan saat Erina mencoba keluar dari rumah. Belakangan Erina mengetahui bahwa Rangga mengalami trauma psikis yang dalam akibat kematian kekasihnya Delia Cantika yang tewas bunuh diri. Rangga merasa bersalah karena tidak dapat menjaga Delia, dan dia tidak menginginkan hal buruk juga terjadi kepada Erina. Rangga juga sangat takut apabila Erina pergi meninggalkannya

Erina mengalami kebimbangan apakah ia akan bertahan dengan Rangga  atau memilih untuk kembali pulang ke Semarang tinggal bersama Ibunya. Melupakan mimpinya menjadi penyanyi dan melupakan Rangga yang dicintainya tetapi sekaligus menyakiti.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Grasindo, Review Buku, Tak Berkategori

Pemenang Giveaway Love Is 2 by Puuung

blogtour-loveis2_bip

Halo semua…

Sudah menunggu yaa…siapa yang mendapatkan buku cantik ini ? Sebelum saya umumkan, terlebih dahulu saya mengucapkan terima kasih kepada Penerbit BIP yang telah memberi kesempatan saya menjadi salah satu host blogtour ini dan untuk Mba @Indah Julianti selaku koordinator host blogtour ini atas kerjasama dan dukungannya, serta teman-teman host, semoga kita dapat kerjasama lagi

Untuk semua peserta giveaway ini, saya sangat apresiasi ,jawaban kalian keren-keren dan romantis, bikin baper abis 🙂 Terima kasih semuanya. Tetapi saya hanya memilih salah satu pemenang untuk mendapatkan buku Love Is 2

Dan setelah menimbang, mengingat dan memilih maka pemenang Giveaway Love Is 2 by Puuung adalaaah….. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Penerbit Bhuana Sastra, Penerbit BIP, Tak Berkategori