Category Archives: Penerbit Elex Media

Resensi : GRAPHOLOGY FOR US

graphology 1 feb 19

KENALI POTENSI DIRI MELALUI TULISAN TANGAN

Judul Buku      : Graphology for us

Penulis             : Sri Erji Wahyuni
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5892-2
Tebal               : 167 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Di era digital seperti sekarang, makin sedikit orang yang menulis surat menggunakan tulisan tangan. Masyarakat lebih memilih menggunakan komputer yang lebih praktis dan cepat dalam pengiriman pesan. Menulis dengan tangan membutuhkan waktu tersendiri, saat membuat lengkungan atau coretan kita dapat merasakan kehalusan dan kelenturan emosi yang dapat meningkatkan konsentrasi. Tulisan tangan merupakan kombinasi unik dari pemikiran dan perasaan.

Pada tahun 1870 Jean Michon berkebangsaan Perancis menciptakan istilah Graphology, yaitu  ilmu pengetahuan yang digunakan untuk menginterpretasikan karakter dan kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Dan sejak itu graphology dikenal luas di dunia, bahkan di Pengadilan Tinggi Australia digunakan sebagai sumber data untuk menganalisis kasus kejahatan karena hasil analisis tulisan tangan 85-95% keakuratan seperti tes sidik jari atau DNA. (hal 5)

Dalam buku Graphology for us, penulis memberikan metode membaca bentuk tulisan tangan yang dikaitkan dengan kepribadian, karakter, emosional, minat-bakat dan potensi seseorang. Penulis merupakan seorang profesional Handwriting Analyst yang telah berpengalaman memberikan pelatihan dan konsultasi grafology lebih dari sepuluhribu jam, sehingga mampu menyampaikan dengan bahasa dan metode yang mudah dipahami pembaca.

Melalui buku ini pembaca dapat belajar menganalisis tulisan tangan, namun sebelum mempraktikkan, perlu dipersiapkan hal-hal berikut, antara lain : sample tulisan berjumlah seribu kata ditulis dalam bentuk paragraf pada selembar kertas tanpa garis, menulis menggunakan bollpoin, bukan pensil atau spidol, perhatikan setiap tanda yang muncul dalam sample tulisan dengan seksama, fokus pada bagaimana tulisan dibuat bukan pada apa yang ditulis. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : OTHER STREAM OF INCOME

Other stream on income, Senin 4 Feb 19Strategi Menciptakan Penghasilan Tambahan

Judul : Other Stream of Income

Penulis : Ryan Filbert

Tebal : 176 halaman

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Cetakan 1 : 2018

ISBN : 978-602-04-5893-9

Setiap hari, orang bekerja keras untuk mendapat penghasilan. Meskti telah banting tulang menggunakan seluruh waktunya, belum mampu penghasilannya sesuai dengan harapan. Sebaliknya, yang bekerja santai malah makin kaya. Orang kaya mampu membuat uangnya bekerja.

Buku Other Stream of Income menginformasikan cara menambah arus penghasilan dari pendapatan lain. Ada tiga golongan tipe orang mengelola arus pendapatan. Golongan kelewat lancar di mana arus pendapatan dan pengeluaran sangat lancar. Ketika uang masuk, seketika itu juga keluar melalui jalur pengeluaran. Golongan ini dikategorikan orang miskin.

Golongan kelihatan kaya. Mereka ini mengelola pengeluaran dengan cara utang untuk menambah pendapatan. Mereka ini tidak lebih baik dari golongan pertama karena ketika berhenti bekerja harus memikirkan pengeluaran dan membayar utang.

Golongan memang kaya. Ini adalah kelompok orang yang mampu mengelola pendapatan menjadi aset. Kemudian, aset akan menghasilkan uang sebagai pendapatan untuk membiayai pengeluaran. Golongan ketiga ini yang diinginkan semua orang. Untuk mencapai golongan ketiga seseorang harus mempunyai other income. Dengan mengumpulkan other income sedikit demi sedikit sehingga dapat melampaui pendapatan utama. Tujuannya, memiliki passive income.

Sumber other stream of income adalah sektor riil dan pasar modal. Sektor riil dapat dimulai tanpa modal. Strateginya, antara lain menjual produk/jasa orang lain (dropship), membuat produk dan jasa sendiri serta membangun kekayaan intelektual.

Pada era digital, bisnis dropship menjadi lebih mudah. Kita dapat membuat website sendiri. Melalui sosial media atau bergabung dengan marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan sebagainya. “Dropship itu bisnis yang memiliki risiko paling rendah sekaligus paling tinggi. Memiliki risiko paling tinggi karena produknya sama. Maka, yang membedakan adalah harga dan pelayanan (hal 37).”

Bisnis lain yang mempunyai risiko rendah adalah menjual produk yang tidak berfisik seperti pulsa. Di era digital, pulsa telah menjadi kebutuhan primer seperti makanan dan pakaian. Saat ini, hampir semua orang memiliki handphone. Orang lebih memilih ketinggalan dompet daripada handphone. Maka, pulsa menjadi ladang bisnis cukup menjanjikan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku : Anak Obesitas

Anak Obesitas, Rabu 5 Des 18

PANDUAN MERAWAT ANAK OBESITAS

Judul Buku      : Anak Obesitas : Dampak Kesehatan dan Perkembangan
Penulis             : dr. Rendi Aji Prihaningtyas, dkk
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5981-3
Tebal               : 196 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Kisah seorang anak bernama Arya Permana, dari Karawang, Jawa barat, yang dinobatkan sebagai anak paling gemuk didunia dengan berat badan 192 kg menjadi permasalahan serius tentang obesitas di Indonesia. Pada umumnya kaum ibu di Indonesia bangga apabila memiliki bayi yang gemuk, lucu dan menggemaskan, mereka berpendapat bahwa anak yang gemuk dan banyak makan itu sehat. Namun perlu waspada apabila anak memiliki badan berlebih dan masuk dalam kategori obesitas. Overweight adalah kelebihan berat badan diatas normal, sedangkan obesitas adalah kelebihan berat badan yang lebih berat dan berisiko menimbulkan penyakit.

Saat ini obesitas pada anak menjadi permasalahan epidemik di seluruh dunia. Menurut data WHO pada tahun 2013 menyatakan bahwa persentase anak obesitas di Indonesia tertinggi di wilayah ASEAN. Pada tahun 2013, menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS), obesitas di Indonesia terjadi pada 8,8% anak usia 5-12 tahun dan 2,5% pada usia 13-15 serta makin menurun pada usia 16-18 tahun sebesar 1,6% (hal :  3)

Obesitas terjadi akibat dua faktor yaitu faktor eksogen (perilaku makan yang salah, penggunaan obat-obatan tertentu) dan faktor endogen (sindrom genetik, kelainan endokren dan monogenic genes). Jika orangtua yang memiliki kelebihan berat badan, maka risiko terjadinya kelebihan berat badan pada anak sebesar 40%, dan jika orangtua menderita obesitas, maka risiko terjadinya obesitas pada anak meningkat menjadi 70-80%  (hal:56) Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP

matinya perusahaan gara2 sop. 31 okt 18

MERAIH KEUNTUNGAN PERUSAHAAN DENGAN MENERAPKAN

SOP YANG BENAR

Judul Buku      : Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP
Penulis             : Suryono Ekotama
Penerbit           : PT. Elexmedia Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5500-6
Tebal               : 254  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Dalam dunia kerja kita sering mendengar istilah SOP ( Standar Operating Procedure). Setiap perusahaan biasanya memiliki SOP guna membantu karyawan mempermudah menyelesaikan pekerjaan. SOP adalah alur atau tata kerja yang distandarisasi. Perusahaan yang memiliki SOP tentunya berharap adanya peningkatan keuntungan atau pengembangan perusahaan. Namun tidak sedikit perusahaan yang mengalami kemunduran atau justru kebangkrutan meskipun telah menerapkan SOP yang telah disusun.

Buku Matinya Perusahaan Gara-Gara SOP menjelaskan secara rinci penyebab kegagalan penerapan SOP yang merugikan perusahaan beserta solusi praktis yang mudah dan telah teruji. Ditulis oleh praktisi bisnis membuat pembaca lebih mudah memahami dan mempraktikannya.

Penulis menjelaskan dua puluh enam (26) alasan yang menjadi penyebab SOP tidak berjalan bahkan menyebabkan kebangkrutan.

Penyebab SOP tidak berjalan antara lain penyusun SOP yang tidak kompeten. Ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang penyusun SOP yaitu memiliki pengalaman bisnis praktis dan intuisi bisnis yang cukup, visioner dan mempunyai kemampuan berpikir global. Apabila SOP disusun oleh penyusun yang tidak kompeten, maka kemungkinan yang dapat terjadi antara lain SOP tidak dapat diterapkan, dan apabila diterapkan tidak terjadi perubahan atau malah merugi.

Kesalahan yang kedua apabila SOP disusun tanpa memperhatikan struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan. Hal ini diibaratkan bangunan tanpa fondasi yang dapat runtuh sewaktu-waktu karena tidak ada pijakannya. Seperti halnya apabila perusahaan tidak mempunyai visi misi perusahaan maka tidak mempunyai arah dan tujuan yang tepat. Suatu perusahaan harus mempunyai corporate value dan corporate culture. Corporate value adalah nilai-nilai yang ditanamkan oleh pendiri perusahaan ke dalam perusahaan yang didirikannya, sedangkan corporate culture adalah kebiasaan melakukan pekerjaan yang diulang-ulang (hal : 93). Dalam pembuatan SOP harus mempertimbangkan corporate value dan corporate culture, jika tidak maka SOP tersebut pasti gagal. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

RESENSI: Resign Malu Tak Resign Pilu

Resign Malu, 12 Oktober 2018

BERPIKIR SEBELUM MEMUTUSKAN “RESIGN”

Judul Buku      : Resign Malu, Tak Resign Pilu

Penulis             : Fazar Firmansyah
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-6056-7
Tebal               : 200  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Setelah lulus dari level pendidikan yang telah ditempuh selama bertahun-tahun, salah satu momen bahagia dalam hidup seseorang adalah ketika mendapatkan pekerjaan pertama. Bertahun-tahun menjalani pekerjaan demi bisa mencukupi hidup, ada yang selalu semangat seperti awal-awal bekerja, namun tidak sedikit yang semangatnya menurun bahkan hilang. Faktor yang sering menjadi alasan semangatnya menurun dikarenakan ketidaknyamanan dalam bekerja atau permasalahan kesejahteraan.

Kenyamanan dalam bekerja dan permasalahan kesejahteraan dapat mempengaruhi produktivitas dalam bekerja. Situasi yang tidak nyaman dalam bekerja dapat menjadi penyebab seseorang memutuskan untuk resign  atau berhenti bekerja. Resign atau berhenti kerja adalah hal yang jamak terjadi dalam dunia kerja. Namun hal ini dapat menjadi dilema antara bertahan atau resign ketika belum mempunyai gambaran pekerjaan baru setelah resign. Terkadang juga adanya kekhawatiran pekerjaan yang baru tidak sesuai dengan harapan. Hal ini dibutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan, selalu ada hal yang harus dikorbankan dalam setiap keputusan. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku : BERDAMAI DENGAN KANKER

Berdamai dengan kanker, Senin 8 Okt hal 1

 

INSPIRASI DARI KISAH PARA PENYINTAS KANKER

Judul Buku     : Berdamai Dengan Kanker
Penulis            : Rahmi Fitria
Penerbit         : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN                : 978-602-04-5330-9
Tebal              : 205 hal

Peresensi       : Siti Nuryanti

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Menurut WHO, kanker merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia. Kanker ibarat monster yang membuat siapapun yang mendengar namanya bergidik ngeri dan bagi penderitanya seolah lonceng kematian yang kapan saja dapat menjemputnya. Berbagai metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit kanker dijalani dari mulai operasi, obat-obatan, kemoterapi, radiasi dan lain sebagainya.  Serangkaian pengobatan tersebut, selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga waktu yang lama dan kesabaran menghadapi rasa sakit saat pengobatan.

Buku Berdamai dengan Kanker merupakan kisah nyata dari para penyintas kanker, termasuk penulis sendiri Rahmi Fitria yang bertahan dari kanker payudara. Rahmi Fitria menjalani pengobatan Self Healing. Pusat kesehatan terpadu HanaRa di Bandung, menjadi tempat pengobatan Rahmi dan juga Kakaknya yang terkena kanker ovarium stadium empat. Metode pengobatan di HanaRa dengan “memanfaatkan kecerdasan alami tubuh (body intelligence) melalui teknik kinesiologi untuk membantu mengukur pemulihan kesehatan seseorang” (hal :24).  Menurut dr Hanson Barki, dari HanaRa bahwa tubuh manusia perlu didengarkan agar optimal potensinya. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi : JADILAH KREATIF Apapun Masalahnya

Resensi Menjadi kreatif dalam berbagai masalah

MENJADI KREATIF DALAM BERBAGAI MASALAH

Judul Buku      : Jadilah Kreatif Apapun Masalahnya
Penulis             : Jubilee Enterprise
Penerbit           : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5487-0
Tebal               : 124  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Dalam dunia yang penuh dengan permasalahan dan persaingan diperlukan kreativitas agar dapat bertahan hidup dan sukses dalam berbagai bidang yang diinginkan. Kesuksesan dan kreativitas adalah dua hal yang saling terkait. Jika menginginkan kesuksesan , maka jadilah orang yang kreatif. Kreativitas biasanya diiringi dengan adanya masalah. Semakin banyak masalah, maka kreativitas yang dihasilkan juga banyak. Ada sebagian orang yang menganggap dirinya tidak kreatif, terlebih lagi ketika menghadapi berbagai masalah, sering menjadi putus asa.

Buku  Jadilah Kreatif Apapun Masalahnya  membantu pembaca untuk mempelajari berbagai cara menjadi orang kreatif yang dapat mengatasi banyak masalah. Dalam buku ini menjelaskan tiga karakter utama yang harus dimiliki orang kreatif yaitu The Explorer (Sang penjelajah), The Warrior (Sang Kesatria) dan The Saint (Sang orang suci). Pada umumnya seorang penjelajah mempunyai kelebihan dalam hal meneliti, Sang Kesatria mempunyai karakter keteguhan hati dan Sang orang suci biasanya sering berkontemplasi.

“Cara berpikir kreatif kita sebenarnya memiliki karakter tertentu, karakter yang bisa diwakilkan dalam bentuk; meneliti,meneguhkan hati dan berkontemplasi” (hal : 4)

Seseorang dapat memiliki salah satu atau ketiga karakter tersebut dalam dirinya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Resensi: Gus!Sketsa Seorang Guru Bangsa

Gus! Rabu,25 April 2018

ABDURRAHMAN WAHID DIMATA PARA TOKOH

Judul Buku      : Gus!Sketsa Seorang Guru Bangsa
Editor               : Alamsyah M Djafar & Wiwit R Fatkhurrahman
Penerbit          : PT Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2017
ISBN                : 978-602-04-4792-2
Tebal               : 202  hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

“Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu”  (Abdurrahman Wahid)

 Bulan Desember tahun 2017 adalah tepat sewindu Gus Dur wafat, namun kisah dan gagasan-gagasannya masih terus diperbincangkan. Berbagai diskusi ilmiah diadakan di berbagai tempat, dan bermunculan gerakan masyarakat yang berkomitmen meneruskan serta memperjuangkan gagasan-gagasan Gus Dur. Sikap simpati terhadap kemanusiaan adalah salah satu hal yang menjadi perhatian Gus Dur terutama terutama terhadap kelompok minoritas yang tidak berdaya. Gusdur tidak memandang akidah atau keyakinan seseorang ketika memperjuangkan kelompok minoritas yang tertindas. Hal tersebut membuat lingkungan pergaulan Gus Dur luas dan beraga. Keberagaman adalah salah satu gagasan penting dari gagasan Gus Dur.

Testimoni dan kesaksian terhadap pribadi Gus Dur telah banyak dibicarakan oleh berbagai tokoh, baik tokoh nasional maupun internasional. Buku berjudul Gus! Sketsa Seorang Guru Bangsa menghadirkan testimoni yang belum banyak terungkap. Ada dua puluh narasumber yang memberikan testimoni tentang pribadi Gus Dur, dari mulai Kiai, tokoh lintas agama, budayawan, seniman, ilmuwan, aktivis hingga jurnalis. Salah satu anggota keluarga Gus Dur juga terlibat dalam pembuatan buku ini, yaitu Yenny Zannuba Wahid yang memberikan kata pengantar dengan judul Membela yang Tak Berdaya.  Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi : INSPIRASI KARIER KEDUA

Inspirasi Karier Kedua, 8 Maret 2018

MEMPERSIAPKAN KARYA MENJELANG MASA PENSIUN

Judul Buku      : Inspirasi Karier Kedua
Penulis             : Mamad Samadi & Tim
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-04-5345-3
Tebal               : 292  hal

Masa pensiun adalah masa yang secara alamiah akan terjadi pada seseorang dalam kurun waktu tertentu. Bagi sebagian orang, masa pensiun adalah hal yang ditunggu-tunggu, namun bagi sebagian yang lain pensiun merupakan masa yang berat. Banyak orang yang tidak siap menghadapi masa pensiun, mereka beranggapan masa pensiun adalah tanda seseorang sudah tidak berguna lagi, tidak dibutuhkan lagi karena usia tua dan tidak produktif lagi. Paradigma seperti inilah yang perlu diluruskan. Selama manusia masih hidup potensi dan karier masih tetap ada, meskipun bentuknya mungkin berbeda dari yang dulu sebelum pensiun. Itulah yang disebut sebagai karier kedua (hal : 5)

Buku Inspirasi Karier Kedua ditulis oleh sepuluh penulis yang profesional di bidangnya. Buku ini memberi pandangan bahwa, pensiun hanyalah berhenti bekerja,namun tidak berhenti berkarya. Seseorang yang akan memasuki pensiun, baik pensiun sesuai waktunya atau pensiun dini, perlu mempersiapkan diri.

Persiapan pensiun, tidak hanya persiapan materi saja namun aspek Spiritual, Psikologis dan fisik juga diperhatikan. Dalam tiga bab pertama yang berjudul Mengenalku Berarti Mengenal-Mu, Tak Ada yang Tak Berubah dan Mens Sana In Carpore Sano mengupas ketiga aspek tersebut. Dalam masa pensiun, pendekatan diri kepada Sang Pencipta sangat diperlukan, semakin dekat dengan Tuhan maka akan semakin mengenal dirinya sendiri. Dengan mengenal dirinya sendiri, akan lebih mudah mengendalikan emosi diri. Pada umumnya orang yang pensiun perasaanya sensitif, mudah tersinggung atau terkena post-power syndrom. Dampak psikologis seperti itu dapat diatasi dengan merubah pola pemikiran, bahwa tidak ada yang berubah dengan pensiun.

Masa pensiun diartikan sebagai masa-masa bermalas-malasan, menikmati hidup dengan keluarga tanpa perlu berkarya. Pemikiran seperti ini harus dirubah, bahwa sebenarnya pensiun hanya status kepegawaian bagi seseorang yang bekerja pada orang lain atau perusahaan. Seorang pensiun bukan berarti tidak harus beraktivitas  lagi (hal : 31) Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Elex Media, Resensi Media Cetak, Review Buku

(Review) To Be With You

to be with you

SETELAH KESEDIHAN ADA KEBAHAGIAAN MENANTI

Judul Buku : To Be With You
Penulis : Indah Hanaco
Editor : Afrianty P.Pardede
Penerbit :PT. Elex Media Komputindo
Cetakan I : 2016
ISBN : 978-602-02-8244-2
Halaman : 397 hal

Harga : Rp 77.800 (Toko Bukupedia )

Rate : 4 off 5 star

To be With You….seperti judul lagu yaa…memang sepertinya penulis terinspirasi lagu Mr Big ini, dibagian awal buku ini ada lirik lagu To Be With You dari Mr Big. Dan sesaat sebelum meneruskan membaca, saya mendengarkan lagunya.

Saat membaca prolog buku ini, saya langsung menyiapkan hati…cerita yang berkisah tentang patah hati, ini selalu menguras airmataku. Untungnya Mba Indah, Sang Penulis mampu meramu cerita ini, sehingga tidak hanya sedih, baper, tapi ada romantis dan lucunya juga.

Kisah yang di awali dengan patah hatinya Ludmilla Farani aka Mila, karena kekasihnya yang telah menjalani hubungan 3 tahun tiba-tiba memutuskan sebelah pihak tanpa alasan yang masuk akal. Meskipun akhirnya diketahui karena menikah dengan wanita lain dan karena uang, yang akhirnya makin membuat hatinya terluka dan tersakiti. Mila benar-benar merasakan hati yang “menyembilu”.Istilah baru yang ku kenal dari tulisan mba Indah (iih bergidik rasanya..ini bener sakit luar biasa kayanya)

Patah hati itu ternyata tidak menyakitkan. Jauh lebih parah dibanding itu, sebenarnya. Mirip hewan berbisa yang sengatannya meracuni hidup seseorang entah sampai kapan. (Pg : 55)

Hati manusia cuma satu. Tidak ada yang mampu mereparasi yang sudah rusak  (hal : 117)

Patah hati membuat Mila melakukan berbagai hal untuk melupakannya, termasuk bekerja lebih banyak dari hari biasanya untuk mengelola toko Cinta Cokelat. Toko Cokelat warisan dari ibu nya yang telah meninggal. Hidup Milla memang akrab dengan kesedihan, saat kecil orangtuanya berpisah. Dan setelah ibunya meninggal Milla hidup dengan kedua kakak laki-lakinya ,Stanley dan Edmund. Saat hatinya sedikit berbahagia karena mempunyai Hardy, tiba-tiba seketika harapannya harus terhempas.

Declan Eugene Arsjad, seorang aktivis lingkungan yang sering kali gagal dalam menjalani hubungan dengan perempuan, hingga sama Maxim saudaranya menjuluki Playboy. Padahal sebenarnya karena Declan lebih mencintai dunia aktivis. Itulah alasan berpisah dengan Ruth, Sang Mantan. Tetapi pertemuan tak di sengaja di Amsterdam dengan Ruth, menimbulkan kembali getar di hati Declan yang membuatnya kembali ke Indonesia untuk mendapatkan kembali Ruth.

Pertemuan Declan dan Mila di sebuah restoran, menjadi babak baru dalam cerita ini. Declan dan Mila sepakat bekerjasama untuk membantu Declan meraih kembali cinta lamanya yang belum kelar. Hubungan Declan-Mila makin hari terlihat akrab dan ada “chemistry” satu sama lain

Declan memenuhi syarat menjadi penggembira untuk hati yang sedang diamuk tornado (hal:173)

Aku patah hati dua kali, karena mantanku dan karena kamu. Sial, aku jatuh cinta padamu (hal :256)

Cinta tidak pernah sama kadarnya pada dua orang yang berbeda (hal:325)

Cinta semestinya tidak menuntut untuk melakukan seleksi. Cinta itu membebaskan (hal :09)

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Novel Drama, Penerbit Elex Media, Review Buku