Category Archives: Lomba Resensi Bukupedia

Sisi Lain Kehidupan Remaja

halo tifa.indd

Judul Buku : Halo, Tifa
Penulis : Ayu Welirang
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : 15 Februari 2016
ISBN : 978-602-03-2510-1
Halaman : 256 hal

 

Blurb

SMK Pratama Putra selalu didominasi murid laki-laki. Tak heran bila di tingkat akhir, Terra dan teman-temannya masih sibuk tawuran. Hingga suatu hari cewek mungil bernama Tifa datang sebagai siswi pindahan.

Dengan sikapnya yang supel Tifa menghidupkan kembali OSIS dan ekstrakurikuler yang selama ini tidak berjalan. Keadaan baru itu membuat Terra gerah dan mulai mencari tahu siapa Tifa sebenarnya. Terutama sejak dua teman Terra melihat cewek itu di sebuah bar bersama seorang pria dewasa.

Di saat bersamaan, alumnus STM Tunas Bangsa mulai merencanakan adu domba antara STM tersebut dengan SMK Pratama Putra. Apa yang harus dilakukan Terra dan teman-temannya?

Ini adalah novel pertama Ayu Welirang yang kubaca. Saya tertarik membacanya saat melihat covernya, sederhana tapi cukup artistik. Kemudian saya baca sinopsis di bagian belakang buku ini, kisah anak sekolah lebih spesifik tentang tawuran antar STM, ini makin membuatku tertarik mengingat saya belum pernah membaca buku dengan tema tawuran seperti ini. Apalagi masa sekolah saya jauh dengan yang namanya tawuran, jadi penasaran kenapa anak sekolah terutama di kota-kota besar suka tawuran ya…tapi itu dulu, sekarang sudah enggga kan ya 🙂

Diawali dengan dibebaskannya Novian dari LP khusus remaja, karena ada jaminan dari Tifa,tetapi dia menyuruh temannya untuk menjemput Novian. Sementara itu di SMK Pratama Putra, kedatangan murid baru cewek dan ini menjadi satu-satunya perempuan di kelas itu, namanya Tivani Kamalia atau Tifa. Dan kedatangan cewek ini membuat Terra kesal karena Tifa dapat mempengaruhi teman-temannya untuk lebih memikirkan masa depan, dengan menghidupkan kembali ekskul. Ditambah lagi suasana sekolah sudah berubah,dimana siswa harus memikirkan nilai-nilai mengingat mereka sebentar lagi menghadapi ujian kelulusan

“Sori,tadi itu Tera,preman SMK ini, yah,SMK ini memang beda banget. Ngga ngerti juga kenapa sekolah kayak gini masih bisa bertahan. Murid-muridnya pada rajin bolos, tapi sebenarnya sih pintar”,jelas Bram ” (hal:19)

Masa depan…Memikirkannya saja membuat Terra muak. Andai ia tidak perlu menjadi dewasa (hal : 23)

Dalam novel ini ada dua tokoh utama yaituTerra dan Tifa, meskipun lebih banyak tokoh Terra yang diceritakan dalam novel ini, Tifa diceritakan disini sedikit misterius. Meskipun saya sudah sedikit menebak,yaitu saat ditanya Bram “jadi, lo pindahan dari mana” tanya Bram tiba-tiba. Tifa menjawab sedikit gugup, “Ng..gue dari Bekasi,STM Taruna Bhakti” . Dari sini sebenarnya penulis sudah mulai membuka sedikit bahwa memang Tifa berbeda, kenapa juga harus gugup waktu ditanya asal sekolahSosok Tifa diceritakan sepotong-sepotong,dengan alur yang loncat-loncat

Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Lomba Resensi Bukupedia, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku

Ngeblog : Cara Asyik dapat Duit

IMG_20160120_115625

Judul Buku : Blogging : Have Fun And Get The Money
Penulis : Carolina Ratri
Editor : Herlina P Dewi
Desainer Cover : Teguh Santosa
Layout Isi : Arya Zendi
Penerbit : Stiletto Book
Cetakan I : Desember 2015
ISBN : 978-602-7572-44-7
Halaman : 245 hal

 

 

Blurb

Bagi seorang blogger, mempunyai blog yang mendatangkan pemasukan pasti jadi cita-cita. Sedangkan bagi brand, blogger semakin diperhitungkan untuk menjadi partner dalam strategi marketing mereka melalui kerja sama job review. Namun, untuk sampai ke tahap itu, kita perlu membekali diri dengan keterampilan yang cukup. Buku ini membahas berbagai tip, seperti:

– Menentukan tema blog
– Mencari ide tulisan
– Mempelajari teknik menulis yang baik
– Mempercantik tampilan blog
– Cara mendapatkan job review
– Cara kerja Google Adsense
– Memopulerkan blog dengan SEO dan media sosial
– Sampai, profil para blogger senior
Pada akhirnya, akan banyak yang bisa kita dapatkan dari blog. Tak hanya untuk bersenang-senang dan dapat uang, tapi juga jejaring, serta personal branding

Dari sekian buku non fiksi yang saya baca selama dua tahun ini, buku Blogging:Have Fun And Get The Money ini adalah satu-satunya yang pas dan kucari selama ini. Dunia Blogging yang saya sukai selama setahun terakhir ini membuatku haus akan bacaan yang berbau ngeblog, yah karena saya belajar otodidak hanya baca, praktik, bongkar dan praktik lagi. istilahnya trial and errror. Dan kudapati semua dari internet via googling,serching and blogwalking.  Dengan adanya buku ini membuatku makin paham dan bersemangat untuk ngeblog

Diawali dari pembahasan Mengapa Ngeblog… ?? Alasanya antara lain :

  1. Buat gaya-gayaan
  2. Menyalurkan hobi
  3. Ajang Curhat
  4. Menambah penghasilan
  5. Sarana belajar
  6. Mengasah kemampuan
  7. Eksistensi

Kalau saya awal ngeblog adalah point nomor 3, dulu curhat lewat buku diari sekarang lewat blog. Dan lama kelamaan jadi hobi,sekaligus sarana belajar dan mengasah kemampuan menulis

Pada bagian dua, dibahasa langkah-langkah membuat blog :

  1. Tentukan Niche blogmu (topik/bahasan yang fokus)
    1.  Macam-macam Niche : Food Blog, Travel Blog,Beauty Blog, Book Blog dsb
    2. Cara temukan topik : kenali minat -monitize blog-temukan keyword tepat
  2. Tentukan nama dan judul blog
  3. Tentukan platform ; blogspot,wordpress,tumblr atau LiveJournal (punya kelebihan dan kekurangan masing-masing). untuk pemula lebih mudah pake blogspot, karena HTML-friendly, lebih mudah dipromosikan, aman, tidak ada iklan dari vendor dan kesederhanaanya tampilan dashbord
  4. Mendaftarkan Blog ke Search Engine : Google,yahoo,MSN Search dll. Caranya mudah, tinggal klik ke http://www.submitexpress.com/ kemudian ikuti petunjukny
  5. Tip tip dasar SEO : SEO merupakan proses untuk mengoptimalkan blog supaya mencapai peringkat optimal pada hasil pencarian search engine. SEO ini sangat berguna untuk mendapatkan job review

Baca lebih lanjut

16 Komentar

Filed under Lomba Resensi Bukupedia, Non Fiksi, Penerbit Stiletto Book, Review Buku

BELLA : Sekolah Tak Perlu Air Mata

IMG_20160121_200700

Judul Buku : BELLA : Sekolah Tak Perlu Air Mata
Penulis : Munif Chatib
Penyunting Naskah : Budhyastuti R.H
Desainer Sampul : Rizqa Sadida
Ilustrasi Isi : Salsabila Chatib
Penerbit : PT. Mizan Pustaka
Cetakan I : Juli 2015
ISBN : 978-602-0851-15-0
Halaman : 200 hal

Buku dapat di beli : Bukupedia.com

Blurb

“Barisan Angka dan Huruf X atay Y, Simbol =,+, dan lain-lain tiba-tiba berdiri semua. Lalu berjalan pelan-pelan menuju baju bella, mencoba meraih kancing baju Bella. Dan satu per satu memanjat sampai ke leher. Jumlahnya bertambah banyak, memaksa membuka mulut Bella. Bella mencoba menutup mulutnya dengan tanganya.Terlambat satu angka berhasil lolos…Akhirya , Bella tersungkur di mejana tak kuat lagi

Itulah yang terjadi setiap kali Bella menghadapi lembar soal matematika. Mungkinkah Alwan dan Salma membawa Bella, sang putri tercinta, keluar dari derita disleksia dan diskalkulia? Menyembuhkan luka hati terdalam? “

Ini adalah novel pendidikan yang kubaca pertama kalinya. Novel yang berkisah tentang sepasang suami istri yang mempunyai anak dengan memiliki hambatan disleksia dan diskalkulia. Mungkin beberapa orang bertanya apa itu disleksia dan diskalkulia. Apakah itu penyakit yang berbahaya, apakah penyebabnya, apakah menular, apakah dapat sembuh..? dan sederet pertanyaan lainnya. Novel ini sedikit banyak dapat menjawab pertanyaan pertanyaan ini.

Buku ini diawali dengan kisah perjuangan Salma yang sedang melahirkan anak pertamanya dengan Alwan suaminya. Setelah sepuluh jam berjuang, akhirnya lahirlah anak perempuan yang cantik dan sehat, berbeda dengan ibunya, Salma koma selama empat hari akibat pendarahan hebat yang dialami saat melahirkan. Setelah empat hari koma Salma kemudian sadar dan menanyakan akan diberinama siapa anaknya.

“Salsabila. Kukutip dari Surah Al-Insaan ayat 18. nanti penhuni surga akan diberi minuman khas oleh Allah yang diambil dari sebuah mata air di surga. Mata air suga itu bernama Salsabil” (pg: 06)

Kebahagiaan sepasang suami istri tersebut terhenti saat dokter memberitahukan bahwa ada masalah pada dinding rahim Salma, semacam penipisan dinding rahim atau Adenomiosis yang mengakibatkan kemungkinan Salma untuk hamil lagi sulit. Sebuah kenyataan yang sedikit mengikis senyum Salma dan Alwan, tetapi Alwan mencoba menghibur dan memotivasi agar selalu bersyukur . Dua Tahun berlalu, Bella, panggilan untuk Salsabila tumbuh tidak seperti anak normal seusianya, di usianya yang sudah dua tahun tersebut, harusnya Bella sudah dapat berbicara lancar, tetapi Bella hanya dapat mengatakan ba-ba dan ma-ma. Alwan dan Salma gelisah, khawatir anaknya bisu, autis atau hambatan lainnya, bagaimana dengan sekolahnya nanti, bagaimana dengan masa depannya…berbagai kekhawatiran muncul di pikiran mereka. Sebagai seorang psikolog Alwan mencari tahu penyebab dan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan Bella.  Alwan bekerja sebagai motivator di sebuah perusahaan, pengetahuannya sedikit banyak membantu dalam mendidik Bella, dibantu oleh seorang sahabatnya Jauhari yang juga Psikiater.

Dari Jauhari, Alwan mengetahui kalau Bella mengalami hambatan yang bernama “Disleksia”

“Disleksia itu hambatan di otak yang menyebabkan seorang anak sulit berbicara. Penyebab utamanya adalah masalah nutrisi pada saat ibunya hamil” (pg: 12)

Alwan kemudian mencari tahu tentang disleksia, ternyata orang-orang besar yang sukses di kemudian hari seperti Albert Einstein adalah penderita disleksia, baru dapat membaca saat kelas 4 SD, tetapi ternyata disleksia tidak menjadi hambatan bahkan membuatnya menjadi lebih maju dibanding orang-orang normal lainnya. Hal ini memotiasi Alwan dan Salma untuk terus berjuang dan semangat mendampingi Bella dalam setiap perkembanganya. Baca lebih lanjut

9 Komentar

Filed under Lomba Resensi Bukupedia, Novel Drama, Penerbit Mizan, Review Buku

INSURGENT : Trilogi Divergent series 2

 

insurgent

Judul Buku : Insurgent

Penulis : Veronica Roth

Penerbit : Mizan pustaka

Halaman : 500 hal

Tahun Terbit: 2013

Dapat di beli : bukupedia.com

Ini adalah buku kedua dari trilogi divergent, di buku kedua ini akan ada karakter -karakter baru, yang di buku pertama hanya di ceritakan selintas, tapi di buku ini dibahas jelas seperti orangtua four atau tobias. Dan saya makin suka dengan tokoh Tris di buku ini, sosok yang kuat, tegar ,pemberani dan sekaligus penyayang.  Salah satu alasan saya menyukai trilogi divergent ini karena karakter utama nya perempuan seperti Tris

“satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.”

Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.
Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.

Berhasil kabur dari peperangan Abnegation dan Dauntles. Tris, Tobias, Peter, Marcus (pemimpin abnegation, sekaligus ayahnya Tobias), dan Caleb (kakak Tris yang masuk Erudite) pergi ke faksi Amity untuk mencari perlindungan. Amity ini yang memang sifat faksinya menjunjung kedamaian, mereka nerima mereka. disini Tris membuntuti Marcus yang berduaan dengan Johanna (juru bicara faksi Amity, Amity ini tdk punya pemimpin), Johanna membujuk Marcus untuk memberi tahu rahasia yang hanya Abnegation yang tahu, dan yang membuat Abnegation rela mati. Tapi Marcus menolak. Tris juga nyoba untuk mengetahui kebenaran rahasia ini, tapi Marcus tetep nolak.

tiba-tiba Dauntles pembelot (Dauntles yang berkhianat dengan bersekutu bareng Erudite) menyerang markas Amity, bukan menyerang Amitynya tapi Abnegation. Tapiii Abnegation berhasil berpencar, Tris, Tobias, Caleb dan Susan (tetangga Tris waktu di abnegation) berhasil kabur dan menaiki kereta yang ditumpangi factionless, dan mereka awalnya disuruh keluar, cuma pas Four ngaku sebagai Tobias Eaton, mereka diterima dan dibawa ke markas factionless yang ternyata pemimpin mereka, Evelyn, adalah ibu kandung Tobias. mereka, factionless ingin mnyerang Erudite dan memusnahkan apa yang namanya faksi ini. dan makin kompleks permasalahanya…alur yang tidak terduga

Di buku dua ini, kita bisa tahu lebih banyak tentang Amity, Candor, pokoknya kelima faksi ini, factionless juga ikut diceritain. semua faksi berperan walau tdk banyak. Karakter para tokoh disini juga semakin jelas, bikin kaget sendiri.

Dan disini seperti terlihat sisi Tris yang lemah, kok dia berasa nangis terus ya? disini Tris juga memendam banyak rahasia, begitu juga Four yang menyebabkan hubungan mereka up and down.Tapi justru menurutku Tris adalah sosok yang paling kuat…setelah kubaca sampai endingnya
Jadi, intinya ya jangan terlalu percaya sama orang lain bahkan keluarga kamu sendiri, Satu-satunya yang bisa kamu percaya adalah dirimu sendiri, just like what Tris does, walaupun di tengah nanti terlihat tris seperti orang yang menyebalkan dan berpikir tanpa akal sehat tapi menurut saya , She does that because she want to survive and save everyone from the evilness of Jeanine from Erudite.
Just like in war, people die, so does in Insurgent. prepare yourself not to be dissapointed/ sad
Intinya di novel ini nanti sebagian rahasi besar yang ditutup-tutupi akhirnya terbuka dan semua orang mengetahui kebenarannya, kenapa Divergent di anggap berbahaya, kenapa Tris bisa jadi Divergent, dan memiliki 3 sifat dari 5 fraksi yaitu Dauntless, Abnegation dan Erudite.
” Kebenaran itu kadang sangat menyakitkan, but, you have to get over it and move on”
kalian masih akan menemukan The Braveness, The action and The lovely moment from Insurgent

Untuk memperoleh buku ini dapat di beli di  Bukupedia.com

## Quotes :
• “Berapa lama pun seseorang dilatih agar jadi berani, kita tak penah tahu apakah mereka memang berani atau tidak hingga sesuatu yang nyata terjadi.”
• aku pernah membaca bahwa menangis itu tak dapat dijelaskan secara ilmiah. fungsi air mata hanyalah untuk membasahi mata. Tak ada alasan yang jelas mengapa kelenjar air mata memproduksi banyak air mata saat emosi.
• “Aku tak tahu kau hidup di dunia yang mana, tapi diduniaku orang-orang hanya melakukan sesuatu untuk orang lain karena dua alasan. Yang pertama, jika orang itu menginginkan sesuatu sebagai balsannya. Dan yang kedua, jika orang itu merasa berutang pada orang lain.” –
• Aku menyadari orang itu memiliki berlapis-lapis rahasia. Jika kita pikir kenal dan memahami meraka, tapi motivasi mereka selalu tersembunyi dari kita, terkubur di dalam hati mereka. Kita tak akan pernah mengenal mereka, tapi terkadang kita memutuskan untuk memercayai mereka

Tinggalkan komentar

Filed under Lomba Resensi Bukupedia, Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Penerbit Mizan, Review Buku, Veronica Roth

Bulan Terbelah di Langit Amerika

bulan terbelah di langit Amerika

Judul buku :  Bulan Terbelah di Langit Amerika

Penulis : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan pertama : Mei 2014……Cetakan ke tujuh : Januari 2015

ISBN : 978-602-03-0545-5

Hal :343 halaman

Buku  dapat di beli di :bukupedia.com

“Amerika dan Islam. Sejak 11 September 2001, hubungan keduanya berubah. Semua orang berbondong-bondong membenturkan mereka. Mengakibatkan banyak korban berjatuhan; saling curiga, saling tuding, dan menyudutkan banyak pihak. Ini adalah kisah perjalanan spiritual di balik malapetaka yang mengguncang kemanusiaan. Kisah yang diminta rembulan kepada Tuhan. Kisah yang disaksikan bulan dan dia menginginkan Tuhan membelah dirinya sekali lagi sebagai keajaiban. Namun, bulan punya pendirian. Ini untuk terakhir kalinya. Selanjutnya, jika dia bersujud kepada Tuhan agar dibelah lagi, itu bukan untuk keajaiban, melainkan agar dirinya berhenti menyaksikan pertikaian antarmanusia di dunia. “Apa? Wajah Nabi Muhammad junjunganku terpahat di atas gedung ini? Apa-apaan ini! Penghinaan besar!” seruku pada Julia. Mataku hampir berair menatap patung di dinding Supreme Court atau Mahkamah Agung Amerika Serikat, tempat para pengadil dan terhukum di titik puncak negeri ini. “Jangan emosi. Tak bisakah kau berpikir lebih jauh, Hanum? Bahwa negeri ini telah dengan sadar mengakui Muhammad sebagai patron keadilannya. Bahwa Islam dan Amerika memiliki tautan sejarah panjang tentang arti perjuangan hidup dan keadilan bagi sesama. “Akulah buktinya, Hanum.” Kisah petualangan Hanum dan Rangga dalam 99 Cahaya di Langit Eropa berlanjut hingga Amerika. Kini mereka diberi dua misi berbeda. Namun, Tuhan menggariskan mereka untuk menceritakan kisah yang dimohonkan rembulan. Lebih daripada sekadar misi. Tugas mereka kali ini akan menyatukan belahan bulan yang terpisah. Tugas yang menyerukan bahwa tanpa Islam, dunia akan haus kedamaian”

Itu adalah sepenggal sinopsis yang ada di cover belakang buku ini. Saat pertama saya membaca judul bukunya dan melihat penulisnya, saya langsung tertarik, meskipun saya baru beli pada cetakan ketujuh 🙂  karena memang saya sudah pernah membaca buku  hanum sebelumnya yang berjudul 99 cahaya di langit eropa.  Kedua buku tersebut sama-sama menceritakan kisah perjalanan hanum dan rangga saat di Eropa – amerika yang menguak tabir dan rahasia sisi lain dunia islam disana, yang selama ini masih banyak terselubung.  Saya makin tertarik dengan sejarah islam, dengan membaca buku ini , hanum sangat apik mengemas kata-kata dan alur cerita sehingga makin penasaran dengan cerita ini .

Buku ini di awali dengan  drama  singkat detik-detik Pesawat American Airlines Flight 11  yang berpenumpang  92 orang pada tanggal 11 September 2001 dibajak  dan menabrakan diri ke Menara kembar Gedung World Trade Center (WTC) . Saat dimana orang yang di dalam pesawat sudah pasrah, karena tidak dapat berbuat apa-apa, sementara orang yang . berada di gedung WTC panik luar biasa..Gedung yang memiliki lantai lebih dari 100 lantai ini , makin menambah putus asa orang yang didalamnya ,karena lift mati, dan satu-satunya jalan adalah tangga darurat untuk turun sampai ke lantai dasar. sehingga tidak sedikit yang lompat bunuh diri dari atas gedung. Cerita ini akan dilanjutkan di bagian akhir buku ini yang saling terjalin satu sama lain.

Hanum dan Rangga ke ditakdirkan ke Amerika selama 2 minggu dengan tugas dan kepentingan yang berbeda-beda, namun akhirnya mempunyai muara yang sama Rangga diminta profesornya untuk mengikuti konferensi bisnis yang dihadiri oleh tokoh bisnisman yang sangat dermawan, sebagai asisten profesor Rangga harus melakukan apa yang diminta , bukan hanya sekedar presentasi tetapi meliput sekaligus mengundang narasumbernya untuk hadir di kampusnya.

Sedangkan Hanum diminta bosnya (hanum bekerja di koran lokal Wina “Heute ist Wunderbar” atau Today is Wonderfull) untuk membuat artikel dengan tema ” Would the world be better without islam”…Akankah Dunia Lebih Baik Tanpa Islam? study kasusnya Tragedi kemanusiaan di Amerika . Wawancara dengan narasumber korban WTC baik dari orang islam maupun non islam. Keduanya sempat mengalami hambatan yang membuat mereka terpisah satusama lain meskipun akhirnya bisa kembali bersama dengan membawa hasil yang tidak terduga. Memang rencana manusia tidak selalu sejalan dengan kuasaNya…dan lagi-lagi membuktikan bahwa Alloh adalah selalu memberikan yang terbaik buat hambaNYA. So…jangan pernah berprasangka buruk sama Alloh ketika kita ada masalah atau kesulitan yang menimpa 🙂

Selain menceritakan tentang tragedi kemanusian WTC, juga membahas sedikit tentang asal-muasal orang pertama yang tinggal di Amerika atau penemu benua ini. Bagaimana kalau ternyata penemu benua Amerika bukan Christophurus Columbus seperti yang kita pelajari di sejarah selama ini ?

Dan bukti-bukti sejarah islam di Washington dan Newyork, ternyata ada pahatan ayat Al-qur’an Surat Annisa Ayat 135 di salahsatu pintu gerbang Fakultas Hukum Universitas Harvard tentang kehebatan ajaran keadilan sebagai lambang supremasi hukum umat manusia. siapa yang menyangka  kampus yang sangat terkenal dan ada di negara sekuler ternyata tidak lepas dari ayat Al Qur’an? Subhanalloh

Buku ini memang bukan true story murni karena ada unsur fiksi, fakta sejarah , spiritual dan travelling….ini yang membuat pembaca dibawa seolah-olah ikut merasakan apa yang terjadi saat penyerangan gedung WTC sehingga ada semacam luapan emosi saat membacanya. Dan ini makin membuatku bangga sebagai seorang muslim. Makin penasaran, lebih baik langsung baca sendiri

Jadi sangat recomended untuk membaca buku ” Bulan Terbelah di Langit Amerika”  bukan hanya untuk muslim saja , yang non muslim juga boleh lho….:)

Semoga kita yang muslim setelah membaca buku ini, makin memahami hakikat islam yang kita yakini dan bisa menjadi agen muslim yang baik. Amiin

 

4 Komentar

Filed under Hanum Salsabila Rais, Lomba Resensi Bukupedia, Novel Religi, Penerbit Gramedia, Review Buku