Category Archives: Dalam Negeri

RESENSI : Bidadari Untuk Dewa

bidadari

INSPIRASI DARI  KISAH HIDUP ENTERPRENUER MUDA

Judul Buku      : Bidadari Untuk Dewa
Penulis             : Asma Nadia
Penerbit          : KMO Publishing
Cetakan I        : Oktober 2017
ISBN               : 978-602-504-410-6
Tebal              : 528 hal

Dewa adalah salah satu dari anak muda fenomenal dan penuh kejutan, kisah hidupnya mirip permainan  Russian Roullete. Dari anak muda yang dikagumi karena menghasilkan uang satu milyar lalu terjerembab hutang delapan milyar. Namun kebangkrutan tidak membuatnya menyerah

Dewa Eka Prayoga tercatat sebagai mahasiswa jurusan kimia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.  Kehidupan ekonomi yang memaksa Dewa untuk berfikir kreatif agar biaya kuliah terpenuhi. Pijakan pertama Dewa menjadi guru pada sebuah lembaga bimbingan belajar.

Dewa mengikuti kompetisi wirausaha di kampusnya, dimana pemenangnya akan diberi modal usaha sesuai proposal yang dibuat. Dua tahun berturut-turut mengikuti kompetisi tersebut dan menjadi pemenangnya . Hadiah yang diterimanya digunakan untuk membuka usaha kafe khusus anak muda dan usaha katering.  Dengan prestasi yang diraihnya Dewa sering diundang menjadi motivator berbagai seminar kampus di berbagai daerah. Dewa dikenal sebagai enterprenuere muda, pendapatannya makin bertambah.

Suatu hari, ibunya terjerat hutang rentenir sebesar empat puluh lima juta, dan harus segera dibayar apabila tidak ingin rumahnya disita. Kemudian Dewa menulis buku tentang tips marketing sesuai dengan yang telah dipraktikan. Bukunya best seller dan mendapatkan penghasilan yang lebih dari cukup untuk melunasi hutang ibunya.

“ Ternyata masalah bukan beban melainkan cara Allah membangunkan hamba-hambaNya supaya menemukan potensi terbaik (hal: 133)

Usaha kafe dan Katering yang dirintis Dewa, mulai sepi dan mengalami kemunduran. Dewa beralih melakukan investasi dengan temannya yang bernama Ruslan. Investasi ini berupa pengadaan laptop yang dikirim ke instansi pemerintah dengan sistem bagi hasil. Dalam jangka waktu delapan bulan Dewa berhasil berhasil menjaring  enam ratus delapan puluh lima (685) investor dengan total investasi 7,8 milliar. Dewa menjadi agen terbesar dalam jaringan usaha Ruslan. Prestasi ini makin melambungkan namanya di berbagai kalangan, kampus,masyarakat hingga pengusaha. Baca lebih lanjut

Iklan

1 Komentar

Filed under Asma Nadia, Dalam Negeri, KMO Publishing, Resensi Media Cetak, Review Buku

Resensi Buku Cara Berpikir Suprarasional

 

Print

UPAYA MENDAPATKAN REZEKI DARI JALAN YANG TAK TERDUGA

Judul Buku : Cara Berpikir  Suprarasional
Penulis : Raden Ridwan Hasan Saputra
Editor : Muh. Iqbal Santosa
Penerbit : Republika Penerbit
Cetakan I : April 2017
ISBN : 978-602-0822-68-6
Tebal : X + 178 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Setiap orang menginginkan rezeki yang berlimpah. Berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan kekayaan, dari cara-cara rasional seperti bekerja atau investasi hingga cara irasional seperti meminta bantuan makhluk gaib.  Kita dapat memperoleh rezeki  yang berlimpah apabila kita mampu mengubah cara berpikir kita

Cara berpikir manusia dibagi menjadi empat yaitu (1)natural yaitu berpikir secara alamiah, sifatnya rutin tanpa adanya inovasi atau antisipasi masalah, (2) rasional ; menggunakan inovasi dengan melibatkan nalar, (3) supranatural ; cara berpikir dengan meminta bantuan makhluk gaib untuk menyelesaikan masalah, seperti sesajen, susuk, akhirnya dapat mengarah perbuatan syirik  (4) suprarasional

Cara berpikir Suprarasional adalah cara berpikir orang rasional yang dipakai ketika menghadapi masalah yang sangat sulit bahkan tidak dapat diselesaikan dengan cara berpikir rasional.  Suprarasional menjadikan faktor gaib dalam hal ini adalah Allah Swt, sebagai faktor yang sangat dipertimbangkan dalam mengambil keputusan atau tindakan.

“Kuasailah cara berpikir suprarasional jika kita ingin menjadi orang-orang yang mempunyai karya besar” (hal:1)

Sebagai contoh seorang petani yang mempunyai pola pikir natural, hanya berpikir  menanam, merawat dan kemudian memanen, hasilnya langsung dijual ke tengkulak. Jika berpikir rasional, petani tersebut membuat inovasi, misalnya dengan membuat nilai tambah dari produk yang dihasilkan , sehingga nilai jualnya lebih tinggi.  Petani yang berpikir suprarasional , setelah melakukan usaha rasional secara maksimal, akan diimbangi dengan pendekatan kepada Allah Swt antara lain; sholat sunat (duha, tahajud,rawatib), puasa sunah, zakat , sedekah, infak dan ibadah ritual lainnya. Dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt, rezeki akan datang dari arah yang tidak terduga, seperti dalam firman Allah QS : Ath-Thalaq ayat 2-3

Siapa saja yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…” (hal : 48)

Buku ini mengajak pembaca untuk menghadapi kehidupan dengan cara berpikir suprarasional . Jika masyarakat yang berpikir suprarasional semakin banyak di negeri ini, Insya Alloh Indonesia akan menjadi negara yang baldatun thoyibatun warrobun ghofur atau negara yang subur, makmur, adil dan aman.

 

*) Resensi ini dimuat pada harian Kedaulatan Rakyat edisi Senin, 20 November 2017

Tinggalkan komentar

Filed under Dalam Negeri, Non Fiksi, Penerbit Republika, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

(Blogtour-Giveaway) MENGGAPAI MENTARI

Judul Buku : Menggapai Mentari

Penulis  : Murid Mentari Intercultural School, Jakarta

Ilustrasi Cover : Angela Steffany Budi

Ilustrasi dalam : Murid FunArt Semarang

Editor : Karyna Pramesthi

Penerbit : Funtastic-M&C Gramedia

Cetak Pertama : Oktober 2017

ISBN : 9786024286552

Tebal Buku : 167 hal

Blurb

Langit Indonesia sedang kelam. Orang-orang bermuram durja. Pasti karena isi surat kabar dan televisi yang membuat hati gundah. Banyak yang tidak lagi percaya, mentari bisa terbit lagi di langit yang gelap.

Tapi, anak-anak bangsa berlarian, bahu-membahu, menggapai sang mentari. Mentari ini yang akan mereka taruh di langit, supaya cahayanya bisa kembali menerangi seluruh Indonesia. Sehingga, terlihat lagi, Indonesia yang penuh warna, harapan dan cerita.

Inilah persembahan kisah untuk Bangsa Indonesia

Buku Menggapai Mentari yang ditulis oleh 18 (delapan belas) murid Sekolah Dasar Mentari Intercultural School menepiskan anggapan bahwa anak-anak Indonesia hanya bisa bermain gadget atau main game. Anak-anak ini membuktikan bahwa mereka juga peduli dengan berbagai isu sosial yang ada di negeri ini. Buku ini berisi delapan belas cerita yang mengangkat tema keberagaman, toleransi, nasionalisme, persahabatan dan makna pancasila di mata anak-anak.  Sebuah tema yang sebenarnya tidak ringan untuk anak-anak, tetapi mereka mampu menuliskan dengan bahasa sederhana dan ringan sehingga mudah dicerna oleh anak-anak usia SD. Diperkaya dengan ilustrasi yang indah, membuat buku ini makin menarik.

Saat membaca buku ini, saya kagum dan bangga tidak menyangka ide cerita ini ditulis oleh anak-anak. Mereka paham bagaimana makna pancasila melalui cerita yang ditulis oleh SYAHIRA NUR RANIA dengan judul Kita Pancasila dan Menjelajah Pancasila di Sekolah oleh SHERAZADE NURUL AMIRA PRASETYO.  Kedua penulis ini berusaha menyampaikan bahwa memaknai Pancasila itu bukan hal yang sulit, Pancasila bukan hal yang ada di awang-awang. Sherazade memberi contoh dengan melihat lingkungan sekolahnya, dari sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa sampai dengan sila ke-5 dapat dilihat dalam lingkungan sekolah. Pancasila ada dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kisah Tak Kenal Maka Tak Sayang oleh DESNA DIANDRA ASMORO dan Sahabatku, Siti oleh CHARLIZE ALESSANDRA HALIM menceritakan perihal toleransi antar umat beragama. Kisah persahabatan yang tidak mengenal perbedaan agama, seperti Siti yang beragama islam dan Mei Lin beragama Katholik.

Asas demokrasi juga dikisahkan melalui cerita Sama Saja,Kan ! karya ANYA IVANKA PUTRI SIREGAR yang menceritakan perihal pemilihan ketua kelompok belajar, bahwa siapa saja, laki-laki atau perempuan dapat menjadi pemimpin, asalkan mampu dan telah dipilih secara musyawarah.

Ada juga kisah tentang seorang anak perempuan yang berusaha meraih impiannya menjadi pemain sepakbola untuk membanggakan sekolah dan bangsanya , ini dikisahkan dalam cerita Keputusan Sendiri oleh AUBRIEL NABABAN Baca lebih lanjut

8 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Dalam Negeri, Penerbit Gramedia, Review Buku

(Blogtour-Giveaway) CINTA DALAM SEMANGUK SOP KAKI KAMBING

wp-image-319258420jpeg.jpegMENANTI KEHADIRAN SANG JODOH

Judul buku: Cinta dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing
Penulis: Ifa Avianty
Penyunting: Muridatun Ni’mah
Desain isi: Dyah Ayuning Tyas
Desain Sampul: Andhu Rasydan & Naafi Nur Rohma
Penerbit: Penerbit Indiva
Jumlah halaman: 176
Cetakan 1: Oktober 2016
ISBN: 978-602-6334-03-9

Nikah itu kan tidak main-main. Buat seumur hidup, saya enggak bisa membayangkan bagaimana jadinya, jika separuh lebih hidup saya ternyata tidak bahagia ..(hal :63)

Stephanie si Putri Ketimun yang kerap patah hati. Awy sang pangeran Naga yang dimabuk asmara dan Gandhi si jejaka nerdy . Inilah kisah yang diduga cinta segitiga.

Adalah Stephanie atau Neng Steph yang sedang dilanda gelisah karena secara impulsif menerima Awy, teman masa kecilnya yang keceplosan mengungkapkan perasaanya kepada Stephanie. Padahal Stephanie tidak mempunyai perasaan apapun terhadap Awy, hanya sekedar sahabat. Lain halnya Awy yang diam-diam mencintai Neng Steph dari kecil, tetapi Awy merasa tidak enak terhadap sahabatnya Gandhi. Awalnya berniat menjodohkan Gandhi dengan Stephanie, karena melihat karakter keduanya akan sangat cocok jika mereka berjodoh. Entah kenapa Awy justru keceplosan mengungkapkan perasaanya kepada Neng Steph, sehingga statusnya mereka berubah menjadi calon suami istri. Stephanie dan Awy tidak menjalani proses pacaran.

Gue akan ada terus di samping lu, Steph…(hal :24)

Disisi lain Ghandi, merasa mempunyai perasaan khusus terhadap Stephanie saat pertama kali diperkenalkan Awy, tetapi Gandhi menyadari kalau Stephanie sudah menjadi calon istri sahabatnya. Sementara itu Stephanie di desak orangtuanya untuk segera menikah, mengingat kesehatan ibunya yang semakin menurun.Stephanie tidak mau menikah tanpa ada dasar cinta di dalam hatinya.

Understanding each other adalah bahasa dan tanda cinta yang paling universal (hal : 90)

Stephanie mengalami kebimbangan apa yang harus dipilih, apakah segera menikah dengan Awy, meskipun tanpa mencintai terlebih dahulu. Bukan hanya tidak mencintai Awy, Steph juga ragu karena latar belakang keluarganya berbeda dengan Awy yang orang betawi asli. Akankah Stephanie menunggu cinta sejatinya atau memilih Awy ?

Jadi sebetulnya aku bukan menolak menikah. Aku hanya tak lagi bisa menemukan seseorang yang bisa membuatku bergetar dan membuat semua lagu cinta kembali  indah terdengar (hal :85)

Jadi bagaimana akhir kisah Stephanie, Awy dan Gandhi? Siapa yang akan dipilih Stephanie untuk mendampinginya??

Baca lebih lanjut

28 Komentar

Filed under Blogtour-Giveaway, Dalam Negeri, Penerbit Indiva, Review Buku

PERSONA

wp-image-1660908092jpeg.jpeg

Judul Buku :PERSONA
Penulis : FAKHRISINA AMALIA
Penyunting:  TRI SAPUTRA SAKTI
Penerbit : PT.GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Cetakan I :  April 2016
ISBN :978-602-03-2629-0
Halaman :248 hal

Ketika seseorang menganggap kita sebagai temannya, berarti orang tersebut mempercayai kita dan merasa bahwa kita pantas menjadi temannya dari sekian banyak pilihan orang yang ada. Dan itu menunjukan bahwa, setidaknya bagi orang itu, kita istimewa (hal:157)

Ini buku kedua Fakhrisina yang saya baca, setelah All You Need is Love. Seperti buku sebelumnya yang bergenre YA (Young Adult) atau remaja dewasa .Novel Persona juga berkisah tentang remaja putri yang menginjak dewasa bernama Azura Kalila Halim.  Azura adalah seorang gadis penyendiri, lebih suka membaca manga atau komik daripada bersosialisasi dengan teman. Dari kecil lebih suka bermain sendiri atau hanya ditemani dengan mama papanya. Kehidupan Azura kecil bahagia seperti anak lainnya, hingga saat SMA , ketika kedua orangtuanya mulai terdengar bertengkar.  Kehidupan Azura mulai berubah, setiap kali ada keributan di rumah ia memilih di kamar dan menyakiti pergelangan tangannya dengan cutter  untuk meredam sakit di dalam hatinya.  Rumah yang dahulunya penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan berubah penuh dengan kesedihan dan air mata.

Azura makin menarik diri dari teman-temannya, hingga ada murid baru pindahan yang bernama Altair Nakayama, blasteran Jepang. Azura yang tidak suka berinteraksi dengan teman-temannya, hal ini berbeda tetapi ketika Altair mengajaknya berteman ia tidak menolak. Kehadiran Altair perlahan membuat hati Azura ceria kembali, kebiasaan menyakiti diri sendiri apabila ada sesuatu yang menyakiti hatinya, sudah mulai berkurang.

Memang luar biasa  sekali pengaruh yang bisa ditimbulkan oleh kehadiran seseorang dalam hidupmu. Pada suatu waktu kau akan menjadi dirimu yang kau kenal, di lain waktu tiba-tiba kau berubah menjadi orang lain (hal : 40)

Sebelum bertemu dengan Altair, Azura secara diam-diam menyukai kakak kelasnya yang bernama Ka Nara. Pertemuan hanya sekali secara tidak sengaja saat Ka Nara memberi bantuan kepada Azura, terus membekas di hatinya ,bahkan bertahun-tahun kemudian. Tetapi sejak mengenal Altair, perlahan perasaannya terhadap Ka Nara memudar.

Altair bagaikan Malaikat yang diturunkan untuk Azura, setiap ada masalah Altair akan datang dan membantunya.Ketika tiba-tiba Altair menghilang tanpa kabar apapun, hidup Azura kembali kosong. Meski demikian ia dapat melewati masa ujian SMAnya dengan baik. Altair meninggalkan misteri yang tidak pernah di ketahui Azura .

Ada hal-hal dalam hidup yang kadang tidak bisa kita bagi ke siapapun, entah karena terlalu menyakitkan atau karena terlalu membahagiakan sehingga kita ingin menyimpannya untuk diri sendiri (hal :102)

Saat kuliah, akhirnya Azura mempunyai sahabat, satu-satunya sahabat yang dia punya setelah Altair, namanya Yara, beda jurusan dengan Azura yang jurusan Bahasa Inggris sedangkan Yara jurusan Arsitektur. Persahabatan yang dimulai dari hal sederhana saat Azura melihat gambar kupu-kupu 3 dimensi di Mading Kampus, yang ternyata itu buatan Yara.

Hidup Azura kembali berantakan saat melihat Mamanya membawa seorang laki-laki ke rumah, dia kembali menyakiti dirinya dengan cutter. Memutuskan keluar dari Rumah dan menginap di rumah Yara, dan ternyata Kak Nara adalah abang dari Yara. Azura tinggal beberapa hari di rumah Yara, ikut merasakan kedamaian dengan keluarga yang bahagia tersebut. Ketika kehidupan Azura mulai berjalan normal, Altair kembali lagi. Dan kali ini Azura dihadapkan pada kenyataan untuk memilih antara Altair atau Kak Nara. Bagaimana reaksi Altair terhadap Azura setelah menghilang tanpa kabar hampir 6 tahun?? dan siapakah sebenarnya Altair ?? Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Fakhrisina Amali, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku

Wander Woman

Judul Buku :Wander Woman
Penulis : Nina Addison, Irene Dyah, Fina Thorpe-Willet dan Silvia Iskandar
Ilustrasi Isi: Ella Elviana
Penerbit : PT.Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : 19 September 2016
ISBN :978-602-03-3375-5
Halaman :360 hal

Bagaimana Beradaptasi Hidup secara Nomaden di Luar Negeri

“Tolkien mengatakan,“Not all those who wander are lost.” Tidak semua orang yang berkelana kehilangan arah. Tanyakan saja pada Arumi, Cilla, Sabai, dan Sofia—empat sahabat yang terpencar di berbagai negara. Dalam cerita mereka yang terinspirasi dari kisah nyata ini, “tersesat” punya makna berbeda. For them, home is never a place, but people—and sometimes even suitcases.

Novel ini berkisah tentang 4 sahabat wanita yang terpisah dan mencoba untuk tetap survive di berbagai negara. Mereka menyebut dirinya Wander Woman. Terinspirasi dari tokoh superhero Wonder Woman, tetapi Wander diartikan rajin berkelana, dipaksa hidup nomaden. 4 wanita itu adalah Arumi, Cilla, Sabai dan Sofia.

Pricilla (Cilla) adalah tipe gadis kota, yang hanya nyaman jika situasi serba terkontrol. Menikah dengan pria Eropa (William) dan dikaruniai dua anak Alex dan Emiliy. Cilla akan berkisah tentang petualangannya di Skotlandia. Keseruan Cilla di Skotlandia saat tetangganya pasangan Nicole-Jake , mengundang mereka untuk hadir dalam acara Wedding vow renewal.  Sebenarnya pesta ini tidak akan menjadi “tragedi kecil”, apabila kondisi cuaca di Skotlandia normal , ada badai hurricane yang melanda kota itu. Dan suasana pesta menjadi kacau saat  angin menerjang segala yang ada di halaman hotel tempat acara tersebut, beberapa tamu sempat terluka.Selain kondisi alam, Cilla juga dihadapkan dengan sosialisasi dan budaya disana, Cilla sempat terkaget-kaget dengan kebiasaan wanita yang berselingkuh dengan laki-laki ,bahkan bukan karena pernikahannya tidak bahagia, hanya karena bosan saja 😦  Hal lainnya, saat tinggal di Aberdeen, betapa susahnya mendapatkan SIM, sehingga terpaksa menyewa instruktur, padahal Cilla sudah dapat menyetir. Belum lagi kisah kemalingan di rumah saat pagi-pagi,di kota yang katanya damai dan tenang.

Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Penerbit Gramedia, Review Buku

Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta : Kumpulan Cerpen Tasaro GK

Judul Buku :Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta
Penulis : Tasaro GK
Penyunting: Indradaya S.P
Penerbit : Qanita PT.Mizan Pustaka
Cetakan I : Mei 2013
ISBN :978-602-9225-88-4
Halaman : 264 hal

wp-image-1452524960jpeg

Cinta itu hanyalah tenaga untuk menjalani hidup, bukan ujung perjalanan yang menjadi tujuan (TSKDC : Puisi ; hal 14)

Pada pernikahan – pernikahan lampau, ketika kata cinta bahkan tidak pernah dilisankan begitu rupa, imbasnya mampu mencengkeram hati begitu lama (TSKDC : Puisi ; hal 15)

Itu adalah beberapa qoute dalam kumpulan cerpen yang berjudul  Puisi. Dalam bagian pertama ini, langsung menarik perhatianku, kisah dokter yang berbeda dengan orang yang berprofesi dokter pada umumnya. Dia adalah Dokter yang mempunyai hobi baca puisi, suka menyanyi, gaul, humoris, dan sangat perhatian dengan pasien tua yang berusia hampir 60tahun ini. Dan kisah pasien ini mempunyai arti sendiri bagi Dokter dan bagi pembaca cerita ini.

Buku ini terdiri dari 9 cerpen yang masing-masing mempunyai tema yang berbeda-beda. Awalnya saya tidak tahu, kalau buku ini merupakan kumpulan cerpen. Kupikir ini novel dengan tema cinta atau romance, tetapi ternyata ini sastra. Saya membeli karena tertarik dengan cover nya , kombinasi hamparan langit biru dan taman bunga dengan seorang gadis yang melintas . Lay out dari buku ini juga menarik, dalam tiap babnya kertasnya dibuat warna yang berbeda, ada biru, kuning, hijau , pink dsb. Ini tentu menambah cantik bukunya. Selain itu nama besar Tasaro GK, juga menjadi pertimbanganku. Buku yang kubaca pertama dari penulis ini adalah Serial Muhammad, yang menjadi best seller nasional. Setelah membuka bab demi bab , selalu diselipin lukisan karya Dredha Gora Hadiwijaya. Saya tidak mengenal Pelukis ini, seperti saya juga buta soal keindahan lukisan. Cukuplah menikmati buku ini yang sebenarnya sedikit “berat” dengan bahasa sastranya

9 cerita dalam buku ini saya suka, semua kubaca sampai habis. Meskipun ada beberapa bagian yang saya masih meraba-raba maknanya. Masing-masing cerita mempunyai nilai ketertarikan tersendiri. Tampaknya penulis suka dengan hal-hal yang tidak biasa di masyarakat kita, dan di tulis dengan bahasa yang enak, mengena di hati.
Sebagian besar tema-tema sosial kemasyarakatan, antara lain kisah seorang yang tergabung dalam Kelompok aktivis keagamaan (dalam cerita : Bukan Malaikat Rehat), kisah tentang penyimpangan seksual (Tuhan Ngga Pernah Iseng)dan (Separuh mati), Perilaku yang terlihat aneh di masyarakat, menyukai hal2 yang bersifat sadis (Roman Psikopat), Kisah Penulis yang sedang naik daun dan go internasional (Atarih). Untuk cerita Atarih ini pikiran saya terbawa sama salah satu penulis Indonesia yang memang sedang terkenal, Andrea Hirata. Secara kebetulan nama Atarih adalah kebalikan dari Hirata, mungkin benar penulis terinspirasi dari Andrea Hirata

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Penerbit Mizan, Review Buku

SPY in LOVE

Judul Buku :SPY in LOVE
Penulis : Dwitasari
Penyunting: Dila Maretihaqsari
Penerbit : PT.Bentang Pustaka
Cetakan I : Agustus 2016
ISBN :978-602-291-252-1
Halaman : 174 hal

Blurb

Hotel di tepi pantai Pulau Penang! Aku tak sabar memulai hidup baru bekerja di hotel impian. Ternyata Tuhan masih sayang kepadaku, setelah beberapa waktu lalu memberikan ujian yang kukira tak akan bisa terlewati. Eh, atau memang belum terlewati? Coba, siapa yang tidak putus asa jika ditinggal menikah kekasih dengan teman sendiri?

Dan, di sinilah aku sekarang. Berharap angin laut Penang bisa menerbangkan sisa patah hatiku. Tapi, belum apa-apa, aku sudah terlibat lagi dengan urusan laki-laki! Putra, lelaki itu sebenarnya menarik, tapi ia terus berada di dekatku seperti seorang penguntit. Ia juga sering memergokiku dalam keadaan yang memalukan. Apa yang diinginkannya dariku?

Ish, aku harus berhati-hati agar tidak selalu berurusan dengannya, apalagi sampai jatuh cinta. Eh, kenapa aku sampai berpikir begitu? Tidak, tidak! Ah, pokoknya aku tak mau jatuh untuk kali kedua!

Ini adalah salah satu novel terbaru karya Dwitasari, selain novel Promise. Sebenarnya saya secara tidak sengaja membeli novel ini, saat itu tanggal 14 Agustus sedang jalan di toko buku dan melihat poster bahwa hari itu jam 11 siang ada press conference peluncuran novel Spy in Love sekaligus launching triller filmnya. Dengan dihadiri penulis dan sejumlah pemain,produser serta sutradara. Akhirnya saya mengikuti acara tersebut sekaligus membeli novelnya. Dan untuk pertama kali bertemu langsung Dwitasari yang ternyata masih imut banget, baru umur 21 tahun lho…tetapi sudah banyak menghasilkan buku dan beberapa di antaranya sudah di filmkan.

Pada awalnya, saya mengira buku ini telah di adaptasi kedalam sebuah film, tetapi ternyata terbalik. Buku ini diadaptasi dari skenario filmnya, jadi sudah dibuat dulu filmnya, meskipun baru tayang nanti tangggal 29 September, baru kemudian ditulis bukunya. Dan kenapa Dwitasari yang dipilih menulis buku ini yaa? berdasarkan wawancara dengan sutradaranya, katanya karena untuk menulis buku ini diperlukan penulis yang baper-an. Ow…ow..begitu, padahal menurut saya buku ini ga baper-baper amat yaa…:)

Kisah Spy in Love ini terinspirasi dari kecelakaan pesawat Malaysia beberapa tahun lalu. Berlatar belakang kota Penang, diduga pesawat tersebut jatuh di kota ini. Adalah Putra Nusantara, salah satu korban yang kedua orangtuanya meninggal dalam kecelakaan tersebut. Putra dibesarkan oleh kakeknya Satria yang mantan agen rahasia Indonesia yang sekarang lebih memilih menjadi tenaga pengajar di sebuah universitas. Putra memilih sebuah pekerjaan menjadi manajer hotel di Penang, dibandingkan menjadi agen rahasia seperti kakeknya, meskipun menyandang gelar S3 ilmu Politik dari luar negeri

Novel ini dimulai dengan perdebatan kecil antara Putra dan kakeknya tentang keputusannya bekerja di Penang. Sedangkan Kakeknya menginginkan tetap di Indonesia. Di sisi lain Jasmin sedang patah hati, karena kekasihnya tiba-tiba memutuskan hubungan sepihak, dengan alasan lebih memilih gadis se suku nya pilihan dari orangtuanya.

Melupakan bukanlah perkara mudah karena dalam proses melupakanmu kamu harus melewati proses mengikhlaskan. Dan, mengikhlaskan yang pernah tergenggam bukanlah hal yang mudah (hal:16)

Putra dan Jasmin akhirnya bertemu di Penang, yang secara kebetulan mereka bekerja di tempat yang sama, sebagai Manajer Hotel dan Jasmine di bagian Wedding Organizing. Pertemuan awal yang tidak menyenangkan tersebut, lambat laun menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka berdua. Jasmine yang pada mulanya tidak dapat melupakan sakit hatinya terhadap mantan kekasihnya, tetapi Putra mampu menghibur dan mengobatinya

Kisah cinta keduanya mulai mendapat tantangan dari ibu nya Jasmine dan Kakek Putra yang tidak setuju dengan hubungan mereka. Ibunya Jasmine dan Kakek Putra keduanya bertemu di Hotel dan terjadilah beberapa peristiwa yang membuka misteri kecelakaan pesawat Malaysia . Dan peristiwa ini juga yang membuka sosok Putra yang sebenarnya, yang selama ini tidak diketahui Jasmine. Akankah Jasmine menerima Putra apa adanya ?? Apakah kisah cinta mereka di setujui oleh keluarga masing-masing?? Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Penerbit Bentang Pustaka, Review Buku

Dear Friend With Love

Jpeg

Judul Buku : Dear Friend with Love
Penulis : Nurilla Iryani
Penerbit : Stiletto Book
Cetakan I : Oktober 2012
ISBN : 978-602-7572-07-2
Halaman : 146 hal

Harga : Rp 33.000 (Toko Bukupedia)

Rate : 4 off 5 star

Katanya, a guy and a girl can’t be just friends. benarkah? How about Karin and Rama?

Buku yang menurutku cukup mungil dengan cover eye catching love-love ini sudah lama di rak buku. Ketika sedang beres-beres dan baru nyadar buku ini belum kubaca. Langsung kubaca dan sekali duduk selesai, kurang lebih satu jam.

Buku ini bercerita tentang dua orang sahabat yang telah bersahabat 8 tahun. Karin dan Rama. Diceritakan dengan Pov secara bergantian. Adalah Karin gadis cantik 25 tahun, single yang kesal setiap ada tante-tante rese  yang nanya kapan nikah? dan berujung pada acara perjodohan. Sedangkan sahabatnya Rama,adalah cowok yang senang sekali menjalin hubungan dengan perempuan, meskipun akhirnya kandas dalam beberapa bulan, sampai Karin hafal karena selalu menjadi “tempat sampah” ketika sedang galau saat putus cinta.  Rama sebenarnya heran, kenapa sahabatnya belum punya pacar, padahal selain cantik juga banyak cowok-cowok yang antri untuk dapat perhatiannya, tetapi tidak satupun dilirik Karin,”jangan-jangan, dia sebetulnya lesbi?” itu pikiran konyol Rama terhadap Karin. Wah kalau pikiran Rama ketahuan Karin bisa dilempar kepala Rama dengan stieletto-nya. Rama memang tidak menyadari, kalau Karin mencintai Rama #hadeuh Rama benar-benar jahat

Jadi kebayang kan, gimana perasaan Karin, setiap kali Rama curhat tentang perempuan-perempuan yang dipacarinya…#pukpukKarin. Hingga suatu hari seperti biasanya Rama bercerita tentang cewek barunya, Astrid atau Cicit panggilan kesayangan Rama, yang kalau kata Karin itu panggilan untuk Tikus. Ckk..ckkk…persahabatan mereka memang udah deket banget yaa. udah biasa banget saling nyela.

Persahabatan gue dan Karin memang sudah terlalu dekat. Seperti kunci dan gantungan kunci. Saling membutuhkan. Saling melengkapi (hal : 14)

Kali ini Karin benar-benar merasa dunia hancur, hatinya berkeping-keping jadi serpihan kecil  karena melihat keseriusan Rama yang berniat melamar Astrid, bahkan minta saran Karin bagaimana melamar Astrid dengan romantis. Kalau kata Karin lebih baik mengulang skripsi daripada memikirkan ide buat Rama ngelamar Astrid. Tetapi akhirnya dengan hati hancur Karin memberikan saran kepada Rama, yg disambut Rama dengan antusias, saking senengnya dengan ide Karin

Jealosy is n ugly thing.It makes you hate someone that you barely know. And to make it worst,you’re the one who gets hurt, not that “someone” (hal: 15)

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Dalam Negeri, Penerbit Stiletto Book, Review Buku

THE STARDUST CATCHER

Jpeg

Judul Buku : The Stardust Catcher
Penulis : Suarcani
Desain Sampul : Orkha Creative
Penerbit :PT.Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : Maret 2016
ISBN : 978-602-03-2644-3
Halaman : 184 hal

Harga buku : Rp 48.000 (Toko Bukupedia )

Rate : 5 off 5 star

Blurb

“Apa harapanmu tahun ini?”

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.
Mela: Mendapat tambahan umur setidaknya empat tahun lagi, yah…. biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.

Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja? Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.

Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya?

Novel The Stardust Catcher ini merupakan salah satu novel yang kuincer begitu penerbitnya mempromosikan buku ini, saat melihat covernya, ungu dan ada gambar telapak tangan,  diatasnya  percikan-percikan seperti cahaya, ini membuatku langsung berbinar. Oke..kita tidak dapat melihat buku dari covernya seperti pepatah bilang “don’t Judge book by its cover” tetapi sepertinya kata-kata ini tidak berlaku untuk novel ini. Setelah membacanya saya langsung jatuh cinta seperti saat melihat covernya.

Saya menyukai tema-tema seperti fantasy, keluarga dan persahabatan. Dan ini semua ada dalam novel ini, apalagi dikemas dalam kehidupan modern,semakin membuatku menarik, tidak banyak novel Indonesia yang bergenre seperti ini

Kisah Joe yang sedang gelisah melihat kehidupan rumah tangga orangtuanya yang diambang kehancuran. Orangtuanya sepakat akan bercerai, dan Joe menganggap mereka egois hanya memikirkan kebahagiaan mereka tanpa memikirkan anak semata wayangnya.Setelah bercerai mereka akan menikah dengan calon pasangan masing-masing yang sudah mempunyai anak

Gue turut berbela sungkawa atas wafatnya status lo jadi anak tunggal (hal:17)

Di sisi lain Mela, sedang berjuang melawan penyakit Lupus nya. Dengan bekerja sebagai spa therapist di Bali, berupaya membiayai pengobatannya sekaligus membiayai kuliah adiknya. Sejak orangtuanya meninggal Mela hanya hidup berdua dengan adiknya. Mela seorang pekerja keras dan mandiri, selalu berusaha menyembunyikan penyakit yang di deritanya. Meskipun ada Oscar, langganan spa nya yang selalu berusaha membantunya, tetapi Mela menolak belas kasihan orang lain. Pembawaan Mela yang ceria, membuat orang tidak menyangka kalau sebenarnya ia sedang sekarat,ditambah dengan kepiawaiannya bermain kartu remi

“Kenapa hanya King Hati yang tidak punya kumis? Yah ..karena hanya dia yang sempat cukuran sebelum dilukis “

“Lalu kenapa hanya King Hati yang mengarhkan pedang ke kepalanya sendiri? Tentu saja dia minder tidak punya kumis, karena itu ingin bunuh diri”  (hal 19-20)

Joe dan Mela tanpa sadar sudah saling berhubungan melalui ask.fm, dengan akun “Mela Mela Mela (stardustcatcher) ” dan “Bukan Joe Taslim”. Ketika Joe berdarmawisata dengan teman-teman kuliahnya ke Bali, Joe terpisah dengan rombongannya. Dan dari sinilah kisah Joe, Sally Cinnamon dan Mela di mulai

Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Buntelan, Dalam Negeri, Novel Young Adult, Penerbit Gramedia, Review Buku