Resensi : LOVE IS THE ANSWER

15 jan 19

HIDUP BAHAGIA DAN BERMAKNA

DENGAN CINTA

Judul Buku      : Love Is The Answer
Penulis             : Arvan Pradiansyah
Penerbit           : Transmedia
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-1036-81-5
Tebal               : 264 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

 

Dalam kehidupan sehari-hari kita mempunyai masalah yang terkadang membuat kita putus asa, depresi dan mengalami kesedihan karena tidak mendapatkan penyelesainnya. Dari masalah ekonomi,  karir, hubungan dengan keluarga, teman, pasangan dan lain sebagainya. Bahkan seorang remaja pernah beritakan bunuh diri karena tidak lulus ujian sekolah. Seorang suami yang tega membunuh istri dan anaknya karena permasalahan ekonomi. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang depresi dan tidak bahagia, dari masalah yang  ringan hingga masalah berat.

Dalam buku  Love is the Answer penulis memberikan satu solusi untuk semua permasalahan hidup yang kita hadapi, yaitu menggunakan pendekatan yang sama; CINTA. Dalam konsep Yunani ada empat jenis cinta yaitu Eros (cinta birahi), Philia (cinta persahabatan), Agape (cinta tak bersyarat) dan Forge (cinta antara orangtua dan anak). Dalam buku ini lebih fokus membahas cinta tak bersyarat (hal : xxviii).

Dalam keseharian kata cinta, sering terdengar diucapkan oleh pasangan kekasih, pasangan suami istri atau orangtua kepada anak. Makna cinta hanya dipahami sebagai cinta eros, philia dan forge. Konsep cinta agape memang tidak mudah dilakukan, namun hal ini sangat penting dalam kehidupan manusia. Penulis mendefinisikan cinta adalah kemanpuan kita untuk melihat dari sudut pandang orang lain, merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain bahkan menghayati suasana kehidupan orang lain (hal : 174).  Dari definisi tersebut hal pertama yang dilakukan adalah mengalahkan ego kita. Pemahaman yang terlihat sederhana, namun sulit untuk dipraktikan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk egois, namun egois ada yang bersifat negatif dan positif.  Egois yang negatif yaitu mencintai dirinya semata-mata untuk dirinya sendiri bukan untuk orang lain. Dalam cinta berlaku rumus ; mencintai diri sendiri, mendahului mencintai orang lain. Dengan melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain, perasaan kita senantiasa diliputi cinta dan belas kasih yang tiada terputus.

Cinta adalah landasan manusia untuk hidup damai dengan penuh makna. Makna cinta tidak hanya dipergunakan dalam menjalani kehidupan secara personal saja namun juga diperlukan secara korporasi. Dalam dunia bisnis, untuk mencapai kesuksesan menurut Stephen Covey seseorang harus berpikir Menang-Menang, namun apabila ingin mencapai kesuksesan sekaligus kebahagiaan maka pola pikirnya harus diubah. Arvan Pradiansyah memberikan konsep berpikir kasih (think love) untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Konsep Menang-Menang hanya menghasilkan sesuatu yang transaksional, tidak akan menghasilkan ikatan emosi. Cinta selalu berusaha memberikan lebih banyak dari apa yang kita terima (hal 16-17)

Dalam dunia politik, kita sering mendengar istilah  “tidak ada teman sejati atau musuh abadi yang ada hanyalah kepentingan abadi”. Kebaikan terkadang hanya dijadikan alat untuk mendapatkan keuntungan, apabila keuntungan telah didapat maka kebaikan juga akan menghilang. Seorang pemimpin atau politikus yang baik adalah yang selalu memiliki kebaikan sejati, baik di awal maupun di akhir kepentingan. Bagi mereka, tidak ada awal dan tidak ada akhir, yang ada hanyalah kebaikan abadi (hal :105)

Buku ini membahas makna cinta dalam berbagai aspek kehidupan, antara lain cinta dalam aspek pekerjaan, berkeluarga, berpolitik, dan bersosialisasai. Kisah-kisah yang ditulis mampu membuat pembaca untuk merenung dan mengoreksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Buku yang penuh inspiratif ini layak dibaca oleh siapa saja yang menginginkan kehidupan yang damai dan bermakna.

*) Tulisan ini dimuat di koran Kabar Madura, Selasa 15 Januari 2019

love-is-the-answer

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Resensi Media Cetak, Review Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s