RESENSI BUKU: HANUM DAN RANGGA

hanum&rangga,5 Des 18.jpeg

MEMILIH KARIER ATAU KELUARGA

Judul Buku : HANUM & RANGGA : Faith & The City
Penulis :Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit: 29 Oktober 2018
ISBN : 978-602-06-1863-0
Halaman :240 hal

Peresensi : Siti Nuryanti

Menikah dan memiliki keluarga yang bahagia adalah impian setiap perempuan. Namun peran perempuan menjadi kompleks ketika memasuki jenjang pernikahan. Keinginan untuk menjadi seorang istri atau ibu yang memberikan sepenuhnya waktu untuk keluarga, dan satu sisi ada keinginan untuk memajukan karier yang mungkin telah dirintis sebelum menikah.

Perbedaan persepsi antara pasangan suami istri mengenai pilihan istri yang memilih keluarga atau karier terkadang menimbulkan konflik tersendiri dalam keluarga. Seperti yang dikisahkan Rangga dan Hanum dalam buku ini.

Buku Hanum & Rangga : Faith & The City mengisahkan perjalanan pasangan suami istri yang sedang bersama-sama menjalankan tugasnya di New York. Hanum, seorang jurnalis yang bertugas membuat tulisan terkait tragedi WTC di NewYork. Rangga ditugaskan oleh professornya untuk menghadiri seminar seorang Bisnisman bernama Philipus Brown, sekaligus mengundangnya untuk menjadi pembicara di kampusnya.

Setelah menyelesaikan tugasnya masing-masing Rangga dan Hanum memutuskan untuk kembali ke Wina namun saat chek in British Airways di bandara JFK, mereka dikejutkan oleh kedatangan Andy Cooper yang menawarkan Hanum sebuah kontrak kerja di Global New York TV (GNTV). Hanum langsung menerima tawaran tersebut, ini adalah impiannya bekerja sebagai jurnalis di kota New York, terlebih yang menawarkan adalah Andy Cooper, wartawan idolanya sejak belia. Tanpa meminta pendapat dari suaminya Hanum menyetujui kontrak kerja selama tiga minggu di GNTV. Dan dari bandara ini semua berawal sebuah kisah yang menguji kesetiaan, impian dan keyakinan.

Andy Cooper memberikan Hanum sebuah program TV tentang muslim di Amerika yang bernama Insights Muslims. Hanum bersama dengan mitranya Sam mulai merancang program tersebut, mereka harus membuat program TV yang mempunyai rating dan share yang baik. Hari-hari Hanum selanjutnya disibukkan dengan pekerjaannya di GNTV, hingga mengabaikan suaminya Rangga. Setiap hari Hanum berangkat pagi sebelum Rangga bangun dan pulang larut malam saat Rangga telah tertidur, bahkan beberapa hari Rangga makan dengan mie instan. Hubungan Rangga dan Hanum semakin renggang, untuk menghabiskan waktu Rangga melamar pekerjaan di sebuah perpustakaan milik Philipus Brown. Rangga ditugaskan untuk membuat tulisan tentang islam dan peradabannya,yang akan diterbitkan di Brown Publisher. Tulisan dengan tema islam dan peradabannya biasanya ditulis oleh Hanum, namun saat ini Hanum sedang disibukkan dengan ajang pembuktian diri di GNTV, Hanum sedang berkutat dengan ambisinya.

“Aku yakin dalam diri manusia selalu ada nurani bertakhta,sebuah serambi hakiki. Namun ia akan rentan goyah ketika disambangi uang,kekuasaan, kepopuleran dan berlian-berlian semu kehidupan (halaman:94)

Konflik demi konflik terjadi diantara Hanum dan Rangga, hingga pada akhir cerita Hanum menyadari kesalahannya dan memilih kembali bersama suaminya. Hanum meninggalkan GNTV dan kembali ke Wina bersama Rangga.

“Misi mengubah dunia? Fine !itu mulia sekali, Tapi kau mengubah dunia dengan cara mengubah hubungan dengan suamimu sendiri. Kamu telah dimanfaatkan dunia yang tidak memberimu apa-apa. Bahkan melupakan orang yang sudah memberimu apa-apa…” (halaman :130)

Buku ini recomended dibaca oleh siapa saja, terutama bagi perempuan yang setelah menikah akan memilih karier, keluarga atau menjalani kedua-duanya. Buku ini juga menambah wawasan pembaca tentang dunia jurnalis yang terkadang diwarnai dengan intrik-intrik negatif untuk meraih rating yang baik. Kehidupan keluarga muslim yang tinggal di negara sekuler seperti Amerika dan pemikiran masyarakat tentang islam juga dibahas dalam buku ini.

Hanum & Rangga Faith & The City

 

*) Tulisan ini dimuat di koran Kabar Madura, 05 Desember 2018

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Hanum Salsabila Rais, Penerbit Gramedia, Resensi Media Cetak, Review Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s