Resensi : GENERASI Phi

Generasi Phi

MEMAHAMI GENERASI MILENIAL INDONESIA

Judul Buku      : Generasi Phi π ; Memahami Milenial Pengubah Indonesia
Penulis            : Dr. Muhammad Faisal
Penerbit           : Republika
Cetakan I        : Desember 2017
ISBN               : 9786020822891
Tebal               : xvi+244 hal

Peresensi         : Siti Nuryanti

Pemuda merupakan harapan masa depan bangsa dan negara. Baik atau tidaknya bangsa di masa depan berada di pundak para pemuda. Seperti kutipan dari Soekarno sebagai berikut: “Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Dari kutipan tersebut kita mengetahui bahwa Soekarno mengagung-agungkan pemuda pada masanya. Buku Generasi Phi π (Pengubah Indonesia) yang ditulis oleh salah satu pendiri Youth Laboratory Indonesia menjelaskan ciri khas generasi- generasi yang ada di Indonesia. Youth Laboratory Indonesia adalah biro riset pertama di Indonesia yang mendedikasikan diri pada studi psikografi, tren, pengetahuan dan budaya anak muda Indonesia.

Pada umumnya masyarakat dunia melakukan pembagian generasi dalam generasi Baby Boomers,  X,Y, dan Z. Generasi Baby Boomers adalah yang lahir dekade tahun 1940 – 1960 , Gen X (1960-1980), Gen Y (tahun 1980 – 2000) dan Gen Z (tahun 1995 – 2012). Pembagian ini pada awalnya digunakan para pengkaji generasi ketika Perang Dunia (PD) II. Penggunaan istilah tersebut mengubah pola karakter dari satu generasi di negara Amerika Serikat. Pembagian generasi yang diterapkan di luar negeri tersebut belum tentu cocok diterapkan di Indonesia yang mengalami peristiwa politik berbeda.

Dalam buku ini, penulis membagi generasi Indonesia dalam empat kelompok, yaitu generasi alpha (α), Beta (β), Teta (θ) dan phi (π). Penggunaan huruf π berdasar abjad Yunani kuno menyimbolkan harmoni dan kesempurnaan. Huruf phi (π) dalam matematika mempresentasikan angka irasional, yaitu 3,14159265358 dan seterusnya. Hal ini mewakili generasi phi atau yang dikenal dengan Generasi Milenial yang kerap bertindak irasional, seperti mendahulukan passion dibandingkan karier (hal : 5)

Generasi phi (π) adalah mereka yang lahir antara tahun 1989 hingga tahun 2000. Generasi phi tumbuh besar  dalam era revolusi media sosial, sehingga menjadikan sosok individu yang selalu terdorong untuk melakukan aktivitas terkait pop culture dan berpikir out of the box .

Buku ini mengungkap fakta –fakta dari hasil penelitian yang dilakukan Youth Laboratory Indonesia tentang generasi milenial Indonesia. Fakta yang terungkap cukup mengejutkan karena berbeda dengan pandangan umum tentang generasi ini. Hasil riset menyebutkan bahwa globalisasi tidak membuat anak muda Indonesia menjadi individualis, namun semakin komunal. Hal ini terlihat banyaknya aktivitas kopdar dan reuni lintas komunitas atau budaya sharing dalam kelompok. Fakta lain yang menarik adalah Generasi phi (π) Indonesia menyukai kesederhanaan dalam konteks cita-cita dan rencana hidup. Hal ini dapat dikatakan generasi phi, bersikap fleksibel dan non ambisius. Generasi phi (π) Indonesia sangat familiy matters, kebahagian keluarga menjadi hal yang utama.

Generasi phi (π) memiliki sebuah aspirasi yang tidak ada dalam generasi sebelumnya , yaitu aspirasi untuk menjadi bagian dari minoritas, melawan arus utama, atau anti –mainstrem. Wujud kultural dari mindset anti –mainstrem, salah satunya tampil dalam kultur hipster (hal : 95).

Dalam hal nasionalisme, generasi ini lebih banyak menunjukkan melalui kreativitas dan achievement, daripada slogan-slogan di berbagai banner dan spanduk politik.

Buku Generasi phi (π) mengajak pembaca untuk memandang generasi muda saat ini dengan positive thinking. Anggapan bahwa sebagian besar anak muda hanya bersenang-senang dan ketergantungan pada gadget, tidak sepenuhnya benar.

“Inti permasalahan  dunia pemuda saat ini terletak pada gap pemahaman antara satu generasi dengan generasi lainnya. Dipisahkan oleh jurang prasangka dan sterotip (Hal : 220)

Buku ini sangat recomended dibaca siapa saja, terutama orang tua, sekolah atau anak muda. Dengan memahami karakteristik generasi muda saat ini, kita dapat membantu memaksimalkan potensi mereka dan mengarahkan menjadi lebih baik. Bagi anak muda, buku ini mengajak untuk bangkit dan berjuang menghadapi tantangan zaman dengan hal-hal yang positip. Masa depan bangsa ini ada di tangan generasi phi (π), generasi milenial pengubah Indonesia.

*) tulisan ini dimuat di Koran Pantura, Kamis 29 Maret 2018

Excellent Leadership.jpg

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Non Fiksi, Penerbit Republika, Resensi Media Cetak, Review Buku, Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s