RESENSI : Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah

Perempuan pengukir sejarah, KR Senin,12 Feb 18

MENGENAL PEREMPUAN PERKASA NUSANTARA

Judul Buku      : Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah
Penulis             : Mulyono Atmosiswatoputra
Penerbit           : Bhuana Ilmu Populer
Cetakan I        : 2018
ISBN               : 978-602-455-271-8
Tebal               : 327 hal

 

Eksistensi perempuan merupakan bagian penting dari sebuah masyarakat, bangsa dan komunitas manusia. Dahulu, perempuan Indonesia sering dianggap orang belakang, yang hanya mengurusi dapur,sumur dan kasur. Perempuan menjadi kaum yang terpinggirkan. Namun, ada beberapa perempuan yang mampu berkompetisi di dunia, saat kekuatan di dominasi oleh laki-laki.

Buku Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah  menceritakan delapan belas (18) tokoh wanita yang mempunyai peranan sangat penting dalam perjuangan bangsa Indonesia.
Sejak jaman kerajaan, perempuan sudah berdampingan dengan laki-laki. Ada beberapa Kerajaan yang dipimpin oleh perempuan dan mengalami masa kejayaan, seperti Kerajaan Majapahit, yang dipimpin oleh Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani, Ratu Sima di Kerajaan Kalingga dan Ratu Kalinyamat dari Jepara.

Pada masa penjajahan merebut kemerdekaan banyak tokoh perempuan yang berjuang di garis depan, memimpin langsung pasukan melawan penjajah. Tokoh perempuan tersebut antara lain Laksamana Keumalahayati merupakan laksamana perempuan pertama di Indonesia memimpin dua ribu pasukan perempuan melawan Kapal Perang Portugis, Nyi Ageng Serang yang berjuang bersama Pangeran Diponegara di barisan depam, Martha Christina Tiahahu bersama rakyat Maluku melawan kolonial Belanda . Dalam hal social, budaya dan pendidikan ada Nyai Ahmad Dahlan, istri KH.Ahmad Dahlan yang mendirikan organisasi perempuan pertama Aisyiah dan RA Kartini yang membentuk sekolah untuk kaum perempuan.
Pada awal dan pasca kemerdekaan ada Ibu Inggit Ganarsih, HR Rasuna Said, SK Trimurti, Ibu Tin Suharto dan Megawati Sukarnoputri.

Penulis menceritakan masing-masing tokoh dengan detail dari riwayat keluarga, perjuangan, hingga masa akhir hidupnya. Banyak hal yang bisa dipetik dari membaca kisah tokoh-tokoh pengukir sejarah ini. Dengan membaca buku ini, kita banyak belajar tentang sejarah Indonesia, dari era kerajaan, masa perjuangan merebut kemerdekaan hingga masa pasca kemerdekaan. Peranan perempuan di Indonesia sudah ada sejak jaman dahulu. Dibalik kelembutan dan kebijaksanan seorang perempuan tersimpan keberanian, kegigihan, untuk ikut andil membangun bangsa ini. Semoga dapat menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia agar lebih banyak berkarya.

 

*) dimuat di Koran Kedaulatan Rakyat, Senin 12 Februari 2018

Diterbitkan oleh siti nuryanti

I'm wife.. a mom with 2 kids and employee full time...but i always have time to read a books

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: