Review : MELINDA the untold story

melinda

Judul Buku :Melinda the Untold Story
Penulis : Yulia Ang
Penyunting: Nisaul Lauziah Safitri
Penerbit : Ellunar Publishing
Cetakan I : November 2016
ISBN :978-602-0805-93-1
Halaman :176 hal

Ada empat (4) tokoh wanita yang masing-masing mempunyai karakter dan kisah yang berbeda . Mereka adalah :

MELINDA FAITH ; 28 tahun,seorang sekretaris sebuah perusahaan BUMN di Jakarta. Wanita sederhana pendiam , santun dan cenderung menutup diri, terutama dengan atasanya Ares, yang diam-diam membuat Melinda tertarik, tetapi disembunyikan karena terkait profesional kerja. Melinda tergolong orang kaya, karena mendapat warisan dari orangtua angkatnya,  tetapi ia tipe pekerja keras ,terbiasa mandiri sejak kuliah , sehingga lebih memilih bekerja daripada menghabiskan warisan orangtuanya.

MELANI DAFITH; 28 tahun, seorang  DJ wanita yang penuh semangat dan berkepribadian ceria. Type wanita modern, cantik- berdarah blasteran Indo-Amerika, cerdas, mampu kuliah di tiga jurusan berbeda sekaligus dan pastinya diimpikan oleh banyak laki-laki. Tetapi mempunyai penyakit compulsive sexual behaviour (pecandu sex) yang anehnya, belum pernah melakukan hubungan seksual dengan laki-laki  di dunia nyata. Ia sering bermimpi melakukan adegan sex dengan orang bule hampir setiap malam.Dan menyadari penyakit ini Melani rutin melakukan terapi ke Psikiater yang bernama Dokter Konrad

NILAM FEDHITA;17 tahun, seorang gadis yang hidup dalam kemalangan dan penuh kekerasan di lingkungan keluarganya. Ia menjadi korban tindakan pelecehan seksual oleh pamannya sendiri. Ia tinggal bersama paman dan bibinya, dikarenakan orangtuanya berpisah, ibunya kecanduan alkohol dan tidak perduli dengannya

THIFANI MELAD; 34 tahun, wanita keturunan Ambon yang mempunyai kepribadian lembut, keibuan, penuh kasih sayang. Sahabat Melinda yang selalu memberi nasihat dan memberikan kasih sayang layaknya sebagai Kakak buat Melinda

Buku Melinda the untold story mengambil cerita dari sudut pandang Melinda, sebagai tokoh utama cerita ini. Diceritakan Melinda pindah ke jakarta setelah mendapatkan panggilan kerja sebagai sekretaris magang, dan di tinggal di sebuah apartemen sederhana. Ia mempunyai teman bernama Thifani Melad yang dikenalnya saat baru tiba di apartemennya yang membantu mengangkat barang-barangnya. Melinda merasakan sosok seorang kakak atau ibu dalam diri Thifani, nasihat-nasihatnya menenangkan.

Kehidupan Melinda di Jakarta berjalan seperti biasa, tetapi ada hal-hal yang membuatnya tidak mengerti. Ia sering merasa kehilangan ingatan dalam beberapa hari, dan tidak dapat mengingat kejadian apapun dalam hari-hari tersebut. Secara tidak sengaja ia berkenalan dengan Dokter Konrad seorang psikiater, dan ia menceritakan masalahnya tersebut

Dalam perjalanan pulang dari kantornya Melinda berkenalan dengan Nilam Fedhita, pelajar SMA yang mempunyai pengalaman kelam dalam hidupnya, ia prihatin dengan kehidupan gadis itu, dan berniat membantunya dengan mengajaknya ke pskiater yang selama ini membantunya terapi yaitu Dokter Konrad.

Ketiga tokoh wanita;Melinda,Nilam dan Thifani saling mengenal. mereka hadir dalam kehidupan Melinda. Bagaimana dengan Melani, apakah Melinda juga mengenalnya?

Bahkan yang juga mengejutkan, saya mendapati bahwa nama kalian berempat adalah suatu anagram (hal : 118 )

Buku yang bertema psikologi, ini memang menarik untuk dibaca.Ide cerita yang diambil penulis yaitu Kepribadian Majemuk,belum banyak ditulis para penulis. Meskipun saat membaca sinopsisnya, pembaca dapat menebak ide cerita ini, tetapi penulis cukup mampu membuat plot dan karakter yang kuat sehingga pembaca dapat menikmati cerita ini.

Jika dilihat secara fisik, mereka memang orang yang sama. Tapi apabila diperhatikan kepribadian serta cara mereka berinteraksi, memang sangat jauh berbeda (hal : 138)

Saya sependapat dengan ucapan Dokter Conrad tersebut, penulis mampu membuat karakter-karakter yang kuat dalam keempat tokoh wanita tersebut. Novel setebal 176 halaman dengan tema Multiple Personality Disorder (MPD), tentunya tidak cukup bagi penulis menggali lebih dalam karakter masing-masing tokoh. Sehingga alurnya cepat dan terkesan buru-buru menyelesaikan konfliknya. Tetapi saya salut dengan penulis ini yang berani mengambil tema tersebut disertai dengan unsur romance yang memang genre yang saya suka. Jadi bagi yang menyukai teman romance-psikologi, novel ini recomended sekali

Kita ada untuk membantu Melani. Untuk menyembuhkan luka pada wanita malang itu (hal : 140)

Pelajaran yang sangat penting diambil dari buku ini, bahwa pengalaman masa kecil akan sangat berpengaruh dalam kehidupan masa depannya kelak. Perhatian dari lingkungan keluarga, terutama orangtua dan kerabat sangat diperlukan dalam proses perkembangan mental anak. Buku ini semacam “warning” bagi kita bahwa materi berlimpah tanpa kasih sayang yang penuh, dapat menyebabkan hidupnya timpang di kemudian hari. Peran orang lain yang mempunyai cinta dan kasih sayang tulus, sangat diperlukan bagi proses pemulihan penyakit MPD ini. Buku ini juga menyampaikan bahwa kita  tidak boleh selalu melihat masa lalu yang kelam, fokuslah pada kehidupan sekarang dan mempersiapkan masa depan

Dengan selalu menyemangati dan memberinya kasih sayang serta cinta yang tulus, saya yakin, kekosongan dalam jiwa Mel akan terobati (hal : 151)

 

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Buntelan, Ellunar Publisher, Review Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s