Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2 :Indahnya Perbedaan dan Toleransi

Hallo…pencinta film Indonesia…

Bulan Desember ini ada beberapa film Indonesia bertema religi yang rilis. Salah satunya Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika Part 2 (BTLDA 2). Saya berkesempatan menghadiri launching trailernya pada hari Sabtu, 12 November 2016 di Cinema XXI Kemang Village. Dan saat pertama kali melihat launching trailernya,..kayanya akan lebih seru dari part 1.Dan saat itu hanya dari media dan beberapa blogger yang datang. Berbeda dengan malam gala premiere yang dilaksanakan hari Sabtu 3 Desember 2016 di Plaza Indonesia, ramai sekali. Mungkin lebih dari 3 studio penonton yang datang, saat masuk dan keluarnya saja berdesakan…luar biasa sekali antusias masyarakat Indonesia untuk menonton film ini. Semoga nanti  hari pertama tayang di bioskup juga akan seramai ini

Film ini di adaptasi dari buku Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra yang berjudul sama, review bukunya bisa di klik di sini . Seperti film-film yang di adaptasi dari buku, pastinya ada bagian yang berbeda dengan versi bukunya. Kalau versi buku, seharusnya part 1 sudah selesai . Bagi yang belum menonton Film BTLDA part 1, saya buat review filmnya tahun lalu dapat di baca di sini. Kalau Film BTDLA part 1 mengusung tag line “Apakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam?” maka Film BTDLA 2 ini mengusung tag line ” Apakah Muslim Penemu Amerika ?” Premis ini pastinya mengundang penasaran penonton, seperti kita ketahui bersama bahwa penemu benua Amerika adalah Cristopher Columbus.

Film ini masih bercerita tentang perjalanan Hanum dan Rangga di Amerika, kali ini Hanum ditugasi Getrude untuk mencari bukti adanya harta karun Pelaut Cina muslim, Laksamana Cheng Ho yang mendarat di San Fransisco. Getrude memberikan narasumber yang bernama Peter Chang (china muslim) yang diduga mempunyai buktinya. Azima Hussein /Julia Collins yang seorang sejarahwan membantu Hanum dalam menjalankan misi dari Getrude, Hanum berhasil menemui Peter Chang yang mempunyai koin yang ada bertuliskan sufix china diduga peninggalan Cheng Ho.

Cerita ini beralih ke scene Stephen dan Jasmine yang sedang bermasalah. Dalam film ini, akting Stephen cukup menghibur dengan dialog-dialognya yang terdengar “ngasal ” tetapi mengena di hati. Unsur toleransi sangat terlihat sekali dalam film ini, bagaimana Rangga dan Hanum menasihati Stephen ketika sedang galau karena patah hati.

Penonton akan dibuat terharu saat scene azima dan ibunya. Dialog antara ibu dan anak yang  hubungannya sedang terbelah ini cukup mengharu biru penonton . Scene saat Azima mencium telapak kaki Sang Ibu, sukses membuat saya “mrebes mili”. Ira Wibowo yang memerankan tokoh ibunya Azima, benar-benar menjiwai karakternya.

Saya selalu suka dialog -dialog Rangga sejak film yang pertama 99CDLE, cara berfikir dan berkata yang selalu bijak, menyejukan hati . Dialog yang banyak menyampaikan nasihat tanpa terkesan menggurui akan mudah merasuk ke hati penonton

Film ini bukan hanya mengisahkan tapak-tapak sejarah islam di Amerika. Tetapi banyak pesan moral lainnya, bagaimana islam memandang perbedaan keyakinan , bagaimana islam mengajarkan cara bersikap dengan orangtua , bagaimana cara islam menyikapi sebuah pernikahan atau bagaimana cara islam memberi contoh terhadap umat lain dengan hal -hal kecil. Film ini sangat recomended untuk ditonton bersama keluarga

Sst…saya kasih tahu bocoran nya yaa…tanggal 8 Desember ini juga merupakan hari bersejarah bagi sang penulisnya, karena itu adalah hari yang diprediksikan anak pertama mereka akan lahir , setelah 11 tahun menikah…subhanalloh …keajaiban Alloh akan datang pada orang-orang yang bersabar.

Semoga proses persalinan mba Hanum lancar, diberikan kesehatan dan menjadi anak yang soleh/solehah…film yang akan rilis ini juga akan sukses, mampu menginspirasi masyarakat indonesia

Ada beberapa dialog yang cukup menginspirasi saya :

Seandainya saya tidak mampu menyelesaikan masalahmu, ijinkan saya menemanimu saat kamu menghadapi masalah (Rangga – Hanum)

Rangga, apakah kamu percaya dengan cinta ? iya, saya percaya cinta ( Stephen -Rangga)

Perempuan dan laki-laki harus saling menghormati, istri menghormati suaminya. Seorang suami juga harus menjaga kehormatan istrinya (Hanum-Stephen)

Jangan lupa tanggal 8 Desember 2016, serentak di bioskup seluruh Indonesia

Happy Watching…..

 

Judul Film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Part 2

Produser : Ody Mulya Hidayat

Sutradara : Rizal Manthovani

Produksi : MAX Pictures

Pemain :

Abimana Aryasatya, Acha Septriasaha,

Nino Fernandes, Hanna AlRasyid,

Rianti Cartwright, Ira Wibowo, Haylei Franco

Boy William, Kenny Adianto, Yeslin Wang

premiere.jpg

 

 

Iklan

2 Komentar

Filed under Hanum Salsabila Rais, Review Film

2 responses to “Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2 :Indahnya Perbedaan dan Toleransi

  1. gariswarnafoto

    oh ternyata begini, saya baru tahu sinopsis ceritanya.
    terima kasih sudah share yah.
    oh iya kalau kebetulan lagi cari tips fotografi mampir juga dong ke blog saya di gariswarnafoto[dot]com
    yuk mariii

    Suka

  2. Pengen nonton iniiiii, moga kesampaian hehe secara emak2 susah ninggal balita :))

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s