BERBAGI CINTA DI 4 KOTA

wp-image-135492092jpeg.jpegKISAH INSPIRATIF KARYAWAN SWASTA MENJADI RELAWAN PENDIDIKAN

Judul Buku                 : Berbagi Cinta di 4 Kota

Penulis                        : Dewi Nurbaiti

Penyunting                 : Edwin Sholeh Rahmanullah

Penerbit                     : Indie Publishing

ISBN                            :978-602-281-126-8

Cetakan I                    : Agustus 2015

Halaman                     : 106 halaman

Bermimpilah setinggi-tingginya dan jangan batasi imajinasimu. Karena kamu adalah apa yang kamu pikirkan

Buku ini merupakan kisah perjalanan penulis saat menjadi relawan guru sehari melalui program Kelas Inspirasi. Dewi Nurbaiti (DNU) seorang ibu dan sekaligus karyawan swasta yang peduli dengan dunia pendidikan tanah air. Meskipun ia bukan seorang guru, tetapi ia berharap dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat dan dapat menginspirasi anak-anak bangsa. Melalui Program Kelas Inspirasi Dewi mewujudkan impiannya tersebut. Kelas Inspirasi merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Mengajar yang didirikan oleh Anies Baswedan, program ini mewadahi para profesional/karyawan untuk berbagi dan menginspirasi anak-anak SD di berbagai kota dan provinsi. Setiap profesional yang diterima untuk mengajar maka disebut “Relawan Pendidikan” Proses mengajar yang berlangsung hanya satu hari , ini disebut “menginspirasi”.  Bertemu sehari, untuk selamanya menginspirasi. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja, ibu rumahtangga, penulis sekaligus pemilik bisnis online aneka kue-cokelat, Dewi Nurbaiti mendaftarkan diri menjadi relawan Kelas Inspirasi. Dan ketika ada dering  notifikasi email, yang menginformasikan bahwa Dewi lolos seleksi dan berhak menjadi relawan pendidikan,perasaan Dewi tidak dapat digambarkan; senang, bahagia, tidak percaya, tidak yakin dan rasa takut yang semuanya bercampur aduk

Hanya dengan menjadi insiprator selama satu hari, diri ini berjanji untuk menanamkan bekal pengharapan bagi anak bangsa yang kelak bermanfaat untuk masa depannya

Penulis mengisahkan perjalanannya ke empat kota yaitu Bali, Yogyakarta, Palembang dan Lombok. Masing-masing kota mempunyai cerita dan kenangan yang manis dan menginspirasi.

Bali adalah tempat pertama yang disinggahi, SDN Serai , Kintamani. Bali dengan segala keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi, tetapi bagi Dewi saat melangkahkan kaki ke SDN Serai itulah saat yang ditunggu-tunggunya. Perjalanan melelahkan karena pesawat dari Jakarta ke Denpasar sempat transit di Djuanda, terbayar semua saat melihat keceriaan dan antusias murid-murid SDN Serai maupun para guru menyambut kedatangan relawan pendidikan. Pada saat tiba di sekolah, suasana khidmat berlangsung saat berdoa sebelum kegiatan pembelajaran. Suasana toleransi beragama, juga terlihat saat Dewi yang satu-satunya relawan berjilbab, disambut dengan hangat dan bersahabat. Selama setengah hari mengajar, tiba saatnya harus berpisah. Meskipun hanya setengah hari bersama anak-anak tetapi kenangan dan keceriaan mereka tidak terlupakan

Kota Palembang  menjadi tujuan selanjutnya, Dewi mengajar di SDN 7 Palembang. Bermain dan bercerita bersama anak-anak, sambil mendengarkan impian mereka. Ada yang bercita-cita menjadi presiden, dokter,polisi, dishub Kota palembang, bahkan menjadi power Ranger. Yang terakhir ini, mungkin terpengaruh film atau komik,tetapi saat ditanya kenapa menjadi power ranger? karena ingin menolong orang tanpa perlu orang lain tahu dengan memakai topeng. Ini sungguh pemikiran yang luar biasa, berbuat baik tanpa pamrih. Anak tersebut memahami jika tangan kanan memberi, maka usahakan tangan kiri tidak mengetahui. Masih banyak kisah unik dan menggemaskan lainnya dari anak-anak.

Bermimpilah setinggi-tingginya jangan pernah takut terjatuh, namun jika kamu memang harus terjatuh, maka jatuhlah di antara bintang-bintang

Saat membaca buku ini, saya merasa tersindir, bahwa saya masih sangat egois, tidak terlalu memikirkan nasib anak bangsa yang ada di pelosok. Buku ini mengajarkan kita bahwa berbagi pada sesama bukanlah pengorbanan tetapi kesenangan yang memenuhi batin di tengah masyarakat yang hedonis dan egois. Terkadang kita terlampau sibuk dengan urusan pekerjaan yang tidak pernah habis dan melupakan kesenangan yang bermanfaat. Seperti yang dilakukan para relawan pendidikan ini.  Melalui buku ini, juga mengingatkan bahwa pendidikan milik semua anak di belahan dunia manapun. Bahwa setiap anak mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat meraih impiannya, tidak terhalang materi atau akomodasi. Dengan membantu mengobarkan semangat dan keyakinan mereka, niscaya anak-anak ini dapat meraih impiannya.

Ada bagian “sweet” yang kusuka di buku ini, saat penulis mengetahui bahwa ternyata pasangannya, suami tercinta, juga mendaftar menjadi Relawan Pendidikan, ditempatkan di kota dan sekolah yang sama. Padahal mereka sama sekali tidak saling memberitahukan keinginan masing-masing, tetapi saat pengumuman, barulah mereka saling mengetahui. Sungguh Rahasia Tuhan yang romantis…:)

Meskipun buku ini tergolong tipis, jumlah halaman hanya 105, yang hanya selesai dibaca sekali duduk, tetapi banyak hal yang dapat diambil hikmahnya. Bukan hanya sekedar buku perjalanan yang mengisahkan keindahan masing-masing kota atau wisata kulinernya tetapi sebuah perjalanan yang penuh pembelajaran tentang sebuah impian, cita-cita, kepedulian terhadap sesama . Semoga kita terinspirasi untuk menjadi lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih bahagia

Selamat Terinspirasi….

 

Iklan

10 Komentar

Filed under Buntelan, Non Fiksi, Review Buku, Self Publishing

10 responses to “BERBAGI CINTA DI 4 KOTA

  1. Whaaa, rezekinya mba dewi ya,,bisa keliling2 dan trnyta suaminya juga sama he he bonus yg romantis 😊 aku suka quotes2nya mba,,inspiring,,

    Suka

  2. Baru tau mak tentang kelas inspirasi.. suka lihat sih tayangan tentang relawan pendidikan, tapi kebayangnya harus yang jauh-jauh dan netep lama.. seperti yang didatangi mb Dewi cukup jauh n butuh waktu ya.. jadi tergugah juga, makasih sharingnya 🙂

    Suka

  3. ulasan yang bagus mbak … by dw dimana saya bisa mendapatkan buku ini

    Suka

  4. Hastira

    wah pengalaamnnya dibuat buku ya, seru juga, padahal aku sering ikutan kelas inspirasi tapi belum pernah dituliskan penaglamannya

    Suka

  5. keren pengalaman kelas inpirasinya dibukukan, aku baru ikutan di kelas inspirasi Bandung doank tapi emang luar biasa mba banyk banget pengalaman yang saya dapet.
    dan itu slogan untuk Kelas Inspirasi bermimpilah setinggi langit kalaupun kamu terjatuh kamu akan jatuh diantara bintang2..
    ruar biasa y penulisnya sampe ngejarin kelas inspirasi ke kota lain.

    Suka

  6. Keren ya bisa berkeliling dan punya pengalaman mengajar di banyak tempat 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s