Short Story : Antara AADC dan Kamu (Part 1)

AADC2

Katanya, a man and women can’t be just friends….benarkah ? How about me and Rangga…

Ini bukan Fan Fiction Film Ada Apa Dengan Cinta-AADC 2, yang beberapa bulan lalu booming di dunia cinema Indonesia. Tetapi ini kisahku dan kamu. Seandainya ada nama tokoh, lokasi dan cerita yang sama dengan film AADC, itu unsur ketidaksengajaan. Karena ini bukan film 🙂

And here is my story…

30 Maret 2016, 16.21 WIB

Me : “Met sore…mau tanya, kalau mau edit NIK siswa kelas 6 masih bisa ga ? Tadinya NIK wilayah non DKI , terus pindah ke DKI “

Rangga :”Kalo ngedit NIK di datadik “

11 April 2016, 07.28 Wib

Me : “Met pagi…mau tanya, kenapa web input nilai SD belum bisa dibuka ya..”

Rangga :” Servernya lagi dipake buat unbk mbak “

Itu adalah penggalan percakapan awal dengan Rangga melalui SMS yang disusul percakapan berikutnya seputar pekerjaan. Kita kebetulan bekerja di dunia yang sama meski beda tempat, dan terhubung karena saya sempat kesulitan dengan data saya.

Tugas saya terselesaikan karena Rangga banyak membantu saya. Dari percakapan formal di sms kemudian berlanjut melalui whatsap . Saat itu percakapan kita tidak lagi seformal sebelumnya. Sebagai ucapan terima kasih,  saya iseng memberanikan diri mengajak nonton film. Saat itu sedang rame promo film AADC2, saya tahu, kamu ga akan mau di ajak. Apalagi kita belum pernah ketemu. Meskipun dengan alasan karena hari itu ada acara, dan sejujurnya saya lega, kamu menolak.  Saya tidak membayangkan kalau benar mau, itu adalah hal ter aneh yang pernah kulakukan #mengajak cowok nonton film ,bahkan kita belum kenal

Dan sejak saat itu kita sering chating di WA, percakapan kami tidak hanya pekerjaan tetapi semuanya dari mulai film, hobi sampai keseharian masing-masing . Semua berawal dari keisengan saya untuk ngajak nonton AADC, saat itu tanggal 28 April kita mulai sering chating setiap hari. Hingga akhirnya kita bertemu untuk pertama kalinya,

satu purnama kemudian…

21 Mei 2016, 11.30 wib di Perpustakaan Nasional

HPku berbunyi, SMS dari Rangga : “Saya sudah di depan perpustakaan..Mba ada dimana?” sambil mendengarkan narasumber yang sedang presentasi ku balas sms Rangga. “Aku masih di dalam gedung seminar,…masuk aja ke dalam” . Dan saya mulai ga tenang, karena nampaknya acara seminar ini masih lama selesainya. Kuputuskan untuk keluar ruangan dan tepat saat keluar pintu aku melihatnya sedang berjalan ke arahku. Saya ragu, apakah Rangga mengenaliku?? Dan sedetik kemudian kami bertatapan dan kuputuskan untuk menyapa duluan. Saat pertama kali bertemu, kita ngga berjabat tangan, layaknya orang baru kenal, karena memang sebenarnya kita sudah saling mengenal masing-masing sebelum pertemuan ini

“Bisa tunggu sebentar …aku mau ada keperluan ke dalam perpustakan”

Lalu Rangga duduk menunggu di luar ruangan. Aku segera masuk ke dalam untuk mendaftar menjadi anggota perpustakaan tersebut dan sekaligus bertanya perihal perpustakaan di sekolah. Sebenarnya aku ga enak menyuruhnya menunggu, apalagi ternyata urusanku lama.

“Kayanya aku masih lama di dalam, mending Rangga masuk aja, ikut nunggu di dalam” Kataku sambil mengajaknya masuk. Setelah urusanku selesai kami keluar ruangan, tetapi ternyata hujan di luar, kami memutuskan menunggu di dalam.

Tampaknya kita masih sama-sama grogi, saya sampai bingung mau ngomong apa, hingga akhirnya ingat, mau copy film. Kebetulan saya bawa Hardisk yang selalu ada di tas. Setidaknya sedikit mengurangi kecanggungan kami. Apalagi kulihat Rangga lebih grogi lagi, karena kebanyakan aku yang cerita untuk mencairkan suasana.  Setelah hujan berhenti, kami memutuskan untuk sholat terlebih dahulu, dan mencari Masjid di situ. Selagi berjalan bersama, aku mengamati penampilan Rangga sekilas, yang nyante banget..khas anak muda, Tas Ransel punggung, celana jeans, topi dan sandal…yang tampaknya itu sandal dari hotel tempat kemarin dia nginep karena lembur kerjaan

” Ini udah waktunya makan siang…kita cari makan yuk”. Kataku sambil melangkah keluar dari Masjid.

“Tapi saya ga tahu tempat makan di daerah sini” jawab Rangga sambil berjalan mengikutiku. “Masa orang jakarta ga tau sih..ya udah kita keluar aja dulu kali ada di pinggir jalan.” Jawabku

“Gimana kalau ke Atrium saja, di sana pasti ada tempat makan” jawab Rangga , akhirnya setelah beberapa saat keluar dari gedung.

Sesampainya di Atrium, kita cukup lama berjalan mencari restoran, dan jujur kakiku mulai capai. Ini salahku juga, pake sandal tinggi untuk jalan-jalan ke Mall. Eh, tapi ga salah juga, awalnya aku hanya berniat ke perpustakaan saja kok, ngga tau juga kalau akhirnya ke Mall. Setelah naik ekskalator beberapa kali kita menemukan restoran Indonesia.

Kurang lebih dua jam kita ngobrol tentang berbagai hal, meskipun kulihat Rangga masih grogi, setidaknya sudah lebih banyak bicara di banding saat pertama kali ketemu tadi.Jam 3 aku memutuskan pulang, karena khawatir kemalaman. Rangga menungguku sampai mobil pesananku datang.

Itulah pertama kali kita bertemu setelah sebulan lebih hanya melalui chating. Meskipun belum terbuka dan masih saling grogi, tapi sudah lebih bagus, karena akhirnya aku memberanikan diri ketemu sama Rangga. Setelah sempat ragu-ragu, mengingat aku sudah terlanjur banyak bercerita tanpa pernah kenal sebelumnya.

To be continued

#ini cerita pertamaku, sebenarnya saya ga bisa nulis cerita, terbiasa nulis diary, jadi harap maklum kalau ceritanya garing banget 🙂

#Untuk Rangga; maaf ya..kalau tidak sesuai harapan

#Untuk Rangga n Cinta AADC, tempat pertama kali ketemu sama yatu di perpustakaan, bedanya kita ngga bertengkar di sana, (ya iyalah ..saya kan bukan cinta he..he )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under My Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s