Magic Hour: Let In The Unnexpected

magic hourJudul Buku : MAGIC HOUR : Let in the unexpected
Penulis : Tisa TS dan Stanley Meulen
Penyunting : Kahfie Julianto
Penyelaras Akhir : Andri Agus Fabianto
Penata Letak : Dwi
Pendesain Sampul : Tim Desain Screenplay
Ilustrator : Noerma
Penerbit : Loveable
Cetakan I : 2015
ISBN : 978-602-0900-27-8
Jumlah Halaman : 229 hal

Blurb

“Siapa yang paling sayang sama aku?” “Aku”
“Siapa yang paling sayang kamu ?” “Kamu”

Sedalam itu persahabatan antara Raina dan Gwenny, yang bermula dari diangkatnya Raina menjadi anak Tante Flora, Ibu Gwenny. Sepuluh tahun, Gwenny menjadi bagian hidup Raina, belahan jiwanya, hingga muncul Dimas dalam hidupnya. Dimas yang seharusnya dijodohkan dengan Gwenny, malah berbalik mencintai Raina. Celakanya, sedalam itu Dimas mencintai Raina. Raina pun merasakan hal yang sama. Sementara Toby, sahabat Raina dari kecil, juga memendam cinta yang sama pada gadis pecinta hujan itu.

Raina bimbang. Dari Dimas ia belajar mengenai cinta sejati. Kedatangan Dimas dihidupnya, bagaikan magic hour, momen penuh keajaiban yang membuat Raina melupakan semua kesedihannya. Hingga sebuah rahasia terkuak, dimana Raina menemui kenyataan kalau Dimas adalah penyebab kecelakaan yang terjadi pada dirinya. Kecelakaan yang merenggut hal terpenting yang ia miliki, yaitu penglihatannya. Akankah Raina memaafkan Dimas? Apakah Persahabatannya dengan Gwenny bisa diselamatkan? Lalu, apa yang terjadi saat Raina buta dan tidak bisa menikmati keindahan magic hour untuk selamanya? Apakah Dimas akan menjadi satu cinta untuk selamanya bagi Raina

Ini Novel yang sudah di filmkan dan lagi hits-hitsnya, dengan pemeran utamanya Dimas Anggara, Michele zudith dan Rizky Nazar. Saya sih belum nonton, tetapi iklannya tiap hari ada di TV :), karena penasaran, maka saya baca bukunya ..#loh ko ga nonton filmnya he..he. iya karena lebih asyik kalau baca bukunya dulu baru nonton. Kalau menurutku bagus, biasanya aku nonton filmnya. Tetapi biasanya sering kecewa setelah baca buku, karena kadang ga sesuai sama imajinasiku..ha..ha

Ok, back to review

“Kamu tahu ga sih,Dimas, magic hour itu apa? “Moment setelah matahari terbenam,sebelum malam dan gelap ” Itu bener, tapi arti magic hour buatku adalah waktu dimana semua keajaiban, keindahan langit tergambar di depan mata kita. Dan saat itu terjadi adalah momen dimana kita melupakan semua kekhawatiran hidup kita. Dan hanya rasa syukur pada Yang Maha Kuasa yang kita rasakan ” (pg:122)

Saya tertarik untuk membaca buku ini, selain karena telah di filmkan dan menjadi salah satu film terlaris tahun 2015 ini yang membuatku penasaran, tetapi juga karena penulisnya Tisa TS. salah seorang penulis skenario film /sinetron . Dan hampir semua film atau sinetron yang ditulisnya menempati rating yang tinggi. Tisa TS selalu mampu menghipnotis penonton terhadap film/sinetron yang digarapnya, sehingga selalu ada fanbase masing-masing sinetron. Bahkan ketika sinetronnya sudah off tetapi fans base nya masih aktif.

Pertemuan Dimas dan Rain, berawal karena perjodohan antara Gwenny dengan Dimas oleh kedua orangtua mereka. Gwenny tidak terima kalau di jodohkan, dan dia minta tolong kepada Rain saudara angkatnya untuk membantunya, agar berpura-pura sebagai Gwenny dan menyelidiki Dimas. Dan Rain pasti akan selalu membantu Gwenny, karena mereka dari kecil sudah berikrar bahwa orang yang paling sayang sama Rain adalah Gwenny demikian juga sebaliknya Orang yang paling sayang sama Gwenny adalah Rain..sesuai tag line yang ada di awal review ini.

Rain mengalami kecelakaan ketika naik sepeda mengantar bunga. Raina bekerja sebagai penjual bunga di toko Flora Florist milik mama Gwenny (orangtua angkatnya). Kecelakaan yang menyebabkan Rain dan Dimas bertemu secara tidak sengaja, karena ternyata yang menabrak Raina adalah Dimas. Dan inilah pertemuan yang tidak di sengaja mengantarkan pada takdir mereka. Kecelakaan itu secara fisik hanya menyebabkan lecet sedikit tubuhnya, tetapi sebenarnya mengalami luka dalam, yang akhirnya kehilangan penglihatannya.

Dan ternyata di bagian pertengahan Raina mengetahui bahwa penyebab kecelakaannya adalah Dimas (orang yang dicintainya) dan Toby (sahabat kecilnya). Meskipun akhirnya Raina memaafkan mereka berdua.

“Mawar putih lambang ketulusan. Setulus permintaan maafku atas kecelakaan kemarin ” (pg:79)

Berdasarkan pengamatanku Tisa TS mempunyai ciri yang khas dalam masing-masing cerita yang ditulisnya, antara lain :
1. Tokoh Utama, biasanya digambarkan dengan ketidaksempurnaan atau mempunyai kekurangan tetapi justru membuatnya menjadi beda dengan yang lain; sebagai contoh pemeran utama miskin, culun, tapi pintar dan baik hati. Demikian juga dengan novel Magic Hour ini , tokoh utama wanita seorang gadis bernama Raina , gadis yatim piatu yang tinggal di panti asuhan, kemudian diadopsi oleh keluarga Gwenny. Tokoh laki-lakinya adalah Dimas, seorang laki-laki yang tampan dari keluarga kaya tetapi mengidap penyakit kanker yang sudah stadium lanjut, menurut vonis dokter tinggal menunggu waktu. Dan kedua orang ini dipertemukan oleh sebuah takdir.
2. Banyak melahirkan quote-quote, yang langsung nge-hits
Di Novel Magic Hour ini, quote-qoutenya antara lain :

“Namaku Raina, tetapi aku lebih suka dipanggil Rain, Kenapa? karena aku suka hujan” (pg:50)

“ Aku ga ngerti . Terus, buat apa Tuhan ciptain hati, kalau cuma buat dipatahin kaya gini “ (pg:161)

“Aku sayang kamu, kayak bintang yang ga akan ninggalin langitnya” (pg:165)

3. Dalam cerita Tisa TS selalu ada drama musikal

Sinetron yang di tulisnya selalu ada adegan menyanyi atau dance nya yang mendominasi cerita, di novel ini Tokoh Toby (sahabat Raina yang diam-diam mencintainya) membuat sebuah lagu dan menyanyikan untuk Rain

4. Saat membuat ending nya dibuat seperti menggantung

Hampir di semua sinetron, Tisa Ts membuat ending yang menggantung, seolah masih ada kelanjutannya cerita ini. Dan ini yang kurang suka, karena kita dibuat menduga-duga..saya lebih suka baca buku tuntas …he..he. Meskipun harus tebal dan perlu waktu berminggu-minggu untuk membacanya.
Ceritanya sebenarnya sederhana, awalnya kisah cinta segitiga, tetapi banyak adegan drama yang menguras airmata. Saya suka dengan cara Rain yang selalu merekam suaranya di tape recorder ketika memotivasi diri sendiri, tetapi ini kan jaman smartphone, kenapa ga rekam di HP saja ya..hi..hi

Saya masih belum puas sama tokoh Dimas, karena tidak terlalu banyak dibahas dan di ceritain disini, kebanyakan Rain dan Tobi. Cinta segitiga ini pun kayanya mudah terselesaikan ya…karena akhirnya Toby jatuh cinta dengan Gwenny.

Addueh jadi spoiler nih…lebih baik baca sendiri deh

Iklan

7 Komentar

Filed under Novel Young Adult, Review Buku

7 responses to “Magic Hour: Let In The Unnexpected

  1. sering lihat nih iklannya di sehabis acara infotemen, khas pemain sinetron sctv banget ya pemainnya

    Suka

  2. hi..hi iya iklannya emang gencar banget di TV..terutama setelah tayangan sinetron yang ditulis oleh penulis yang sama

    Suka

  3. kasian gwenny dunk…huhu la dia ama siapa pada akhirnya

    Suka

  4. Aku juga lebih suka baca buku ketimbang nonton film yang berasal dari buku. Sama dengan dirimu, khawatir kecewa karena nggak sesuai dengan ekspektasi 🙂
    Jadi penasaran pengen beli dan baca bukunya.

    Suka

  5. Film yg diangkat dari buku umumnya lebih menarik menikmati cerita serta adegan setiap tokoh dari buku

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s