Obsidian : A Lux Novel

obsidian

Judul buku : OBSIDIAN
Penulis : Jennifer L.Armentrout
Penerbit Indonesia : StudioKata (Laluna and Friends)
Tahun Terbit : Juli 2014
Penerjemah : Nadya Anggraini (kesalahan ketik,yg benar Nadya Andwiani)
Jumlah halaman :475 hal
ISBN : 978-602-704-103-5

Katy
“Aku tidak tahan berada dekat dengan Daemon, dia memang keren, tinggi dan memiliki mata hijau yang mempesona, tapi Daemon benar-benar menyebalkan”
Daemon
“ Aku adalah anak cahaya, yang berasal dari luar Abell. Galaksi terjauh dari bumi, sekitar duapuluh tiga miliar tahun cahaya. Aku tiba disini dalam hujan meteorit lima belas tahun yang lalu”
Itu adalah kutipan cerita obsidian. Lihat cover di atas…bagi perempuan pasti langsung meleleh ya lihat covernya. Tetapi bukan hanya covernya isinya juga so sweet lho…
Pemeran utamanya pastinya Katy dan Daemon, siapa sebenarnya mereka? Iya…Daemon itu pastinya bukan manusia biasa, baca saja “aku adalah anak cahaya…betul, dia berasal dari planet lain atau tepatnya Alien. Alien disini memang berbeda dengan yang sering kita lihat di film-film, makhluk luar angkasa biasanya kecil, warnanya hijau dan bentuknya aneh. Daemon ini seperti manusia biasa yang seperti katy katakan, tinggi, keren dan memiliki mata hijau. Ini masih ada miripinya ya… warna hijaunya
Cerita ini di awali dengan kepindahan Katy ke kota Virginia barat bersama ibu nya, untuk melupakan kota kelahiranya Florida,karena ingin melupakan kenangan pahitnya, disana papanya katy meninggal dan untuk melupakan kesedihannya, mamanya Katy mengajaknya pindah ke Virginia, dan disinilah cerita ini dimulai. Katy bertemu Daemon tetangganya, dan sebagai orang baru berusaha untuk bersikap ramah dengan berkunjung ke tetangganya, tetapi sambutan Daemon kurang bersahabat. Berbeda dengan adik perempunya Daemon, yang bernama Dee. Dee sangat menyukai dan bersahabat dengan Katy, bahkan meskipun Daemon melarang Dee untuk berdekatan dengan Katy, Dee tetap berhubungan baik dengan Dee. Akibatnya hubungan katy dan Dee makin akrab, tetapi hubungan Katy dengan Daemon, bagi tom and Jery, tiap bertemu selalu bertengkar. Hingga pada suatu peristiwa, yang membuat Daemon dan Katy dekat, bahkan saling melindungi. Sebenarnya Daemon memang ada alasanya melarang Dee dan Katy terlalu dekat, karena membahayakan jiwa keluarganya, apabila identitas mereka diketahui oleh manusia biasa.
Dan karena peristiwa tersebut akhirnya Katy jadi tahu siapa sebenarnya Daemon dan keluarganya, Katy sempat shock dan tidak percaya bahwa Daemon bukanlah manusia biasa, meskipun ada beberapa keanehan yang sering ditemui Katy apabila bersama Daemon. Hubungan mereka juga sudah mulai membaik, meskipun masih belum terbuka masih saling menyembunyikan ketertarikan masing-masing. Hal ini makin terlihat saat Katy diserang oleh bangsa Arum dan diselamatkan oleh Daemon, bukan hanya sekali Daemon menyelamatkan Katy, ini makin membuktikan bahwa Daemon menyukai Katy meskipun masih sering mencela Katy dengan panggilan kesayanganya Kitten. Begitu juga Katy sebenarnya juga menyukai Daemon, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya saat menyelamatkan Daemon.
Saat kubaca cerita ini langsung saja ingatanku melayang pada sosok Edward dan Bella dalam twilight Saga, karena memang alurnya begitu mirip. Hanya yang membedakan kalau dalam twilight mereka adalah vampire sedangkan dalam obsidian adalah Daemon adalah makhluk angkasa luar atau alien. Novelnya juga dibuat beberapa sekuel menjadi 5. Dan Obsidian merupakan serial pertama dari Novel Lux Saga. Novel yang ke-2 : Onyx, Ke-3 ; Opal, ke:4 Origin. Dan yang Shadow merupakan sekuel sebelum Obsidian, spesifik menceritakan keluarga Daemon.
Novel Genre seperti ini merupakan favoritku , jadi aku tetap suka untuk membacanya sampai selesai bahkan sangat menunggu buku ke-2 yang sampai hari ini belum diterbitkan. Padahal kata penerjemahnya Nadya Andwiani sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dari awal tahun 2015. Jadi sedih , apa tidak jadi terbit ya 😦
Pertamakali melihat covernya dan membaca sinopsisnya, saya memang langsung tertarik bahkan setelah baca obsidian, langsung googling bagaimana bentuk batu obsidian yang sesungguhnya, karena memang saya sama sekali tidak tahu bahwa judul-judul novel Lux saga itu adalah nama batu-batuan. Ini salah satu nilai plus nya menurutku, secara saya minus pengetahuan tentang batuan 🙂  Dan satu lagi hobi Katy juga sama denganku baca buku, dan senang mereview bukunya dalam blog pribadinya “ Katy’s Krazy Obsession”.
Ku harap suatu saat ini buku ini dijadikan film seperti novel-novel yang bestseller lainnya, pastinya keren karena ada adegan drama dan actionnya juga. Hem….siapa ya yang kira-kira pas jadi tokoh Daemon nya…haha..jadi berkhayal

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Review Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s