ALLEGIANT : #3 Divergent Trilogy

allegiant

Judul Buku : Allegiant
Penulis : Veronica Roth
Penerbit Indonesia : PT.Mizan Pustaka
Cetakan I : Mei 2014
Jumlah halaman : 492 hal
ISBN : 978-979-433-837-7
Penerjemah : Nur Aini dan Indira Briantari Asni

Allegiant ini merupakan the last series Divergent Trilogy. Kalau yang namanya the last, ini biasanya memang sangat ditunggu-tunggu,apalagi jika sudah membaca seri 1 dan 2 sebelumnya, pasti sudah tidak sabar.
Dan ini yang ku alami, begitu penerbit memberikan info akan segera diterjemahkan, saya langsung order, menunggu kuranglebih sebulan sampai buku ini diterbitkan.Saat saya buat review ini, karena sudah agak lama juga, saya perlu “reread” untuk mengingat kembali detail ceritanya.

“Bagaimana bila seluruh hidupmu adalah dusta? Dan satu kebenaran-seperti satu pilihan -mengubah semua yang kau percaya”  Itu adalah tagline dibuku ini yang menurutku sangat mewakili semua seri divergent trilogy, karena memang begitu banyak hal yang terungkap di seri pamungkas ini. Kalau di buku pertama masih terfokus pada masa inisiasi faksi Dauntles (Faksi yang dipilih tokoh utama Tris dan Four), di buku ke-2 sudah mulai mengungkap tentang faksi-faksi yang ada dan latar belakang pembentukan faksi-faksi tersebut, sehingga ada muncul nama Edith Prior (apakah masih ada familiy dengan Tris Prior…akan dibahas di buku 3)

Allegiant sebagai buku pamungkas divergent trilogy, agak membuat saya heran karena jumlah halamannya lebih sedikit dibandingkan seri sebelumnya, yah..meskipun kuantitas tidak selalu menjamin kualitas :). Tetapi ekspetasiku sudah terlanjur tinggi, jadi langsung kubaca.  Dan ini juga yang membedakan dengan 2 buku sebelumnya, karena ada 2 POV (Point Of View) dari Four dan Tris, awalnya sempat bingung, tetapi karena di tiap awal bab ada tertulis PoV, So itsnot problem.

Di awali dengan Tris dan kedua temannya Christina dan Cara yang berada di penjara, ingat dengan buku 2, Tris di tuduh melakukan pemberontakan, jadi disinilah mereka oleh Evelyn Jhonson di tahan. Tentu saja Four kekasih Tris tidak tinggal diam, berusaha membantu agar segera terbebas. Di Buku ke-3 ini hubungan tris dan Four yang awalnya sempat memanas kini sudah mulai kembali akur. Sementara konflik masih tetap berlanjut antara kelompok yang ingin tetap berkuasa yang dippimpin oleh Evelyn (ibunya Four) dan sekelompok lain yang memberontak yang dinamakan “Allegiant = SETIA”

Setelah Tris bebas, mereka berusaha untuk keluar dari kota, melewati perbatasan, Tris -Four serta teman-temanya ingin mengetahui apa yang ada di luar perbatasan, akhirnya mereka berhasil keluar, meskipun akhirnya ada yang tertembak Tory  meninggal pada saat pelarian tersebut. Dan disinilah mereka banyak dikejutkan beberapa hal. Ternyata mereka hanya eksperiment oleh orang-orang yang berada di luar perbatasan. dan kota Chicago tempat asal Tris dan teman-temanya merupakan salah satu kota yang berhasil dalam eksperimen tersebut. Lembaga yang membuat eksperimen tersebut dinamakan Biro Kesejahteraan Genetika yang dipimpin oleh David. Dulu manusia percaya, bahwa setiap DNA ada gen jahat, sehingga perlu diperbaiki. Seiring berkembangnya waktu, terbentuk Gen yang sudah baik atau MG (murni Genetis) dan Rusak Genetis (RG). Hal ini juga yang sempat memicu pertengkaran antara Tris dan Four, dimana Tris terdeteksi sebagai gen yang baik MG sedangkan Four masih Rusak Genetis (RG), bahkan terjadi pemberontakan terhadap biro dimana Four juga terlibat di dalamnya. Meskipun akhirnya mereka kembali bersama dan saling memahami satu sama lain. Apalagi di akhir cerita ketika Biro Kesejahteraan genetik akan melakukan eksprimen kembali dengan  menghapus ingatan semua orang, Tris dan Four bekerjasama untuk menyelamatkan orang-orang yang dicintanya.

Sebenarnya endingnya sangat mengejutkan, karena Sad Ending…biasanya novel-novel yang kubaca selalu happy ending,happily after ever he..he..tetapi ini lain. Awalnya sempat nyesel dan ga terima sama veronica roth yang bikin akhir cerita begitu. Tetapi setelah kubaca berulang kali, ini memang yang terbaik buat keseluruhan cerita ini. Saya setuju bahwa setiap orang harus berani mengambil pilihan dan setiap pilihan itu ada resikonya. Dan sekali lagi bahwa sejauh-jauhnya kita pergi, keluarga adalah tempat kembali…lho,,ini nyambung ga ya 🙂

Saya dari awal memang sudah suka dengan sosok Tris, perempuan yang tegar, berani, smart dan penyayang. Menurutku Mba veronica Roth, ingin menyampaikan bahwa remaja seharusnya lebih banyak berkarya dan berani melakukan atau membuat hal-hal yang berbeda tetapi positif dengan tetap mengindahkan oranngtua atau keluarga. Karena jaman sekarang banyak remaja yang tergerus jaman dengan tidak menghormati orangtua. Kalau ini sih murni pendapat saya..secara saya udah emak-emak, yang aware dengan anak dan remaja :). Pokoknya ini recomended banget deh buat dibaca, bukan hanya ada drama saja, tetapi ada unsur sains, dan action juga

Iklan

1 Komentar

Filed under Novel Terjemahan, Novel Young Adult, Penerbit Mizan, Review Buku, Veronica Roth

One response to “ALLEGIANT : #3 Divergent Trilogy

  1. Ping-balik: Curhatanku Tentang Film Allegiant : The Divergent Series | jendeladuniaku2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s